Kolagen Untuk Keremajaan Kulit, Perlukah Perhatian Lebih?


  • Kolagen Untuk Keremajaan Kulit, Perlukah Perhatian Lebih?
    Berikan perhatian lebih pada kandungan kolagen. (Foto: Dok.Andrea Piacquadio/pexels)

    Seiring bertambahnya usia, tubuh tentunya akan memproduksi lebih sedikit kolagen. Kalau berbincang tentang kolagen secara general, kolagen merupakan protein yang menjadi komponen jaringan ikat pada tulang rawan, kulit dan jaringan lainnya. Pada titik tertentu, sulit untuk mengabaikan tanda-tanda penuaan yang kita lihat saat sedang bercermin seperti kerutan halus di sekitar mata atau area wajah lain atau mungkin beberapa kulit yang sudah mulai kendur.


    Hal ini cenderung terjadi akibat kurangnya perhatian pada kolagen dalam tubuh kita karena dengan kadar kolagen yang baik, kolagen itu sendiri dapat mencegah munculnya keriput, meningkatkan kelembapan kulit dan menjaga elastisitas kulit. Tetapi kadar kolagen akan semakin berkurang seiring dengan bertambahnya usia sehingga menimbulkan tanda penuaan secara fisik seperti kulit menjadi keriput dan elastisitasnya berkurang.




    Namun, kita tidak bisa memutar balikkan waktu, bukan? Maka dari itu, sudah muncul beragam cara agar kamu dapat meningkatkan produksi kolagen, mulai dari penggunaan kosmetika hingga melakukan prosedur kosmetik non-bedah. Ingin tahu lebih lanjut? Yuk, simak sederet cara kamu bisa meningkatkan produksi kolagen agar kulit tetap terlihat awet muda.


    1. Penggunaan kosmetik


    (Foto: Dok.Sora Shimazaki/pexels)

    Seringkali kita menemukan produk kecantikan yang mengklaim bahwa produk tersebut mampu mencegah penuaan, but do they really work on the skin? Tentunya! Dengan stimulasi pembentukan kolagen di kulit melalui aplikasi kosmetika yang kaya akan kandungan kolagen atau bahan peptide yang dapat menstimulasi pembentukan kolagen di kulit, hal ini mampu menjaga keremajaan kulit.

    Beragam macam produk perawatan kulit berbasis kolagen pun menjadi sangat populer, terutama produk krim dan serum. Oleh karena itu, kamu bisa memilih untuk mengaplikasikan produk perawatan kulit berbasis kolagen sebagai bahan utama dalam produk yang ditujukan untuk mengatasi permasalahan kulit yakni penuaan. Dengan kandungannya yang berbasis kolagen, produk perawatan kulit ini dapat mencegah terbentuknya garis-garis halus dan kerutan pada kulit sehingga menjaga kekencangan dan elastisitas kulit kamu.

    Namun kandungan kolagen saja tidak cukup dalam produk perawatan kulit. Dibutuhkan juga komposisi bahan lainnya yang harus ditambahkan yakni bahan aktif seperti pelembap (moisturizer), bahan UV Filter untuk mengurangi dampak buruk sinar UV yang dapat menyebabkan kerusakan pada kolagen di kulit serta antioksidan seperti vitamin C, vitamin B3, vitamin E, polifenol dan flavonoid untuk menetralisir radikal bebas di sel kulit sehingga kerusakan kolagen di kulit dapat dikurangi.

    Selain itu, bahan-bahan yang berperan penting dalam produksi kolagen seperti vitamin C dan retinol juga dapat berfungsi untuk meningkatkan kekuatan dan ketebalan kulit, lho.


    2. Prosedur kosmetik non-bedah


    (Foto: Dok.Rawpixel.com/freepik)

    Bagaimana dengan cara yang lebih praktis dan kilat? Saat ini sudah banyak dikenal perawatan injeksi untuk menstimulasi kolagen pada kulit dan aman untuk dilakukan jika dilakukan oleh dokter yang sudah bersertifikat untuk hal tersebut. Prosedur injeksi stimulasi kolagen memberikan efek pengencangan pada kulit dengan cara memperbaiki volume yang hilang dan secara bertahap mendukung pembentukan jaringan yang baru.

    Oleh karena itu, manfaatnya terbagi menjadi tiga katergori yakni Versatile Filling yang bekerja untuk mengurangi garis-garis halus pada kulit secara efektif dan mudah untuk dilakukan, Volume Lifting untuk mengangkat dan membentuk kontur dengan meningkatkan volume yang diinduksi kolagen, dan yang terakhir adalah Skin Rejuvenation untuk perbaikan kualitas kulit dalam jangka panjang.

    Semua memang terdengar menggiurkan, but everything comes with a risk. Efek samping yang dapat ditimbulkan dari serangkaian injeksi pada wajah ini mencakup kemerahan, memar dan bengkak pada area bekas suntikan. Tetapi kamu tak perlu khawatir karena hal tersebut cenderung akan hilang dalam beberapa hari saja. Injeksi untuk stimulasi kolagen pada kulit juga bisa bertahan hingga 12 bulan atau lebih. Hal ini tergantung dari usia, metabolisme dan gaya hidup seseorang.

    Terlebih lagi, filler kolagen juga menjadi salah satu perawatan aestetik yang banyak diminati seperti Bellafil dan Sculptra. Perbedaan antara dua perawatan ini ditentukan berdasarkan kandungannya, dimana Bellafil mengandung kolagen dan polymethylmethacrylate (PMMA) microspheres yang berfungsi untuk memperbaiki volume wajah sehingga lebih kencang dan membuat wajah lebih halus.

    Sedangkan Sculptra mengandung poly-l-lactid Acid (PLLA) yang menstimulasi kolagen sehingga dapat memperbaiki volume dan mengurangi kerutan wajah. Selain pada wajah, injeksi kolagen juga dapat dilakukan pada tubuh seperti pada area punggung atau tangan yang mengalami kerutan seiring dengan bertambahnya usia.

    Kini juga tersedia perawatan di klinik kecantikan Jakarta, A-ONE Clinic yakni collagen stimulator yang berfungsi untuk merangsang produksi kolagen alami wajah, menghaluskan garis-garis dan kerutan di wajah, membantu mengembalikan volume wajah yang hilang agar wajah tampak lebih muda.


    3. Suplemen kolagen

    kolagen

    (Foto: Dok.Karolina Grabowska/pexels)

    Jika mengonsumsi kolagen secara oral, apakah akan bisa meningkatkan produksi kolagen? Dalam kasus ini, mengonsumsi suplemen kolagen terbukti dapat membantu merangsang produksi kolagen secara alami. Hal ini disebakan karena suplemen kolagen adalah produk dengan kandungan kolagen terbesar yang manfaatnya bisa kamu dapatkan secara maksimal.

    Label kecantikan Shiseido turut membuktikan keampuhan suplemen kolagen dengan menghadirkan rangkaian The Collagen. Seluruh minuman memiliki kandungan molecular fish collagen yang rendah sehingga mudah diserap oleh tubuh dan tidak membawa rasa atau bau yang tidak sedap. Manfaat dari minuman kolagen ini juga sebagai anti-penuaan serta membantu menjaga rambut dan kulit agar tetap terlihat sehat dan awet muda.

    Selain itu, minuman serbuk kolagen juga memberikan banyak manfaat baik. Kini, sudah banyak label kecantikan lokal yang menghadirkan minuman serbuk kolagen yang mengandung kandungan untuk meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh.

    Rekomendasi minuman serbuk kolagen lokal yang patut kamu coba adalah Dear Me Collagen Peptide + yang memiliki rasa stroberi dan kaya akan kandungan fish collagen peptide, vitamin C, dan probiotik. Daily CGEN dari Nama Beauty juga menawarkan minuman serbuk kolagen yang terbuat dari perpaduan bahan-bahan berkualitas dan menggunakan teknologi terbaru yaitu tripeptide, prebiotik dan probiotik.

    Kedua suplemen ini mampu memperlambat proses penuaan kulit dan meningkatkan elastisitas kulit serta membantu kesehatan sendi. 


    (Baca Juga: Cara Meningkatkan Kolagen Alami, Bisa Bikin Awet Muda!)


    Setelah menjabarkan seluruh produk kecantikan, perawatan, dan suplemen untuk menjaga produksi kolagen pada tubuh, menerapkan gaya hidup yang sehat juga sangat penting karena seperti yang sudah dibahas, kurangnya produksi kolagen pada tubuh tidak hanya diakibatkan oleh penuaan, melainkan gaya hidup yang tidak sehat.

    Untuk mendapatkan kulit yang selalu tampak muda, harus selalu diiringi oleh pola hidup sehat untuk mencegah kerusakan kolagen di kulit seperti mengonsumsi makanan dan vitamin yang dapat menstimulasi sintesis kolagen alami di kulit. Siapkah kamu untuk memberikan perhatian lebih kepada protein penting ini?




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Maudy Ayunda dan Amanda Khairunnisa Cover Agustus 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below