8 Bahan Skincare Alternatif Retinol, Tidak Bikin Iritasi!


  • 8 Bahan Skincare Alternatif Retinol, Tidak Bikin Iritasi!
    8 Bahan Skincare Alternatif Retinol, Tidak Bikin Iritasi!. (Image:Doc. Freepik)

    Jika kamu aktif mengikuti akun komunitas instagram yang berfokus pada kecantikan dan perawatan kulit, atau membaca artikel-artikel mengenai tips perawatan kulit, kamu mungkin memperhatikan bahwa retinol adalah salah satu super ingredient bagi kulit sejak lama. Retinol dianggap sebagai kandungan skincare anti-aging terbaik, dan juga merupakan bahan anti jerawat yang paling ampuh.


    Namun sayangnya, bagi pemilik kulit sensitif, retinol dianggap terlalu keras dan seringkali menyebabkan kulit menjadi kering, iritasi, kemerahan, flaky, meningkatkan sensitivitas kulit, dan menyebabkan munculnya jerawat purging.  




    (Baca Juga: Fungsi BB Cream Yang Serbaguna)


    Itulah sebabnya kandungan skincare alternatif retinol menjadi sangat tren saat ini. Nah, beberapa kandungan skincare alternatif retinol ini diketahui tidak kalah baik untuk kulit (dari retinol). Apa saja? Check it out!


    1. Bakuchiol


    Bakuchiol adalah senyawa yang diisolasi dari biji dan daun tanaman babchi (Psoralea Corylifolia), yang banyak tumbuh di India dan Srilangka. Secara historis, tanaman ini dipercaya dapat membantu mencegah munculnya garis-garis halus dan kerutan, membantu mengatasi pigmentasi, menjaga elastisitas, dan kekencangan kulit, kata Dr. Debra Jaliman, asisten profesor di departemen dermatologi di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai.


    Dalam studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam International Journal of Cosmetic Science, bakuchiol memiliki sifat anti-penuaan seperti retinol, dan dapat merangsang produksi kolagen. Ini artinya, bakuchiol dapat mencegah dan melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, kerutan, pigmentasi, dan kurangnya elastisitas.


    Menambahkan penelitian lain tahun 2018 yang diterbitkan di British Journal of Dermatology, setelah mengevaluasi 44 pasien yang menggunakan krim bakuchiol 0,5% atau krim retinol 0,5%. Para peneliti menemukan bahwa kedua bahan tersebut secara signifikan mampu mengurangi kerutan, bintik-bintik pigmentasi, dan tanda-tanda photoaging. 


    Bakuchiol bisa dikatakan sebagai kandungan skincare alternatif retinol paling mirip dengan retinol — menawarkan manfaat yang sama, tanpa efek samping yang mengganggu.


    2. Azelaic acid


    Kandungan skincare alternatif retinol lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah azelaic acid. Menurut Dr. Shelley Fox, praktisi perawat bersertifikat yang berspesialisasi dalam dermatologi, azelaic acid memiliki efek antimikroba, anti-inflamasi, dan pigment lightening, yang baik digunakan untuk mengatasi blemishes, hiperpigmentasi, rosacea, dan jerawat parah.


    Dalam satu studi yang diterbitkan di Acta Dermato-Venereologica, krim asam azelaic 20% sama efektifnya dengan krim tretinoin (jenis lain retinoid) 0,05% dalam mengatasi jerawat komedo. Namun, azelaic acid ditoleransi kulit lebih baik, menyebabkan lebih sedikit efek samping lokal daripada retinoid topikal.


    3. Vitamin C topikal

    skincare alternatif retinol

    (Serum vitamin C. Foto: Dok. Freepik)


    Vitamin C benar-benar berpotensi berfungsi sebagai alternatif retinol yang lebih lembut. Menurut Dr. Y. Claire Chang, dokter kulit kosmetik bersertifikat di New York, vitamin C adalah salah satu antioksidan paling kuat untuk kulit, membantu melawan kerusakan akibat paparan sinar matahari dan polusi lingkungan. Ini juga merupakan bahan anti penuaan yang kuat. 


    Meskipun bekerja dengan mekanisme yang berbeda dari retinol, tetapi kandungan skincare ini tetap ampuh untuk membantu mencerahkan kulit, mengurangi pigmentasi, dan melindungi kulit kerusakan akibat sinar matahari, dan merangsang produksi kolagen untuk mencegah munculnya garis-garis halus dan keriput. Dibandingkan dengan retinol, vitamin C memiliki risiko kekeringan daa kemerahan yang lebih kecil. 


    4. Centella asiatica


    Centella asiatica, atau dikenal juga sebagai cica, terkenal karena penggunaannya dalam perawatan kulit Korea untuk anti-penuaan. Menurut ahli kulit kosmetik, Dr. Michele Green, centella asiatica kaya akan antioksidan, asam amino, asam lemak, dan fitokimia. Terlebih lagi, bahan skincare ini juga kaya akan vitamin C, A, B1, dan B2 serta beta karoten dan niasin. Semuanya berperan penting dalam meningkatkan kesehatan kulit dan melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, mencerahkan warna kulit, membantu perbaikan sel, dan mengurangi peradangan. 


    5. Niacinamide

    skincare alternatif retinol

    (Serum niacinamide. Foto: Dok. Freepik)


    Dikenal juga sebagai vitamin B3, niacinamide telah terbukti efektif untuk menghaluskan dan meratakan warna kulit, merangsang kolagen, dan mengecilkan pori-pori, yang membuatnya mirip dengan retinol — hanya jauh lebih lembut. Ini artinya, niacinamide tidak akan menyebabkan kulit teriritasi dan terkelupas seperti yang sering dilakukan retinol, tetapi menawarkan manfaat yang mirip. Bahkan skincare ini juga dapat mencegah hilangnya kelembapan pada kulit. 


    (Baca Juga: Ini 5 Bahan Alami Untuk Menghilangkan Flek Hitam)


    6. Asam glikolat


    Bahan pengelupasan yang populer ini terkenal karena kemampuan pengelupasan kulitnya yang lebih lembut, yang berarti dapat membantu memperbaiki tekstur kulit. 


    Asam glikolat meniru efek retinol dari peningkatan pergantian sel kulit (eksfoliasi), mengatasi pigmentasi dan discoloration, menstimulasi kolagen, dan mengatasi dan mencegah jerawat, kata Dr. Blair Murphy-Rose, MD, ahli dermatologi bersertifikat. Ini akan membuat kulit lebih cerah, lebih lembut, dan lebih glowing. 


    Namun, Dr. Murphy-Rose mengimbau agar berhati-hati menggunakan asam glikolat dengan bahan pengelupasan lainnya, seperti retinol, karena dapat meningkatkan sensitivitas terhadap sinar matahari dan iritasi kulit. Selain itu, Dr. Murphy-Rose juga merekomendasikan untuk tidak menggabungkan penggunaan asam glikolat dan vitamin C karena akan memuat keduanya menjadi kurang efektif.


    7. Rosehip oil

    skincare alternatif retinol

    (Rosehip oil. Foto: Dok. Alesia Kozik/ Pexels)


    Antioksidan yang tinggi dalam rosehip oil membuatnya sangat baik dalam menargetkan masalah penuaan — sama seperti retinol, tetapi tidak menyebabkan kekeringan kulit. Jenis oil ini dikemas dengan vitamin E , A, dan C serta asam omega dan linolenat, yang semuanya merupakan komponen penting untuk mempertahankan fungsi skin barrier dan menstimulasi kolagen. Ini akan membantu mengurangi garis-garis halus, kerutan, dan hiperpigmentasi, serta memberikan hidrasi pada kulit. 


    8. Matrixyl 3000


    Last but not least, kandungan skincare alternatif retinol lain adalah matrixyl 3000. Kandungan skincare ini memiliki efek anti-penuaan yang terkenal baik dengan cara merangsang produksi kolagen dan elastin, membuatnya mirip dengan retinol. Bahan skincare ini menargetkan garis-garis halus dan kerutan, meningkatkan elastisitas, membantu memperbaiki tekstur kulit, dan meningkatkan hidrasi. Itu akan membuat kulit kamu tampak lebih muda dan lembap. 


    Matrixyl 3000 umumnya dapat ditoleransi dengan baik dan tidak terlalu mengiritasi dibandingkan retinol sehingga membuatnya cocok untuk semua jenis kulit. 


    Itulah delapan kandungan skincare alternatif retinol yang baik untuk kulit kamu. Selamat mencoba!




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below