Keadaan Bikin Stres, Ini Cara Kamu Perbaiki Kesehatan Mental


  • Keadaan Bikin Stres, Ini Cara Kamu Perbaiki Kesehatan Mental
    New normal bukan berarti keadaan kembali normal maka wajar kalau kamu merasa stres. Ini yang bisa dilakukan untuk kesehatan mentalmu. (Foto: Dok. Pexels/Cottonbro)

    Memberanikan diri untuk keluar rumah setelah tiga bulan pasti sudah membuatmu sedikit khawatir, apalagi keadaan new normal saat ini yang bisa dibilang memberikan makna baru dari kata "normal". Banyak hal yang harus kita ingat dan adaptasi saat kembali bekerja di luar atau sekadar membeli kebutuhan harian di supermarket. 


    Tentunya, segala keresahan ini akan memengaruhi kesehatan mentalmu. Tenang, hal ini wajar banget kok terjadi. Tapi, kamu juga enggak bisa membiarkan rasa khawatir ini berlarut-larut. Maka, di tengah situasi yang bikin stres sekarang, begini cara kamu memperbaiki kesehatan mental.




    Gunakan waktu untuk istirahat

    Kalau kamu merasa mulai enggak fokus saat memandang ke layar komputer, tandanya kamu perlu istirahat. Percayalah, kesehatan mentalmu lebih penting dari jadwal rapat dan deadline yang menunggu. Jangan biarkan kurang tidur jadi kebiasaanmu. Terbiasa membiarkan kepala pusing tak akan membantu produktivitasmu, terlebih lagi kondisi mental. Bahkan, bisa saja kamu mengalami photophobia (sensitivitas berlebih pada cahaya).


    Kurangi waktu di media sosial

    Dengan semakin banyaknya berita negatif yang tersebar di media sosial, tanpa sadar hal itu justru memicu rasa marah dan depresi dari dalam diri. Meski tetap update akan informasi terkini memang penting, menghabiskan terlalu banyak waktu melihat berita dan gambar-gambar negatif hanya akan berdampak buruk bagi kesehatan mentalmu.


    (Baca Juga: 7 Penyakit Yang Muncul Akibat Sering Melihat Layar Gadget)


    Bicara dengan keluarga dan kerabat

    Ada kalanya kamu tiba-tiba merasa panik dan khawatir tanpa sebab. Selalu ingat bahwa kamu dikelilingi oleh orang-orang yang siap mendengarkan segala keluhanmu. Dalam situasi saat ini, bukan waktunya untuk menarik diri dan "bersembunyi", melainkan habiskan lebih banyak waktu dengan keluarga dan kerabat. Percayalah, tak semua orang bisa merasakan "kemewahan" ini.


    Konsultasi dengan ahli

    Kamu yang mengenal dirimu sendiri. Jika kamu sudah merasa ada yang salah dan tak sanggup melaluinya sendiri, ada baiknya untuk mencari pertolongan ke orang yang tepat seperti psikolog. Sebagai permulaan, kamu bisa berkonsultasi secara kasual tentang perasaanmu akhir-akhir ini.


    (Baca Juga: 9 Tip Mudah Buka Usaha Dari Rumah)


    Menyibukkan diri dengan hobi

    Kata "sibuk" tak harus selalu diasosiasikan dengan pekerjaan, lho. Menghabiskan terlalu banyak waktu dan tenaga pada pekerjaan yang kamu cintai juga lama-lama akan membuatmu membencinya. Kamu mulai merasa stres dan depresi. Inilah yang akan berujung pada work burnout. Sebelum hal ini terjadi, gunakan waktumu untuk menikmati hobi di luar pekerjaan. Membaca buku drama, menjahit, atau memasak di dapur.


    Pada akhirnya, new normal bukan berarti kamu harus segera kembali normal. Semua perlu waktu dan jika rasa stres melanda, tentu hal itu sangat wajar terjadi.





  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Ayla Dimitri Dan Andra Alodita Juni 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below