Mengenal Sophie Turner, dari Game of Thrones ke X-Men


  • Mengenal Sophie Turner, dari Game of Thrones ke X-Men
    Sophie Turner sukses memerankan Sansa Stark di Game of Thrones. Kini ia menjadi lead di X-Men: Dark Phoenix. (Foto:Dok/Entertainment Weekly)


    Di usianya yang masih muda 23 tahun, aktris Sophie Turner menapaki sukses kariernya di Hollywood. Peran Sansa Stark di seri tv Game of Thrones (2011-2019) menjadi pijakannya, untuk kemudian bermain di sejumlah film dan kini menjadi lead actress di X-Men: Dark Phoenix yang sedang tayang di bioskop. 

    Saat audisi untuk peran Sansa di GoT, Sophie berusia 13 tahun. Kabarnya, untuk bermain di seri tv populer dan meraih berbagai penghargaan itu ia sempat sembunyi-sembunyi dari ibunya supaya tidak ketahuan karena ia tak diperbolehkan bergelut di dunia akting. 



    Sophie juga mesti berjuang menghadapi depresi dan tekanan yang datang dari popularitas yang meroket serta orang-orang yang tak menyukainya. Sebelum menyaksikan aksinya sebagai Jean Grey di X-Men: Dark Phoenix, telusuri beberapa fakta seputar Sophie Turner yang dirangkum dari berbagai sumber berikut ini: 

    (Baca Juga: 7 Serial TV Pilihan Kala 'Game of Thrones' Usai)


    1. Berasal dari Inggris 



    Sophie Belinda Turner (kini Sophie Belinda Jonas usai menikah dengan Joe Jonas) lahir di Northampton, Inggris, pada 21 Februari 1996. Kembarannya meninggal dunia saat lahir. Sophie punya dua kakak laki-laki. Saat syuting Game of Thrones, ia melanjutkan pendidikan dengan tutoring sampai usia 16 tahun. 


    2. Peran Sansa Stark



    Peran Sansa Stark di Game of Thrones (2011-2019) yang tangguh dan elegan menjadi awal menanjaknya popularitas Sophie Turner. Ia mendapatkanya usai audisi pada Agustus 2009 (di usia 13 tahun). Namun, bukannya mudah, ia mesti merahasiakan audisinya untuk GoT dari orang tuanya. Sempat tidak didukung sang ibu, Sally Turner, akhirnya mereka kembali akur dan saling mendukung satu sama lain. 


    3.  Main di sejumlah film 


    Sukses Game of Thrones memberi Sophie kesempatan untuk bermain di sejumlah film, di antaranya film televisi di The Thirteenth Tale (2013), dan kemudian layar lebar lewat Another Me (2013), komedi aksi Barely Lethal (2015), dan seri X-Men (2016–2019).


    4. Sisterhood dengan Maisie Williams



    Berperan sebagai kakak beradik keluarga Stark, telah membangun chemistry Sophie Turner dan Maisie Williams. Karakter Sansa dan Arya menjadikannya keduanya lebih dekat. Sophie dan Maisie berusia 13 dan 12 tahun saat pertama kali diaudisi dan shoot Game of Thrones. Pada salah satu wawancara, Maisie mengatakan kalau dirinya mengagumi Sophie. Maisie juga menjadi salah satu dari maid of honours kala Sophie menikah dengan Joe Jonas. 

    (Baca Juga: Fakta Unik di Balik Pembuatan Seri 'Game of Thrones')


    5. Hadapi depresi




    Popularitas tak hanya menuai pujian, tapi juga hujatan. Ini sempat membuat Sophie depresi. Hal ini diungkapkannya saat tampil dalam talkshow Dr.Phil. Ia sempat mengurung diri di dalam kamar, dan tidak ingin menemui siapapun. 


    6. Meraih Penghargaan



    Game of Thrones sukses meraih beberapa penghargaan, dan Sophie pun juga mendapatkan sorotan. Di antaranya, ia meraih penghargaan bergengsi Empire Hero Award dan penghargaan aktor terbaik pada Huading dan Glamour Awards, serta nominasi Screen Actors Guild Awards. 


    7. Hubungan dengan Joe Jonas 



    Sophie menjalin hubungan dengan Joe Jonas pada November 2016, dan mengumumkan pertunangan mereka pada Oktober 2017. Mereka menikah di A Little White Wedding Chapel di Las Vegas, Nevada, pada 1 Mei 2019, tak lama usai perhelatan Billboard Music Awards. 


    8. Aksi peduli 

    Di antara aktivitasnya di dunia film, Sophie Turner juga memberi perhatian lebih pada sejumlah aksi peduli, di antaranya terhadap pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Beberapa kali ia turut terlibat dalam kampanye, di antaranya Global Girls Alliance. 




 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below