Mengulik 8 Fakta Seputar Perata Gigi 'Clear Aligner'


  • Mengulik 8 Fakta Seputar Perata Gigi 'Clear Aligner'
    Clear aligner atau perata gigi tanpa kawat kini menanjak popularitasnya. Apa itu sebenarnya dan bagaimana pemakaiannya? (Foto: Dok/Rata)


    Jika resolusi 2020 kamu adalah tampil lebih baik dengan gigi lebih rapih, kini ada banyak cara yang tersedia. Selain behel, turut populer perata gigi tanpa kawat berbahan transparan atau clear aligner. 

    Dalam dua tahun terakhir, sejumlah label dan klinik mengenalkan beberapa jenis clear aligner. RATA adalah salah satu diantaranya yang dalam waktu singkat menanjak popularitasnya dan sudah terdapat di beberapa daerah di Indonesia. Dari awalnya startup online, Rata membuka offline storenya di Jakarta beberapa waktu lalu, dan menyusul di Surabaya pada akhir Januari 2020. 



    Namun, apa sebenarnya itu clear aligner dan bagaimana cara memakainya? Apakah benar memberi hasil lebih cepat prosesnya dibanding behel? 

    (Baca juga: RATA Hadirkan 'Clear Aligner' Perata Gigi Tanpa Kawat) 


    1. Apa itu clear aligner? 

    Adalah behel modern berbahan plastik dan transparan yang berfungsi meratakan gigi. 


    2. Bedanya dengan behel? 

    Clear aligner mengusung beberapa kelebihan, diantaranya lebih cepat prosesnya menuju hasil. Biasanya bisa satu-dua bulan. Di samping itu, bahannya lebih nyaman, sehingga makanan tidak ada yang tersangkut ketika makan. Serta warna transparannya tidak mengganggu penampilan. 


    3. Bagaimana proses pemakaiannya?

    Drg. Deviana Maria dalam salah satu event pengenalan Rata di Central Park beberapa waktu lalu mengungkapkan sebelum pemakaian clear aligner, pasien terlebih dahulu dianalisa dan diambil foto posisi gigi dan rongga mulutnya. Dengan menggunakan software yang dilengkapi fitur artificial intelligence (AI), analisa ini turut menampilkan durasi atau lama pemakaian secara tepat.

    Setelah beberapa waktu, kamu akan menerima beberapa set aligner, di mana setiap set dipakai 22 jam/hari selama 7 hari. Setelah 7 hari, kamu dapat mengganti ke set berikutnya yang akan menggerakkan gigi secara perlahan namun pasti. Setiap mengganti nomor aligner, kamu akan merasakan adanya pergerakan pada posisi gigi.

    Setiap set aligner diprogram dengan pergerakan 0.25mm per aligner sehingga mendorong gigi ke posisi ideal yang sudah diprediksi oleh software. Setiap set aligner akan menggerakkan gigi secara bertahap. 


    (Clear aligner, perata gigi tanpa kawat. Foto: Dok/Rata) 


    4. Dipakai berapa lama? 

    Durasi dan jumlah set aligner untuk setiap pasien berbeda-beda sesuai dengan kasus dan keadaan gigi setiap pasien. 


    5. Apa itu Scaling & Slicing?  

    Setiap pasien membutuhkan treatment yang berbeda karena kondisi gigi setiap pasien yang tidak sama. Setelah berkonsultasi, dokter akan merekomendasikan tindakan apa yang harus kamu ambil, contoh scaling (pembersihan karang gigi), atau slicing (tindakan pengasahan untuk memberi sedikit ruang diantara gigi sehingga gigi memiliki ruang untuk pergerakan). Slicing cukup dilakukan maksimal 0.5mm di sisi gigi, dan tidak ngilu/merusak. Sehingga tidak akan membuat gigi ngilu ataupun berefek bahaya. 


    6. Apakah clear aligner aman untuk mulut? 

    Bahan yang digunakan clear aligner aman digunakan untuk mulut. Dianjurkan untuk rajin membersihkan dan melepasnya saat makan dan minum (kecuali air putih). 


    7. Apa ada bedanya Clear Aligner Vs Retainer?  

    Clear Aligner: Untuk menggerakkan gigi ke posisi ideal, dipakai sepanjang hari kecuali saat makan dan minum, akan menimbulkan 'tekanan' karena fungsinya untuk menggerakkan gigi, dan terdiri dari beberapa set yang harus diganti setiap minggu.  

    Retainer: Untuk menjaga posisi gigi setelah perawatan ortodonti agar gigi tetap rata, dipakai saat malam hari saja selama 6-12 bulan, sifatnya pasif sehingga tidak menimbulkan tekanan sama sekali, dan hanya terdiri dari 1 set saja.  


    8. Harganya berapa? 

    Untuk setiap merek berbeda-beda. Rata menawarkan harga Rp9,9 juta untuk kebutuhan lengkap dari proses awal cetak gigi hingga akhir. 



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below