Lamaran menjadi salah satu momen penting sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Selain mempersiapkan acara dan penampilan, kamu juga perlu memastikan berbagai barang yang dibutuhkan sudah tersedia.
Dalam rangkaian pernikahan, ada berbagai istilah yang sering digunakan, seperti cincin, hantaran, seserahan, dan mahar. Meski sama-sama berkaitan dengan pemberian dalam pernikahan, keempatnya memiliki fungsi dan makna yang berbeda. Agar tidak keliru, berikut perbedaan yang perlu kamu ketahui:
- Cincin pernikahan merupakan simbol ikatan antara pasangan. Biasanya, cincin diberikan dan dikenakan saat prosesi pernikahan atau setelah akad nikah, tergantung tradisi yang dijalankan
- Hantaran yakni pemberian dari pihak calon pengantin kepada pihak lainnya sebagai bagian dari tradisi menjelang atau saat pernikahan. Isinya dapat beragam, mulai dari makanan, buah-buahan, perlengkapan ibadah, hingga kebutuhan lainnya.
- Seserahan umumnya berupa berbagai barang yang diberikan calon pengantin pria kepada calon pengantin wanita. Isinya dapat berupa pakaian, perlengkapan pribadi, kosmetik, tas, sepatu, atau perlengkapan ibadah.
- Berbeda dari ketiganya, mahar merupakan pemberian wajib dari calon suami kepada calon istri dalam pernikahan menurut hukum Islam. Bentuknya dapat berupa uang, emas, seperangkat alat salat, atau benda lain yang disepakati dan memiliki nilai. Mahar disebutkan dalam akad nikah dan menjadi hak sepenuhnya bagi istri.
Meskipun kebutuhan setiap pasangan dapat berbeda, beberapa perlengkapan berikut umumnya dipersiapkan untuk membuat prosesi lamaran berjalan lebih lancar.
.jpg)
Cincin menjadi salah satu barang utama dalam prosesi lamaran. Pastikan cincin sudah disiapkan dengan baik dan ditempatkan di kotak khusus agar mudah dibawa serta diberikan saat acara berlangsung.
Jika keluarga sepakat membawa seserahan, kamu dapat menyiapkan barang sesuai kebutuhan dan kesepakatan kedua keluarga. Isinya dapat berupa perlengkapan ibadah, pakaian, kosmetik, makanan, atau barang pribadi lainnya.
Hantaran berupa makanan atau buah-buahan juga sering dibawa saat lamaran. Pilih makanan yang sesuai dengan selera keluarga penerima dan pastikan dikemas dengan rapi agar tetap menarik saat diserahkan.
.jpg)
Berbagai barang hantaran membutuhkan wadah yang aman dan mudah dibawa. Kamu dapat menggunakan kotak, nampan, keranjang, atau wadah dekoratif yang disesuaikan dengan konsep acara.
.jpg)
Perlengkapan ibadah, seperti mukena, sajadah, Al-Qur'an, atau sarung, dapat menjadi bagian dari seserahan apabila sesuai dengan kesepakatan pasangan dan keluarga.
Beberapa keluarga juga menyiapkan pakaian, tas, sepatu, parfum, atau aksesori sebagai bagian dari hantaran. Pilih barang yang memang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi penerima.
Jika lamaran sekaligus menjadi kesempatan untuk membicarakan persiapan pernikahan, kamu dapat membawa catatan berisi hal-hal yang perlu dibahas, seperti rencana tanggal, konsep acara, atau pembagian tanggung jawab keluarga.
.jpg)
Jangan lupa membawa barang kecil yang mungkin dibutuhkan selama acara, seperti ponsel, charger, tisu, dompet, dan makeup untuk touch-up.
(Baca juga: Selain Cincin Tunangan, Siapkan Hal-Hal Ini Untuk Lamaran)
Pada akhirnya, tidak ada aturan mutlak mengenai barang yang harus dibawa saat lamaran. Kamu dapat menyesuaikannya dengan adat, tradisi keluarga, konsep acara, serta kesepakatan bersama agar persiapan terasa lebih praktis dan bermakna.
(Penulis: Sania Zelikha)