5 Bahan 'Skin Care' yang Sebaiknya Tak Dicampur


  • 5 Bahan 'Skin Care' yang Sebaiknya Tak Dicampur
    Demi kulit sehat, perhatikan bahan produk perawatan kulit yang digunakan. (Foto: Moose Photos/Pexels)


    Produk perawatan kulit mengandung berbagai jenis bahan, mulai dari ekstrak tumbuhan hingga bahan aktif seperti beragam jenis vitamin. Namun, beberapa kandungan aktif dalam produk perawatan kulit dapat berubah menjadi pemicu iritasi ketika dikombinasikan dengan bahan lain.



    (Baca juga artikel: 8 Rekomendasi Masker untuk Memutihkan Wajah)

    Agar kulit wajah tetap sehat, bersih, dan terhindar dari breakout, ikuti panduan berikut dan selalu perhatikan komposisi produk yang digunakan.

    Setelah berkonsultasi dengan dr. Natasha Alexandra dari ID Beauty Clinic Indonesia, berikut adalah lima jenis bahan yang sebaiknya tidak dicampur.

    1. Benzoyl Peroxide dan Retinol

    Dua kandungan ini sama-sama merupakan solusi untuk jerawat. Namun ketika dipakai bersamaan atau berlapis, reaksi keduanya dapat menyebabkan kulit memerah. Sebaiknya digunakan terpisah, misalnya pada pagi dan malam hari.

    2. Vitamin C dan Alpha Hydroxy Acids (AHA)

    Saat digabungkan, dua kandungan kaya antioksidan ini akan merusak pH alami kulit karena memberikan kandungan asam berlebih.

    3. Vitamin B3/Niacinamide dan Alpha Hydroxy Acids (AHA)

    Macinamide yang ampuh memperbaiki dan melembutkan tekstur kulit bekerja maksimal pada pH normal. Sementara AHA menurunkan level pH kulit. Saat dicampur, dua kandungan ini menghasilkan asam nicotinic yang menyebabkan dehidrasi dan iritasi kulit. 



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below