Melihat Sisi Lain Jakarta Lewat 'Ibu Ibukota Awards'


  • Melihat Sisi Lain Jakarta Lewat 'Ibu Ibukota Awards'
    Pemberian penghargaan bagi para perempuan pekerja keras. (Foto: Dok. Ibu Ibukota Awards)


    Menyambut Hari Ibu Nasional, Jumat 20 Desember lalu digelar acara puncak Ibu Ibukota Awards untuk pertama kalinya di The Hall, Senayan City, Jakarta. Pemilihan ini bertujuan mengapresiasi perjuangan para perempuan penggerak di pelosok ibu kota.

    “Cerita mereka dapat membuat kita memandang Jakarta dengan sisi lain, yang harmonis & humanis,” demikian penjelasan Fery Farhati, istri Gubernur DKI Jakarta, sebagai penggagas acara ini.





    (Fery Farhati serahkan piagam penghargaan. Foto: Dok. Ibu Ibukota Awards)

    Panitia pemilihan Ibu Ibukota Awards bekerjasama dengan PKK, Dekranasda DKI, Yayasan Kanker Indonesia DKI Jakarta dan Dharma Wanita Persatuan Jakarta menjaring nama para perempuan di pelosok Jakarta yang sehari-harinya berjuang tanpa pamrih, untuk memajukan dan memanusiakan lingkungannya.



    Dari 150 nama yang terkumpul, dipilih 21 nama yang menjadi nomine dalam lima bidang atau kategori, yaitu Pemberdayaan & Kesejahteraan Keluarga, Pelestarian Lingkungan, Kesehatan, Pendidikan Orangtua dan Anak Usia Dini serta bidang Pengembangan Kerajinan. Dari ke-21 nomine tersebut, dipilihlah 1 nama untuk pemenang masing-masing kategori oleh jajaran juri.



    (Apresiasi bagi para perempuan hebat. Foto: Dok. Ibu Ibukota Awards)

    Adapun para pemenang Ibu Ibukota Awards ini adalah sebagai berikut:
    1. Gerak Pemberdayaan & Kesejahteraan Keluarga: Ibu Hartuti
    2. Gerak Pelestarian Lingkungan: Ibu Sere Rohana Napitupulu
    3. Gerak Kesehatan: Ibu Margareta Sofyana
    4. Pendidikan Orang Tua dan Anak Usia Dini: Ibu Hadiana
    5. Pengembangan Kerajinan: Ibu Tati Leliana Purba

    Dalam acara pemberian awards ini, hadir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang sempat memberikan kata sambutan untuk membuka acara. Beliau menyatakan salut untuk para perempuan ini, yang tidak lelah bekerja tanpa pamrih dalam keadaan serba terbatas.



    (Anies Baswedan turut hadir. Foto: Dok. Ibu Ibukota Awards)

    “Mereka adalah teladan untuk semua ibu di Jakarta. Punya karya nyata dengan durasi luar biasa yaitu 1-1.5 dekade, dengan komitmen dan stamina luar biasa juga. Harapannya agar lebih banyak generasi baru untuk mengambil inspirasi dari mereka.”

    Kisah satu per satu dari mereka dirangkum dalam tayangan video, sehingga seluruh peserta yang hadir dapat menyaksikan  secara jelas, apa saja yang dilakukan oleh mereka sehari-harinya. Juga disertai wawancara dengan penduduk sekitar yang merasakan langsung aksi nyata yang jelas membuat perbaikan.



    (Wajah para perempuan penggerak. Foto: Dok. Ibu Ibukota Awards)

    Potret ini tak saja menyentuh hati, tetapi juga akan menginspirasi kita, serta generasi selanjutnya, untuk ikut bergerak berbuat baik tanpa menunggu aba-aba ataupun imbalan. Dari kampanye ini, diluncurkan juga hashtag #AksiHidupBaik. Ikuti juga kisahnya di akun YouTube dan Instagram @ibu.ibukota.

    (Teks: Shantica Warman)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below