Ragu untuk Ubah Jalur Karier? Ini Solusinya.



  • Jangan terlalu keras pada diri sendiri

    Anda tentu tahu, bahwa di saat-saat seperti ini kemungkinan besar rasa percaya diri Anda berada di titik terendah. Jaga agar inner critic Anda tak terlalu sering muncul ke permukaan, dan sebisa mungkin jangan membandingkan diri dengan orang lain yang seumuran atau berada dalam industri yang sama. Perjalanan karier memang tak selamanya harus tertata rapi atau mudah diprediksi.

    Jabarkan kriteria karier idaman Anda



    Timothy menyebutnya sebagai “vision work”, yaitu cukup menuliskan kriteria spesifik tentang apa yang Anda inginkan dari karier dan hidup Anda pada umumnya. Misalnya, bisa saja Anda lebih mencari interaksi dengan orang lain saat bekerja, mengutamakan kantor yang dekat dari tempat tinggal, atau lebih senang bekerja di industri kreatif. Menentukan antara 7-12 kriteria itu adalah langkah pertama yang penting karena merupakan fondasi awal dari apa yang Anda cari untuk career move berikutnya.

    Utamakan kebahagiaan

    Berdasarkan pengalaman pribadi Yoris, ia menyarankan untuk mencari karier yang berkemungkinan lebih besar akan membuat Anda bahagia. “Dari dulu, saya selalu berpegang pada prinsip 'Happynomics'. Saat melakukan career shift, saya menilai sendiri bahwa saya akan lebih bahagia di tempat baru. Bukan berarti saya tak bahagia di tempat pertama, tapi saya merasa dengan melihat situasi saya dalam hidup saat itu, saya bisa mendapatkan sesuatu yang lebih fulfilling me as a person di tempat baru. Happy comes first, money will follow.”

     

    (TEKS: ANGGITA DWINDA / FOTO: KOZIRSKY / SHUTTERSTOCK / CLICK PHOTOS)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below