Awas Salah Langkah, Begini Dampaknya Kalau Menikah Muda


  • Awas Salah Langkah, Begini Dampaknya Kalau Menikah Muda
    Pernikahan bukanlah sesuatu yang bisa diburu-buru karena usia. Daripada salah langkah, cari tahu dulu efek menikah muda berikut. (Foto: Dok. Pexels/SplitShare)

    Pertanyaan "Kapan nikah?" jadi topik yang sering dibicarakan, apalagi bagi kamu yang berusia 20 tahun ke atas. Rasanya, menikah bukan suatu opsi yang bisa ditunda-tunda. Padahal, pernikahan bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan hanya berdasarkan umur. Bukan hanya soal cinta, pernikahan juga perlu kesiapan mental, fisik, dan emosi. Jika kamu masih merasa ragu karena diburu-buru, baca dulu efek yang mungkin terjadi akibat menikah terlalu muda.


    1. Hilangnya masa muda

    Memutuskan menikah muda tandanya kamu harus siap kehilangan sebagian besar kegiatanmu di usia muda, seperti kumpul dengan teman-teman seharian atau bermalasan di akhir pekan. Saat menikah, kamu sudah punya tanggung jawab yang harus diurus setiap hari, apalagi kalau kamu memutuskan untuk langsung punya anak.


    (Baca Juga: 8 Pertanyaan Yang Harus Diajukan Sebelum Menikah)


    2. Belum mampu mengendalikan emosi

    Tak seperti di film, pernikahan pada umumnya akan mengundang banyak konflik dan masalah yang harus dihadapi bersama antara suami-istri. Karena hanya dengan komitmen dan kerendahan hati dari masing-masing pihak, masalah baru bisa selesai. Namun, kalau kamu masih belum bisa mengendalikan emosimu, hal ini hanya akan mengundang banyak tantangan yang justru mengganggu pernikahanmu.


    3. Mengorbankan pendidikan dan karier

    Mungkin saat ini kamu tengah memiliki karier yang meningkat atau punya mimpi untuk melanjutkan pendidikan. Sebenarnya kamu masih bisa melanjutkan mimpi-mimpimu setelah menikah, jika kamu bertemu dengan pasangan yang punya satu visi dan misi dalam hidup. Namun jika tidak, waktunya mengucapkan selamat tinggal pada hal-hal ini.


    4. Risiko perceraian yang tinggi

    Alasan menikah muda yang dilakukan karena diburu-buru waktu hanya akan menyulitkanmu untuk benar-benar mengenal pasangan. Kamu tak punya banyak waktu untuk melihat pribadinya yang asli, bagaimana ia bisa menghadapi sebuah konflik, atau bahkan cara ia mengatur finansialnya. Padahal, kamu akan selalu bertemu dengan tantangan seperti ini dalam pernikahan. Jika ketidak-cocokan ini berlanjut, bukan tak mungkin rasa bosan atau lelah terhadap pasangan muncul dan berujung pada perceraian.


    (Baca Juga: Kenali 10 Tanda Bahwa Diri Siap Menikah Dengan Pasangan)


    5. Masalah finansial

    Tak hanya cinta dan kenyamanan, pernikahan juga perlu finansial yang cukup, apalagi kalau kamu ingin segera memiliki anak. Jika terburu-buru harus menikah muda, kemungkinan besar finansialmu atau pasangan belum sampai dalam tahap mapan. Apakah kamu dan si dia siap untuk selalu meminta uang bulanan dari orang tua?


    Pada akhirnya, pilihan untuk menikah nanti atau menikah muda ada padamu. Setelah mengetahui efek-efek yang mungkin terjadi, apakah kamu masih ragu pada pilihanmu?