Review Film: 'Cats'


  • Review Film: 'Cats'
    Di samping banyaknya kritikan dan kontroversi yang menyertainya, film 'Cats' sebenarnya bukanlah film yang buruk. (Foto: Dok/UniversalPictures via imdb.com)


    Di samping banyaknya kritikan dan kontroversi yang menyertainya, film 'Cats' sebenarnya bukanlah film yang buruk. Musikal karya Tom Hooper (Les Miserable, The King's Speech) ini menyuguhkan nyanyian, tarian, dan juga lirik puisi yang menarik untuk disimak.  

    Kritikan bisa jadi muncul karena berbagai 'kejanggalan', dari mulai proses transformasi kucing berkepala manusia yang tampak aneh dan mengerikan, termasuk jajaran tikus dan juga kecoaknya, hingga musikal yang hadir tanpa alur konflik yang matang sehingga membosankan. 



    Namun, di luar itu, 'Cats' menghadirkan penari balet handal seperti Francesca Hayward, para penyanyi bersuara emas seperti Jennifer Hudson, Taylor Swift dan Jason Derulo, hingga aktor berkaliber penghargaan seperti Ian McKellen dan Judi Dench. Lalu, apa sebenarnya yang disodorkan Cats

    (Baca juga: Review Film: Aladdin) 


    (Adegan film Cats. Foto: Dok/Universal Pictures via imdb.com) 


    Film musikal 'Cats' dibuka dengan cerita kucing bernama Victoria (Hayward) yang ditinggalkan pemiliknya di sebuah lorong. Ia kemudian disambut oleh para kucing jalanan yang menamai diri mereka kucing-kucing Jellicle, yang pada satu malam akan mengikuti kompetisi Jellicle Ball yang dinilai tetua Old Deuteronomy (Judi Dench). Kucing terpilih akan mendapat kesempatan untuk menuju Heaviside Layer (Heaven?) dan terlahir kembali dengan kehidupan lebih baik. 

    Dari sini, dimulailah perkenalan Victoria dengan setiap kucing yang menampilkan penampilan terbaiknya. Ada Jennyaydots kucing gemuk yang humoris (Rebel Wilson), Bustopher Jones yang enerjik (James Corden), Rum Tum Tugger yang bermantel bulu (Jason Derulo), Gus The Theatre Cat (Ian McKellen) yang teatrikal, Skimbleshanks the Railway Cat (Robbie Fairchild), dan Bombalurina yang glamor (Taylor Swift). 

    Namun, sosok jahat Macavity (Idris Elba) dengan sihirnya menjadi penghalang kompetisi. Ia ingin ialah yang jadi pemenang. Bagaimana hasil akhirnya? 

    Musikal para kucing Jellicle


    (Adegan film Cats. Foto: Dok/Universal Pictures via imdb.com) 


    Untuk menikmati film ini, seseorang bisa jadi mesti mengabaikan alur cerita dalam musikal 'Cats', karena dengan begitu bisa lebih fokus pada hal lainnya. Diantaranya, pada elemen kreatif yang dibuat dengan sungguh-sungguh di baliknya. 

    Seperti musikal Andrew Llyod Webber yang sudah tak diragukan lagi kualitasnya, koreografi tari yang dibesut Andy Blankenbuehler dengan asik, dan dibawakan oleh para penari seperti Francesca Hayward yang sudah malang melintang di dunia balet. 

    Lalu, ada untaian lirik puisi T.S Eliot yang jadi nyawa dari pentas 'Cats' dan dibawakan dengan baik oleh para penyanyi, seperti Jason Derulo yang membawakan 'The Rum Tum Tugger', Taylor Swift dengan 'Macavity', serta yang paling mengesankan Jennifer Hudson kala menyanyikan lagu ikonis 'Memory'. 

    Total ada sekitar 16 lagu di sepanjang film. Karena semuanya adalah lirik puisi, bukan dialog, maka 'Cats' bukan film yang mudah dicerna dalam penyampaian alur cerita. Oleh karenanya bagi yang tak biasa bisa jadi membosankan. Namun, lagi-lagi abaikan alur cerita jika ingin menikmati film ini. 

    'Cats' pada akhirnya ingin menampilkan pentas para kucing lewat nyanyian dan tarian dengan koreografi dan komposisi yang asik. Duduk dan nikmati saja. 

    Film 'Cats' tayang di Indonesia mulai tanggal 27 Desember 2019 










 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below