Puasa dan Manfaatnya Mencegah Kanker


  • Puasa dan Manfaatnya Mencegah Kanker
    Puasa selama sebulan penuh diyakini dapat membantu menjaga kesehatan, dan juga mencegah penyakit di antaranya kanker. (Foto: Dok/Pexels.com)


    Selain berkaitan dengan ibadah, berpuasa memberi manfaat berlebih buat kesehatan. Di antaranya termasuk dalam mencegah kanker jika menjalankan puasa dengan baik dan benar.

    Hal itu disampaikan dokter Wulyo Rajabto, dokter onkologi Rumah Sakit Mayapada Jakarta Selatan, saat bincang sehat bersama Mayapada Healthcare di Jakarta beberapa waktu lalu. 



    Menurutnya, dengan berpuasa, setiap orang akan makan teratur, dan sel-sel saluran pencernaan mendapatkan momen istirahatnya setelah hampir satu tahun penuh terus bekerja. 

    (Baca juga:  7 Manfaat Berpuasa untuk Kesehatan) 

    Dalam paparannya, dokter Wulyo mengatakan ada banyak manfaat yang diperoleh bagi yang melaksanakan puasa, di antaranya membantu menurunkan berat badan, tekanan darah, dan kadar gula darah serta risiko stroke. 


    (Dokter Wulyo Rajabto di bincang sehat Mayapada Healthcare di Jakarta. Foto: Dok/HerworldIndonesia) 


    "Dengan berpuasa, seseorang makan lebih teratur, yakni dua kali sehari. Dan asupan kalori pun juga jadi lebih berkurang dibanding sehari-hari," ujarnya.

    Di samping itu, kata dia, dengan berpuasa, sel-sel saluran pencernaan akan meregenerasi sel-sel yang sudah rusak, untuk diganti oleh sel yang lebih sehat. Ini manfaat terusan dari berpuasa. Hal ini menjadi menarik karena berpuasa pun kemudian dapat mencegah seseorang terkena penyakit kanker. Kenapa?

    Mengutip sejumlah laporan kesehatan, Wulyo mengungkap adanya tren kenaikan pengidap kanker setiap tahunnya. Untuk perempuan, kanker yang lebih banyak diderita itu di antaranya paru-paru, serviks, payudara dan usus.

    "Ada beberapa faktor seseorang berisiko kena kanker, di antaranya faktor usia di atas 50 tahun, serta faktor makanan dan gaya hidup tak sehat," ujarnya. 

    Dengan berpuasa, kata dia, seseorang tak makan dan minum selama 12-14 jam sehingga sel-sel bisa mencegah penyakit kanker. Dengan tidak makan berlebihan maka oksidasi dalam tubuh bisa ditangani.

    Lalu, bagaimana caranya menurunkan risiko terhindar dari kanker? Dokter Wulyo menyarankan untuk melakukan pengecekan atau screening ke dokter atau rumah sakit. Pengecekan ini penting sebelum berkembang menjadi kanker. Di samping itu, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan kaya serat seperti sayur dan buah, menghindari konsumsi daging merah berlebihan, rajin berolahraga, mengurangi rokok dan hindari minum alkohol berlebihan.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below