Sex & relationship

Kenali 3 Tanda Kamu Sedang Mengalami Love-hate Relationship

By : Her World Indonesia - 2024-06-12 20:00:01 Kenali 3 Tanda Kamu Sedang Mengalami Love-hate Relationship

Dalam menjalani sebuah hubungan, ada banyak fase yang harus bisa kamu prediksi. Setiap hubungan pasti mengalami pasang surut, dan kemampuan kamu untuk mengenali fase-fase ini bisa menjadi kunci keberhasilan hubungan tersebut. Alasan utama mengapa kamu harus bisa memprediksi fase dalam hubungan adalah untuk menjaga kelangsungan hubungan kamu. Dengan memahami bahwa setiap hubungan memiliki fase-fase tertentu, kamu bisa lebih siap menghadapi masalah yang mungkin timbul.


Misalnya, ketika euforia awal mulai mereda dan tantangan nyata muncul, kamu tidak akan panik atau merasa bahwa hubunganmu telah berakhir. Sebaliknya, kamu bisa melihatnya sebagai kesempatan untuk memperkuat dan mendewasakan hubungan kalian. Ini juga membantu dalam mengelola ekspektasi dan mengurangi risiko kekecewaan yang bisa berakibat fatal bagi kelangsungan hubungan.


(Baca juga: 5 Cara Ini Efektif Mengembalikan Kepercayaan Pasanganmu)


Terutama ketika komunikasi tidak lagi berjalan dengan baik, fase-fase dalam hubungan ini bisa menjadi lebih sulit untuk dihadapi. Komunikasi yang buruk seringkali menjadi pemicu utama timbulnya love-hate condition, yaitu keadaan saat kamu merasa cinta dan benci terhadap pasanganmu secara bergantian. Love-hate condition bisa membuat hubungan terasa seperti roller coaster emosional. Kenali tiga tanda bahwa kamu sedang ada di fase love-hate relation.


1. Emosi yang tidak stabil


(Tanda-tanda kamu sedang berada di fase love-hate relationship. Foto: Dok. Pexels)


Salah satu tanda utama kamu sedang berada dalam love-hate relationship adalah emosi yang tidak stabil. Kamu mungkin mendapati dirimu mengalami perubahan perasaan yang ekstrem terhadap pasanganmu. Pada satu waktu, kamu merasa sangat bahagia dan mencintainya dengan sepenuh hati. Namun, dalam waktu singkat, perasaan itu bisa berubah menjadi kemarahan atau kekecewaan yang mendalam.


2. Sering terjadi pertengkaran


(Tanda-tanda kamu sedang berada di fase love-hate relationship. Foto: Dok. Pexels)


Frekuensi pertengkaran yang meningkat juga bisa menjadi indikasi bahwa kamu sedang berada dalam love-hate relationship. Jika kamu dan pasangan sering bertengkar tentang hal-hal kecil dan sepele, itu bisa menjadi tanda bahwa ada ketegangan yang mendalam dalam hubunganmu. Pertengkaran yang sering terjadi dapat mengikis rasa cinta dan menambah rasa frustrasi. Bahkan jika kamu dan pasangan selalu berhasil memperbaiki masalah setelah bertengkar, pola ini bisa menjadi racun jika terus berlanjut. Tidak hanya itu, pertengkaran yang berulang juga bisa memengaruhi kualitas komunikasi antara kamu dan pasangan, membuat hubungan menjadi semakin sulit untuk dipertahankan.


3. Terjebak dalam siklus perpisahan dan balikan


(Tanda-tanda kamu sedang berada di fase love-hate relationship. Foto: Dok. Pexels)


Tanda lain dari love-hate relationship adalah terjebak dalam siklus perpisahan dan balikan yang terus berulang. Kamu mungkin mendapati dirimu banyak memutuskan hubungan dengan pasangan hanya untuk kembali bersama beberapa saat kemudian. Siklus ini bisa terjadi berulang kali, dan setiap kali kamu kembali bersama, kamu merasa optimis bahwa segala sesuatunya akan berbeda. Namun, masalah yang sama terus muncul kembali, dan kamu akhirnya merasa frustrasi dan kecewa lagi. Terjebak dalam siklus ini bisa sangat melelahkan secara emosional dan membuatmu merasa tidak ada kemajuan dalam hubunganmu.


Jika kamu merasa mengalami tanda-tanda di atas, penting untuk mengambil langkah-langkah untuk mengatasi love-hate relationship tersebut. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan berkomunikasi secara terbuka dengan pasanganmu tentang perasaan dan kekhawatiranmu. Cobalah untuk memahami akar masalah yang menyebabkan ketegangan dalam hubungan kalian.


(Baca juga: Penting! Ini 3 Cara Menghadapi “Submarining” Dalam Hubungan)


Kamu juga harus sadar bahwa penting untuk saling memberikan ruang bagi diri sendiri untuk merenung dan menenangkan diri karena love-hate relationship adalah kondisi yang bisa sangat menantang dan menguras energi.


(Penulis: Adila Firani)


Sex & relationship