Uniknya ‘Dior Colorquake’ dan Cerita di Baliknya


  • Uniknya ‘Dior Colorquake’ dan Cerita di Baliknya
    Dior merilis kacamata ‘Colorquake’ penuh warna yang terpengaruh akan semangat muda saa ini. (Foto: Dok. PT Modis Adibusana)


    Tren mode mengalami perubahan signifikan. Baru-baru ini makin banyak tren yang identik dengan suatu musim muncul di koleksi musim lainnya, seperti busana bermotif floral maupun yang memiliki warna cerah yang hadir koleksi musim gugur atau dingin. Tidak hanya di dunia fast fashion saja, tetapi juga rumah mode mewah.

    Salah satu produk yang mencuri perhatian ditampilkan di panggung peragaan busana Dior autumn winter 2018-2019 pada bulan Februari lalu adalah kacamata dengan lensa warna cerah yang dikenakan oleh para model.



    Terinspirasi dari desain emblematis ala tahun 1970-an, rumah mode yang berada dibawah pimpinan direktur kreatif Maria Grazia Chiuri ini menghadirkan koleksi sunglasses seru 'Diorcolorquake' untuk musim ini

    Nama 'Diorcolorquake' sendiri mengacu kepada istilah yang diciptakan oleh mantan pemimpin redaksi majalah Vogue, almarhum Diane Vreeland, yakni 'The Youthquakers'. Istilah ini memiliki arti energi baru yang dipancarkan oleh generasi muda.

    Tak sekadar kacamata hitam biasa, koleksi sunglasses yang hadir dalam model aviator dan oversized square ini tersedia dengan ragam warna cerah yang seru. Mulai dari merah muda, biru, kuning, hijau, emas, perak hingga beige.

    Selain memberikan kesan playful yang kuat, koleksi kacamata Diorcolorquake juga memiliki sentuhan elegan berkat gagang kacamata berwarna emas yang terbuat dari bahan logam.

    Meskipun tidak memiliki lensa berwarna hitam, koleksi sunglasses ini tetap ampuh dalam melindungi mata dari pancaran sinar ultraviolet.

    Deretan influencer dan model ternama pun sudah terlihat mengenakan koleksi kacamata terbaru dari Dior ini, seperti Camilla Coelho, Carin Olsson, Tina Kunakey, Kathryn Newton, Maria Frering, dan Sofie Valkiers.




 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below