8 Cara Yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Apresiasi Diri Sendiri


  • 8 Cara Yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Apresiasi Diri Sendiri
    Belajar mengapresiasi diri tanpa melihat besar-kecil pencapaian saat ini. (Foto: Dok. Pexels)

    Hampir lima bulan berlalu dari awal tahun 2020, sekarang adalah saat yang tepat untuk menengok Kembali daftar resolusi yang telah kita buat. Bagaimana jika masih banyak resolusi yang belum dicapai? Tak perlu khawatir.




    Dilansir dari Entrepreneur.com, CEO konsultan bisnis internasional Biztuition, Julie Christopher, menyebut hanya sekitar 9,2 persen orang yang berhasil mencapai resolusi tahun baru dan mengubah gaya hidup buruknya di masa lalu. Menurut Julie, seseorang terlalu banyak menuliskan resolusi dan tujuan sehingga melahirkan terlalu banyak harapan dan tujuan yang tidak realistis.


    Sayangnya, kegagalan untuk mencapai hal yang tidak realistis ini lantas membuat seseorang terus merasa ‘kurang’. Menurut psikolog Henny E. Wirawan, saat ini masih banyak wanita yang belum mampu mengapresiasi dirinya sendiri, padahal besar-kecilnya pencapaian harus tetap diapresiasi karena akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan hidup dan kualitas hubungan dengan sekitar. Cara terbaik adalah dengan belajar dari sendiri sehingga apresiasi dari orang lain akan mengikuti. Here’s how… 


    1. Traktir diri dengan hadiah

    Seberapa sering kita membeli hadiah untuk pasangan atau teman, bahkan merencanakan kejutan untuk mereka? Lalu, kapan terakhir kita beli hadiah untuk diri sendiri sebagai tanda apresiasi? Kapan terakhir kali kita beli bunga untuk diri sendiri demi mewarnai hari? Kebanyakan dari kita menunggu hingga pasangan menunjukkan rasa cintanya, kenapa harus selalu menunggu mereka? Ingat, kita pantas menerimanya!


    2. Luangkan waktu untuk diri sendiri

    Kebanyakan wanita terlalu sibuk mengurusi kebutuhan pasangan dan keluarga hingga kerap lupa untuk beristirahat dan recharge. Bahkan kadang kita merasa ‘bersalah’ saat hendak beristirahat atau melakukan aktivitas yang disukai. Ambil waktu untuk beristirahat agar kita bisa tampil maksimal untuk orang lain. 


    3. Merawat diri

    Merawat tubuh dengan kosmetik berkualitas, losion, pijat, konsumsi makanan sehat, olahraga, tidur dan istirahat cukup, akan membantu menciptakan hubungan yang lebih baik dan sehat dengan tubuh.


    4. Lupakan pikiran negatif 

    Kita harus bisa melupakan segala pikiran negatif dan rasa pesimis. Saat kita menggunakan kata-kata seperti, “Saya bodoh/ ceroboh/naif...” “Saya selalu mengacaukan segalanya!” “Saya tidak maksimal...” “Saya terlihat gemuk/ jelek/kurus...” kita hanya akan merasa lebih buruk, kecewa, frustrasi, bahkan membenci diri sendiri. Tuliskan segala pikiran negatif yang sering terekam dan buat komitmen untuk tidak memikirkannya lagi atau bahkan mengucapkannya! 


    5. Buat gratitude journal 

    Gratitude journal punya banyak manfaat. Salah satunya adalah membantu kita mengingat lagi halhal yang selama ini diremehkan. Punya jadwal khusus untuk menulis dalam gratitude journal juga akan mengingatkan kita untuk terus mengapresiasi diri. 


    6. Bepergian 

    Mungkin selama ini kita disibukkan dengan berbagai pekerjaan hingga sulit untuk bepergian dalam waktu panjang. Akali dengan pergi ke kota terdekat untuk weekend getaway atau sekadar menjadi turis lokal dan mengunjungi berbagai wisata kuliner atau museum di area terdekat. 


    7. Jadi diri sendiri 

    Cara terbaik untuk belajar apresiasi adalah dengan menjadi diri sendiri. Kita menerima diri apa adanya. Punya kekurangan bukan lagi jadi prioritas. Kita bisa tahu kelebihan apa yang layak ditonjolkan dan paham kapan harus mundur. Tak ada kepentingan untuk menghindar atau bersembunyi dari orang lain atau bahkan berpura-pura jadi seseorang yang berbeda. Secara perlahan, kita bisa mudah bersyukur akan segala hal yang sudah diberikan.


    8. Memaafkan diri 

    Berusaha memaafkan diri atas segala kesalahan, kegagalan, keputusan buruk, negative self-talk, kekurangan, kebiasaan buruk, tujuan yang tak berhasil dicapai, atau bahkan kesalahan memercayai orang yang menyakiti kita. Semua itu telah menjadi masa lalu dan kita tak harus terus membawanya sebagai beban. Kita telah belajar dari itu sehingga sadar bahwa kita bisa melakukan lebih baik lagi! Terima segala kesalahan dengan cinta dan rasa syukur. 


    DISCLAIMER : Artikel ini sudah terbit di majalah Her World Indonesia edisi Desember 2019 dengan judul "Yes, You Did It!".



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below