10 Fakta Menarik Seputar Film 'Gundala'


  • 10 Fakta Menarik Seputar Film 'Gundala'
    Menjadi film pertama yang mengangkat tema superhero, Joko Anwar akan mengedepankan nilai patriot pada filmnya ini. (Foto: Dok/HerworldIndonesia)


    Setelah sempat merilis teaser pada April lalu, rumah produksi Screenplay Films kembali mengungkap beberapa fakta menarik seputar film 'Gundala' yang menarik untuk disimak. Salah satunya adalah poster film yang menampilkan sosok Gundala yang kini berkostum lengkap dengan latar yang suram. 

    Diadaptasi dari komik populer era 80-an, film superhero pertama buatan sutradara Indonesia, Joko Anwar ini dibintangi Abimana Aryasatya sebagai Gundala. Selain ia, pemeran lainnya yakni Tara Basro, Bront Palarae dan Ario Bayu. Selain nama para pameran, poster film ini juga memuat tagline tegas berbunyi 'Negeri Ini Butuh Patriot'. 



    Di sela-sela kesempatan peluncuran poster, di Jakarta baru-baru ini, rumah produksi, sutradara dan para pemeran berbagi cerita menarik seputar film Gundala. Apa saja? 

    (Baca Juga: Cecep, Yayan, dan Bahasa Indonesia di Film John Wick 3)


    1. Poster Film



    (Poster Gundala.Foto:Dok/Poplicist Publicist)


    Dengan tagline 'Negeri Ini Butuh Patriot', Joko Anwar menilai bahwa, patriot adalah manusia yang mengedepankan kehidupan bangsa dibandingkan dirinya sendiri. 

    "Kita ingin posternya memiliki feel dari filmnya, dan ini yang paling mewakili karena kita lihat ini hujan dan moodnya juga sedih, terus tiba-tiba ada satu orang, sosok yang compang camping dan luka-luka dan dia akan jadi patriot kita semua," jelasnya. 


    2. Para pemeran 


    Film ini dibintangi Abimana Aryasatya, Rio Dewanto, Tara Basro, Bront Palarae, Ario Bayu, Muzzaki dan Marissa Anita. Total disebutkan bakal melibatkan 1800 orang di dalamnya. Meskipun begitu, Joko masih merahasiakan beberapa aktor lainnya pada film ini.


    (Para pemeran Gundala. Foto: Dok/HerworldIndonesia) 


    (Baca Juga: Review Film: 'John Wick 3: Parabellum')

    3. Penulisan Skenario 


    Untuk proses penulisan naskah film ini, Joko mengaku membutuhkan waktu cukup panjang hingga empat bulan. Ia ingin film ini tak meniru superhero luar negeri, namun punya karakter yang relevan dengan masyarakat Indonesia.

    "Di film Gundala, ada dialog yang bunyinya seperti ini, 'Harapan itu bagi rakyat adalah candu, dan candu itu berbahaya'. Ini adalah kata-kata orang yang jahat di film Gundala, jadi hope itu adalah sesuatu yang powerful banget bagi sebuah bangsa," tambahnya memberi bocoran.

    Ia menambahkan, “Karakter yang dimiliki Gundala tetap dengan menggunakan catatan yang dibuat oleh Pak Hasmi, tapi sensibilitas Gundala harus cocok dengan keadaan masyarakat jaman sekarang. Lebih grounded dan based on reality.”


    4. Gundala adalah Abimana



    (Abimana Aryasatya menjadi aktor utama dalam film Gundala.Foto:Dok/Hafizah Rana Dalilah/Herworld Indonesia)


    Menjadi pemeran utama dalam film superhero pertama ini, Abimana mengungkapkan kesan dan harapan yang akan dia bawa saat memerankan film ini nantinya. 

    "yang kita butuhkan sekarang sebetulnya-kan harapan. Harapan bahwa hidup kita menjadi lebih baik, Indonesia menjadi lebih baik sesuatu yang sudah lewat biarlah berlalu sekarang yang kita lihat adalah masa depan itu sebetulnya hope dan kesan yang akan disampaikan."


    5. Proses Shooting 


    Film Gundala telah menjalani proses syuting selama 53 hari di sejumlah daerah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Cilegon, dan Purwakarta.


    6. Dari Komik Hasmi 


    Gundala pertama kali muncul dalam komik Gundala Putra Petir (Penerbit: Kentjana Agung, tahun rilis 1969). Tahun ini merupakan ulang tahun ke-50 karakter ciptaan (Almarhum) Hasmi tersebut.

    Gundala lahir di saat maraknya komik silat di pasaran, Hasmi bersama beberapa rekannya malah tampil dengan gaya berbeda, mengadaptasi komik asing namun diserap dengan kearifan lokal. Dari sekian banyak tersebut, Gundala berhasil menjadi salah satu yang paling menonjol karena kekuatannya dan aksinya yang seru. Gundala pun menjelma menjadi jagoan milik semua orang pada eranya. Kepopulerannya melampaui usia maupun pergaulan. Maka tak heran setelah berdekade sosoknya tetap melekat sebagai jagoan keren yang patut diteladani.

    Disampaikan juga film ‘Gundala’ merupakan karakter pertama yang difilmkan dari Bumilangit Studios. Rumah produksi ini memiliki hak cipta untuk lebih dari 1,100 karakter legenda komik Indonesia. Bukan cuma Gundala, masih banyak lagi karakter lainnya yang nanti juga muncul dalam 'Jagat Sinema Bumilangit'. Beberapa bahkan akan muncul dalam film ‘Gundala’.


    7. Kostum Khusus 


    Sementara untuk kostum dibuat di Amerika Serikat bersama perusahaan yang memproduksi kostum untuk film maupun serial Hollywood seperti Watchmen dan Daredevil (Netflix). Abimana Aryasatya sendiri diterbangkan ke Amerika Serikat untuk proses fitting. “Ini pengalaman baru bagi saya. Di sana semuanya dikerjakan profesional dengan standar internasional,” kenangnya mengenai proses yang dijalani untuk memberikan yang terbaik ke penonton.


    8. Koreografi aksi 

    Salah satu bocoran pemeran yang akan muncul adalah Cecep Arif Rahman, aktor Indonesia yang baru saja main di film John Wick 3. Kang Cecep, begitu biasa dipanggil, merupakan koreografer dan salah seorang pemeran penjahat di film ‘Gundala’. Sebagai koreografer, ia banyak mengkreasi adegan action dalam film sesuai arahan Joko Anwar.


    9. Teaser Film 

    Berdurasi satu menit, teaser film Gundala memberi gambaran akan mood dan cerita dari film Gundala. Rio Dewanto dan Abimana Aryasatya menjadi tokoh kunci dari film. Di akhir teaser juga tampak aksi Gundala yang mengeluarkan kekuatan petirnya untuk merubuhkan lawan. 




    10. Tayang 29 Agustus 2019 


    Film 'Gundala' dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 29 Agustus 2019.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below