Pasanganmu Protektif Atau Posesif? Cari Tahu Perbedaannya!


  • Pasanganmu Protektif Atau Posesif? Cari Tahu Perbedaannya!
    Dalam suatu hubungan, dikenal dua istilah tindakan yang terlihat serupa tapi tak sama, yaitu tindakan posesif dan protektif. (Foto:Dok. Cookie_Studio/Freepik)

    “Kamu mau ke mana saja?”

    “Kamu pergi dengan siapa?”

    “Kamu pulang jam berapa?”


    Pertanyaan-pertanyaan itu sering kali dinilai sebagai bentuk perhatian dari pasangan. Namun, benarkah demikian? Dalam suatu hubungan, dikenal dua istilah tindakan yang terlihat serupa tapi tak sama, yaitu tindakan posesif dan protektif. Tindakan protektif bertujuan untuk melindungi pasangan dari hal-hal yang tidak diinginkan. Sementara tindakan posesif biasanya cenderung melarang kegiatan yang ingin pasangan lakukan. Nah, agar kamu tidak bingung antara tindakan posesif atau protektif, yuk cari tahu perbedaannya di bawah ini.


    Posesif = mencurigai, protektif = memercayai


    Sebagai seseorang yang mempunyai segudang aktivitas, tentu waktu yang kamu miliki tidak sepenuhnya hanya dihabiskan untuk pasangan saja, tetapi untuk pekerjaan, pendidikan, teman, dan keluarga. Dalam menyikapi hal ini, pasangan yang posesif biasanya akan membatasi dan mencurigai hal-hal yang kamu lakukan tanpa dirinya. Ia juga kerap kali menuduh kamu melakukan hal yang tidak kamu lakukan. Sementara itu, pasangan yang protektif biasanya akan menanyakan kegiatan yang kamu lakukan tanpa mencurigai atau membatasi kegiatanmu dengan tujuan agar dapat membantu meringankan beban pikiran atau pekerjaan yang sedang kamu hadapi. 


    Melansir dari laman Bustle, menurut Jill Sylvester, seorang penasihat kesehatan mental berlisensi, mengatakan bahwa tanda seseorang yang sehat secara emosional adalah mereka merasa tidak 'perlu' bertemu atau melihatmu setiap saat dan mereka ingin kamu bisa memiliki hal atau kegiatan positif lain, disamping quality time bersamanya. 


    (Baca Juga: Tips Menghadapi Pasangan Yang Posesif)


    Posesif = memiliki, protektif = melindungi


    Secara harfiah, protektif berarti melindungi, sementara posesif berarti bersifat merasa menjadi pemilik dan mempunyai sifat cemburu. Dari arti ini saja sudah sangat jelas bahwa, pasangan yang protektif artinya ia akan melindungi dan berorientasi pada keselamatanmu.


    Dengan kata lain, ia tahu caranya melindungi pasangan tanpa perlu membatasi ruang gerak kamu. Sementara itu, pasangan yang posesif cenderung akan menunjukkan sifat kepemilikannya dan cemburunya dengan cara membatasi atau melarang ruang gerak kamu. 


    Posesif = mencampuri, protektif = memantau


    Selain komunikasi, kunci hubungan yang sehat adalah adanya rasa saling percaya satu sama lain. Namun sayangnya, pasangan yang posesif biasanya cenderung mudah mencampuri urusan pribadimu seperti, mengawasi setiap hal kecil yang kamu lakukan, termasuk login ke akun media sosial dan memeriksa pesan pribadi, membaca email atau pesan teks, memeriksa riwayat pencarian internet, muncul secara tak terduga saat kamu sedang hangout bersama sahabat-sahabatmu, dan sebagainya.


    Menurut Kathy Nickerson, psikolog klinis berlisensi, mencampuri hal-hal kecil pasangan bisa menjadi cara mereka (pasangan posesif) mengendalikan situasi atau bisa jadi mereka tidak percaya dimana kamu berada atau apa yang sedang kamu lakukan, dan mereka merasa tidak nyaman berpisah dalam waktu yang lama denganmu. 


    (Baca Juga: Kunci Utama Menghadapi Pasangan Yang Egois)


    Berbeda dengan pasangan posesif, pasangan yang protektif biasanya hanya sebatas memantau apa yang sedang kamu lakukan dengan mengirim pesan singkat menanyakan keberadaan dan keadaan kamu, serta tidak berkeinginan untuk mengurusi semua hal-hal kecil yang melewati batas. 


    Posesif = mengatur, protektif = menuntun


    Pasangan yang posesif biasanya memiliki kecenderungan untuk mengaturmu. Setiap hal yang ingin kamu lakukan harus mendapat persetujuan darinya. Semisal: ingin pergi keluar rumah bertemu dengan sahabat, keluarga atau bahkan berbelanja, kamu harus meminta persetujuannya terlebih dahulu.


    Bahkan, seringkali pasangan posesif juga akan mengatur berapa lama kamu boleh keluar rumah dan mencoba membuat kamu tetap berada di dalam rumah, dengan cara mengancam atau manipulatif. Dengan kata lain, ia akan mengatur apa saja yang boleh dan tidak boleh kamu lakukan, serta ia ingin kamu menuruti apa pun yang dikehendakinya. 


    (Baca Juga: Terkesan Sepele, 7 Hal Ini Bisa Bikin Kamu Putus)


    Sementara itu, pasangan yang protektif memiliki kecenderungan untuk menuntun dan memberikan arahan yang positif. Tidak hanya sekedar melarang, pasangan yang protektif biasanya akan menjelaskan terlebih dahulu alasan positif mengapa ia melarang atau memberikan anjuran itu kepadamu. Tujuan ia melakukan hal ini adalah jelas untuk kebaikanmu saat ini dan mungkin masa yang akan datang. 


    Posesif = melarangmu berteman dengan lawan jenis, protektif = tidak melarangmu berteman dengan lawan jenis


    Pasangan yang posesif biasanya akan melarang kamu untuk berhubungan atau berteman dengan lawan jenis, bahkan dengan sahabat-sahabat lawan jenis kamu lewat cara apapun. Ia akan melarang kamu untuk berbicara, baik secara langsung maupun chatting. Pasangan yang posesif juga akan terkesan menginterogasi dengan daftar pertanyaan yang panjang apabila kamu diketahui sedang bersama dengan sahabat lawan jenis, dan tidak jarang ia juga akan marah kepadamu.


    Lain halnya dengan pasangan yang protektif. Mereka hanya akan melarangmu berhubungan atau berteman dengan sahabat lawan jenis yang sekiranya tidak baik bagi kamu.