Museum MACAN Gandeng Tromarama Demi Hadirkan The Lost Jungle


  • Museum MACAN Gandeng Tromarama Demi Hadirkan The Lost Jungle
    Museum MACAN Gandeng Tromarama Demi Hadirkan The Lost Jungle. (Foto: Dok. Museum MACAN)

    Diumumkan secara langsung oleh Museum MACAN tentang karya komisi terbaru Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum Macan. Nantinya, akan ada kelompok kolektif perupa yang berasal dari Indonesia yakni Tromarama. Mitra Utama Pendidikan Museum MACAN, UOB dan Tromarama merupakan perpaduan yang pas dalam menggambarkan dukungan dalam sektor seni sekaligus edukasi, utamanya untuk anak-anak.


    Museum MACAN Gandeng Tromarama Demi Hadirkan The Lost Jungle



    (Tromarama: The Lost Jungle. Foto: Dok. Museum MACAN)


    Harapan besar dari adanya Ruang Seni Anak Komisi UOB dari Museum MACAN ini ialah dapat mengajak mereka untuk mengenal dan membayangkan terkait kondisi terkini dari hutan yang masih ada. Karya ini merupakan gabungan antara seni dan teknologi yang juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup dan juga keanekaragaman hayati.


    (Baca juga: Berburu Spot Foto Menarik Lewat Tempat Wisata di Bandung)


    Tromarama mengeksplorasi hubungan antara alam, manusia dan juga teknologi melalui Tromarama: The Lost Jungle. Instalasi tersebut hadir dengan tujuan sebagai bentuk refleksi terkait kekayaan flora dan fauna di Indonesia, serta ancaman manusia terhadap punahnya hewan serta tumbuhan yang sulit untuk dikendalikan dengan baik.


    Ketika mencoba masuk ke The Lost Jungle, maka anak-anak akan disuguhkan dengan pengalaman yang sangat menarik. Pengalaman tersebut berupa simulasi digital yang diperlihatkan secara langsung melalui hutan yang mampu merespon keadaan terkini. Nantinya juga akan ada pergerakan dari makhluk hutan virtual yang dapat diaktifkan lewat data cuaca real time.


    Museum MACAN Gandeng Tromarama Demi Hadirkan The Lost Jungle

    (Tromarama: The Lost Jungle. Foto: Dok. Museum MACAN)

    Selain The Lost Jungle, ada pula 40° Fable, karya lainnya yang juga akan ditampilkan. 40° Fable ini merupakan sajian dari video tiga kanal yang dapat memberikan respon hanya dengan pergerakan yang dibuat oleh pengunjung. Sensor penangkap gerakan pengunjung ini sangat canggih dan dapat menunjukkan bahwa kegiatan apapun yang dilakukan bisa membawa dampak khususnya bagi lingkungan.


    Ada pula katalog digital khusus yang dapat diakses oleh anak-anak dengan tujuan supaya mereka bisa menciptakan makhluk imajiner versi mereka sendiri. Tromarama sendiri mengatakan bahwa, “The Lost Jungle and 40ºC Fable adalah simulasi digital interaktif yang khusus dibuat untuk Ruang Seni Anak di Museum MACAN. Kami membayangkan kembali hubungan antara manusia dan alam yang dimediasi oleh teknologi digital. Anak-anak dan keluarga diundang untuk melihat kembali hubungan timbal balik dari ketiga elemen ini, yang berperan penting dalam membentuk ekosistem masa depan.”


    The Lost Jungle dari Tromarama ini akan diadakan kurang lebih pada tanggal 4 Desember 2021. Acara ini akan berlangsung sampai tahun depan tepatnya 15 Mei 2022. Agar lebih nyaman ketika mengunjungi pameran instalasi tersebut, pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan yang sudah diberlakukan. Mengingat situasi masih dalam masa pandemi. Semoga kamu bisa lepaskan rindu akan instalasi seni melalui karya Tromarama.


    (Penulis: Ellyza Aurelia Purwadi)




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Alyssa Daguise Cover Desember 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below