Suami Pekerja Keras Berdampak Buruk Bagi Karier Anda?



  • Penelitian dari Cornell University menemukan bahwa perempuan yang bekerja full timedan mempunyai suami dengan jam kerja lebih dari 60 jam per minggu, memiliki kemungkinan 51% lebih besar untuk keluar dari pekerjaannya. Sedangkan bagi para perempuan yang telah memiliki anak, persentase untuk keluar dari pekerjaan meningkat hingga 112%. Meski begitu, Youngjoo Cha, peneliti sosiologi yang menulis kasus ini menjelaskan bahwa kebiasaan para istri yang bekerja lebih dari 60 jam per minggu tidak akan memberikan dampak apa-apa kepada suaminya. "Mereka tidak akan keluar dari pekerjaannya hanya karena istrinya bekerja lebih lama," ujarnya. Suami yang bekerja lebih keras memang akan memiliki lebih banyak penghasilan, sehingga sang istri cenderung memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya. Namun, Youngjoo Cha menyarankan agar Anda tidak langsung mengundurkan diri dari yang sedang Anda kerjakan sekarang.

     

    (TEKS: KIKI RIAMA PRISKILA / FOTO: BERBAGAI SUMBER)






  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Maudy Ayunda dan Amanda Khairunnisa Cover Agustus 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below