Perjalanan udara jarak jauh atau long flight sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Duduk dalam waktu lama, perubahan tekanan udara, hingga kurangnya ruang gerak dapat membuat tubuh terasa pegal dan tidak nyaman. Namun, dengan persiapan yang tepat, kamu tetap bisa menikmati perjalanan dengan lebih nyaman dan tiba di destinasi dalam kondisi segar.
Salah satu cara untuk mengurangi rasa lelah dan membantu tubuh beradaptasi dengan cepat adalah dengan mengatur waktu tidur selama penerbangan. Namun, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk tidur saat long flight? Berikut beberapa panduan yang bisa kamu terapkan.
- Sesuaikan dengan waktu di destinasi
- Tidur setelah makan utama di pesawat
- Hindari tidur terlalu dekat dengan waktu kedatangan
- Memanfaatkan penerbangan malam hari
- Tidur dalam siklus yang cukup
- Gunakan perlengkapan pendukung tidur
Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan selama penerbangan jarak jauh.
.jpg)
Pilih pakaian berbahan lembut, menyerap keringat, dan tidak terlalu ketat. Pakaian yang nyaman akan membantu tubuh bergerak lebih leluasa selama penerbangan. Jika perlu, gunakan jaket atau syal ringan karena suhu kabin pesawat cenderung lebih dingin.
Udara di dalam kabin pesawat umumnya memiliki tingkat kelembapan yang rendah, sehingga tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi. Pastikan kamu minum air putih secara rutin selama penerbangan. Sebaiknya kurangi konsumsi minuman berkafein atau beralkohol karena dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat.
.jpg)
Duduk terlalu lama dapat menyebabkan tubuh terasa kaku dan meningkatkan risiko gangguan sirkulasi darah. Cobalah berdiri, berjalan singkat di lorong pesawat, atau melakukan peregangan sederhana setiap beberapa jam agar tubuh tetap rileks dan nyaman.
Istirahat yang cukup selama penerbangan sangat penting, terutama jika kamu harus menyesuaikan diri dengan perbedaan zona waktu. Bantal leher dapat membantu menopang kepala saat tidur, sementara penutup mata membantu mengurangi gangguan cahaya sehingga kualitas istirahat menjadi lebih baik.
Penerbangan jarak jauh bisa terasa membosankan jika kamu tidak memiliki aktivitas untuk mengisi waktu. Unduh film, serial, musik, podcast, atau buku digital sebelum berangkat agar perjalanan terasa lebih menyenangkan dan tidak terasa terlalu lama.
.jpg)
Makanan berat atau terlalu berminyak dapat membuat tubuh terasa kurang nyaman selama penerbangan. Sebaiknya pilih makanan yang lebih ringan dan bergizi. Kamu juga bisa membawa camilan sehat seperti kacang-kacangan atau buah kering untuk mengatasi rasa lapar di tengah perjalanan.
Udara kabin yang kering dapat membuat kulit kehilangan kelembapan. Gunakan pelembap wajah, lip balm, dan semprotan wajah (face mist) untuk membantu menjaga kulit tetap terhidrasi selama penerbangan.
Jika kamu bepergian ke negara dengan perbedaan waktu yang cukup jauh, cobalah menyesuaikan waktu tidur dengan zona waktu tujuan sejak berada di pesawat. Cara ini dapat membantu mengurangi efek jet lag dan membuat tubuh lebih cepat beradaptasi saat tiba.
(Baca juga: Ini 7 Persiapan Sebelum Lakukan Perjalanan Jarak Jauh!)
Dengan persiapan yang tepat, long flight tidak harus menjadi pengalaman yang melelahkan. Mulai dari menjaga hidrasi hingga memastikan tubuh tetap aktif bergerak, langkah-langkah sederhana ini dapat membantu kamu menikmati perjalanan dengan lebih nyaman dan menyenangkan.
(Penulis: Sania Zelikha)