Fakta Menarik Metaverse Yang Sedang Ramai Jadi Perbicangan


  • Fakta Menarik Metaverse Yang Sedang Ramai Jadi Perbicangan
    Metaverse yang dikembangkan Mark Zuckerberg disebut-sebut sebagai masa depan internet. (Foto: Dok. Fauxels/Pexels)

    Semakin berkembangnya suatu jaman, maka semakin berkembang pesat pula teknologi yang ada. Sedang jadi perbincangan di seluruh dunia, Metaverse merupakan istilah yang merujuk pada sebuah perusahaan teknologi terbesar saat ini temuan Mark Zuckerberg, yaitu Meta. Sederhananya, pengertian Metaverse adalah alam semesta fiktif berupa ruang digital yang membuat seseorang dapat berinteraksi langsung dengan individu lain meskipun melalui virtual.


    Menurut pemaparan CEO Indodax Oscar Darmawan, konsep dan tren Metaverse sudah dirancang dan telah hadir sejak lama dalam kehidupan umat manusia. Uniknya lagi, teknologi gabungan VR (Virtual Reality) & AR (Augmented Reality) ini mempunyai hubungan erat dengan aset kripto karena berperan sebagai alat pembayaran jual beli dalam Metaverse.




    (Baca Juga: Indonesian Dance Festival 2020 Beralih ke Panggung Virtual)


    Hangat dibicarakan oleh penggemar sains dan teknologi, simak penjelasan singkat tentang Metaverse dan fakta menarik dibalik ruang virtual versi perusahaan Meta Platforms, Inc.


    1. Metaverse dianggap sebagai masa depan internet

    Metaverse

    (Canggih dan dapat mempermudah aktivitas manusia, Metaverse disebut-sebut sebagai masa depan internet. Foto: Dok. Sound On/Pexels)


    Pernahkah beberapa di antara kamu membayangkan bagaimana internet 10 atau 20 tahun mendatang? Dianggap sebagai masa depan internet, Metaverse yang merupakan proyek ambisius Mark Zuckerberg dalam mengembangkan teknologi jenius ini agar dapat beradaptasi dengan umat manusia. Menurut sudut pandang Mark Zuckerberg, Metaverse sendiri merupakan lingkungan virtual yang bisa dikunjungi oleh manusia sehingga tidak hanya sebatas melihat layar gadget saja.


    2. Konsep Metaverse bukanlah hal baru di dunia teknologi

    Hanya karena Metaverse disebut-sebut sebagai evolusi baru dalam jejaring sosial oleh Mark Zuckerberg, bukan berarti hal tersebut merupakan penemuan terkini. Jauh sebelum teknologi Facebook berkembang pesat seperti sekarang, konsep Metaverse telah lebih dulu disebut dalam sebuah buku fiksi ilmiah karya Neal Stephenson yang dirilis pada tahun 1992 silam berjudul Snow Crash.

    Bahkan beberapa tahun setelah buku itu keluar di pasaran internasional, sebuah game bernama Active Worlds diciptakan karena terinspirasi dari tulisan imajinatif Neal Stephenson tersebut. Selain itu, adapula gim Second Life yang terkenal sekitar awal tahun 2000an karena membuat para pemainnya dapat berinteraksi dengan pemain lain lewat avatar yang bergerak.


    (Baca Juga : 20 Museum yang Kini Bisa Dikunjungi Lewat Tur Virtual)


    3. Aktivitas virtual yang dapat dilakukan di Metaverse

    Metaverse

    (Saat Metaverse sudah berkembang di masa depan, maka kamu tidak perlu ke kantor untuk menghadiri meeting. Foto: Dok. Fauxels/Pexels)


    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa Metaverse diklaim sebagai masa depan internet. Hal ini berkaitan erat aktivitas virtual yang dapat dirasakan oleh umat manusia secara langsung beberapa puluh tahun mendatang. Jika selama ini kamu berkomunikasi dengan kerabat lewat video call atau menonton konser melalui siaran langsung di YouTube, maka dengan teknologi Metaverse yang sudah maju kamu bisa “hadir” dalam dunia tersebut dalam wujud hologram atau avatar.

    Dan jika Metaverse benar-benar dapat diaplikasikan dalam kehidupan manusia di masa yang akan mendatang, maka hal ini akan mengubah bagaimana cara berkomunikasi satu individu dengan individu lainnya. Bahkan jika ada rapat di kantor, kamu tidak perlu melakukan kunjungan lagi. Terdengar begitu menyenangkan sekali, bukan?


    4. Metaverse bukan satu-satunya proyek milik Mark Zuckerberg

    Setiap perusahaan teknologi pasti akan berusaha untuk berlomba-lomba jadi yang paling terdepan dalam mengembangkan suatu ilmu sains. Apalagi yang berhubungan dengan dunia virtual atau Metaverse. Selain proyek Metaverse milik Mark Zuckerberg, perusahaan sebesar Microsoft pun sudah mengembangkan dunia virtual ini dalam bentuk permainan Xbox dan Minecraft, di mana para penggunanya dapat bermain bersama pemain lain dari luar negeri.

    Microsoft juga sedang tahap mengembangkan produk perangkat lunak khasnya untuk menciptakan versi Metaverse mereka sendiri. Sedang diuji dan siap tersedia pada paruh pertama tahun 2022 mendatang, nantinya PowerPoint dan Excel akan berkembang secara virtual dengan versi program obrolan dan konferensi Microsoft Teams yang menampilkan avatar digital.


    5. Pro kontra Metaverse versi Mark Zuckerberg

    Dari awal Mark Zuckerberg mengubah nama perusahaan induknya menjadi Meta, keputusannya ini telah ramai menuai pro kontra dari warganet. Meski banyak sebagian individu yang mendukung teknologi besutan Mark Zuckerberg ini dikembangkan karena dapat mempermudah aktivitas kehidupan umat manusia, namun tidak sedikit yang beranggapan bahwa teknologi Metaverse dapat membuat seseorang malas bergerak sebab terus menerus duduk diam di rumah memakai kacatamata VR. Sisi negatif susah bersosialisasi di dunia nyata pun menjadi salah satu faktor kenapa teknologi Metaverse versi Mark Zuckerberg menuai kritikan dari masyarakat dunia.


    (Baca Juga: Jalan-Jalan Ke Butik Prada Dengan Virtual Reality)


    Inilah dia penjelasan serta fakta menarik dari Metaverse, dunia virtual berwujud 3D yang dianggap sebagai masa depan internet.


    (Penulis : Nabila Marshanda Aliescha)




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Alyssa Daguise Cover Desember 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below