Berikut beberapa tips perawatan jerawat di wajah yang bisa kamu terapkan sehari-hari.
- Bersihkan wajah secara rutin
- Hindari memencet jerawat
- Gunakan produk yang sesuai
- Tetap gunakan pelembap
- Jangan lupakan sunscreen
- Perhatikan kebersihan barang yang menyentuh
Berikut beberapa jenis jerawat yang perlu kamu kenali.
.jpg)
Komedo terbuka atau blackhead muncul ketika pori-pori tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati, kemudian terbuka di permukaan kulit. Warna hitam pada komedo bukan berarti kulit kotor, melainkan terjadi akibat proses oksidasi ketika sumbatan terkena udara.
Berbeda dari blackhead, komedo tertutup atau whitehead terbentuk ketika pori-pori tersumbat tetapi permukaannya tetap tertutup. Biasanya, jenis jerawat ini terlihat seperti benjolan kecil berwarna putih atau menyerupai warna kulit.
.jpg)
Papula merupakan benjolan kecil berwarna merah atau kemerahan yang terasa cukup sensitif ketika disentuh. Jenis jerawat ini muncul akibat peradangan pada pori-pori dan biasanya tidak memiliki nanah di permukaannya.
Pustula memiliki bentuk menyerupai papula, tetapi bagian tengahnya biasanya berisi nanah berwarna putih atau kekuningan. Area di sekitarnya dapat terlihat merah akibat peradangan.
.jpg)
Nodul termasuk jenis jerawat yang lebih dalam dan berukuran lebih besar. Benjolannya terasa keras serta dapat menimbulkan rasa nyeri. Karena berada di lapisan kulit yang lebih dalam, jerawat nodul sebaiknya tidak dipencet karena berisiko menyebabkan bekas luka.
Kistik atau cystic acne merupakan salah satu bentuk jerawat yang cukup parah. Benjolan dapat terasa lunak atau nyeri karena berisi cairan dan terbentuk jauh di bawah permukaan kulit. Jenis jerawat ini memiliki risiko lebih tinggi meninggalkan bekas sehingga penanganannya sebaiknya dilakukan dengan bantuan dokter kulit.
(Baca juga: 5 Cara Mudah Atasi Jerawat Dengan Cepat Tanpa Skincare!)
Mengenali jenis jerawat dapat membantu kamu menentukan perawatan yang sesuai. Hindari memencet jerawat, terutama jenis yang meradang atau berada di dalam kulit. Jika jerawat terus muncul, terasa nyeri, atau meninggalkan bekas, konsultasikan kondisi kulitmu kepada dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
(Penulis: Sania Zelikha)