Review Film: 'Rumah Merah Putih'


  • Review Film: 'Rumah Merah Putih'
    Alenia Pictures kembali lagi dengan film yang mengusung semangat nasionalisme berjudul 'Rumah Merah Putih'. Menggelitik dan menggugah hati. (Foto: Dok/AleniaPictures)


    Sesuai judulnya, film 'Rumah Merah Putih' mengusung semangat nasionalisme yang kental. Mengingat ini adalah garapan duo Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen dari Alenia Pictures, gambaran film yang membakar semangat nasionalis pun sudah bisa dibayangkan di ingatan. Namun, seperti apa suguhan keduanya kali ini?

    Berlatar Nusa Tenggara Timur, film ini mengajak publik untuk melihat lebih dekat akan keseharian masyarakat di sana melalui sederet aksi anak-anaknya yang menggugah emosi menjelang peringatan HUT RI di 17 Agustus. Pada salah satu adegan akan mengingatkan pada aksi Joni Kalla, anak NTT yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu, karena memanjat tiang bendera demi mengibarkan merah putih dengan sempurna saat upacara 17 Agustus.



    Berdurasi 96 menit, film 'Rumah Merah Putih' tak hanya menyoal Indonesia dan nasionalisme, tapi juga dikemas dengan menghadirkan rasa haru, senang, emosional, dan bikin gregetan. 

    (Baca Juga: 7 Fakta Menarik Seputar Film 'Rumah Merah Putih')


    (Film Rumah Merah Putih. Foto: Dok/AleniaPictures) 


    Film 'Rumah Merah Putih' dibuka dengan pesona alam Atambua, Nusa Tenggara Timur yang penuh dengan bukit-bukit hijau. Menjelang peringatan 17 Agustus, masyarakat memiliki tradisi mengecat dan menghias rumah dengan tema merah putih.

    Tak terkecuali, Farel (dimainkan Petrick Rumlaklak), yang bersama temannya Oscar (Amori de Purivicacao) turut berupaya mendapatkan cat merah putih. Namun, suatu kali mereka kehilangan cat merah putih yang sedianya buat rumah mereka. 

    Keduanya lalu mencari cara untuk mendapatkan kembali cat merah putih, bahkan termasuk mengikuti perlombaan panjat pinang. Karena, di salah satu hadiah yang terdapat di atasnya, terdapat cat yang mereka butuhkan. Namun, untuk mencapai puncak bukan perkara mudah. Sebuah insiden terjadi kala Oscar terjatuh dari pinang. 

    Persoalan mendapatkan cat merah putih buat peringatan 17 Agustus yang tampak sederhana, kemudian menjadi perjalanan yang penuh makna. 

    (Baca Juga: Review Film: 'John Wick 3: Parabellum')


    (Film Rumah Merah Putih. Foto: Dok/AleniaPictures) 


    Selain dimainkan oleh anak-anak NTT, film 'Rumah Merah Putih' turut dibintangi sejumlah aktor ternama Indonesia, di antaranya Pevita Pearce sebagai Tante Maria Lopez. Lalu, ada Abdurrahman Arif, Yama Carlos dan Shafira Umm.

    Ari Sihasale sebagai sutradara mencoba menghadirkan Atambua seperti apa adanya, termasuk menggali potensi anak-anak dalam menampilkan situasi yang mereka hadapi. Ini juga yang menjadi satu dari beberapa kelebihan Rumah Merah Putih. Publik disuguhi sesuatu yang mungkin berjarak dan belum pernah bersentuhan langsung sebelumnya. Rumah Merah Putih juga makin menyadarkan betapa luas dan kayanya Indonesia, dan meski berbeda, tetap bersaudara. 

    Usai menyaksikan film ini, diyakini ada rasa membuncah akan kebanggan menjadi Indonesia, dan bayangan akan bagaimana peringatan 17 Agustus bisa jadi tak lagi sama. 

    Film 'Rumah Merah Putih' tayang di bioskop mulai 20 Juni 2019.





 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below