Ibu Hamil, Perlukah untuk Jalani Puasa?


  • Ibu Hamil, Perlukah untuk Jalani Puasa?
    ilustrasi ibu hamil, (Foto: freepik)

    PUASA ramadan sebentar lagi hadir. Banyak orang sudah mempersiapkan diri agar bisa menjalani dengan khusyuk dan produktif. Tetapi, bagi segelintir orang puasa ramadan menjadi dilema karena faktor kesehatan. Salah satunya ialah bagi wanita yang sedang hamil. Ada yang beranggapan puasa bagi ibu hamil, sah-sah saja dilakukan. Ada juga yang beranggapan bahwa puasa tak diperbolehkan ibu hamil karena membahayakan janin. 


    Lantas, yang mana yang benar?




    Menjawab hal itu, dr. Jovita Amelia, M.Sc, Sp.GK dari RS. Ciputra, menerangkan, kondisi paling riskan saat ibu hamil jalani hamil ialah kekurangan elektrolit dan hal itu membuat lemas. Oleh karenanya, pastikan konsultasi ke dokter agar mengetahui janinnya bakal kuat jika ibunya menjalani puasa.


    Mencari tandanya sudah bisa terlihat dari kondisi ibu hamil saat menjalani kesehariannya. Apakah dia merasa kehamilannya membuat ia cenderung lemas dan lesu, atau bisa menjalani kesehatan sehari-sehari. Kalau merasa bisa menjalaninya, kata Jovita, silahkan puasa.


    Tetapi, alangkah baiknya, sebelumnya, bertanya ke dokter kandungan yang rutin kamu suka lakukan cek. Biasanya dokter bakal memberikan beberapa vitamin atau obat. Agar ibu hamil lebih aman menjalani kehamilan


    Hal ini diakui pula oleh desainer cantik, Jenahara. Ibu dari tiga anak ini menjelaskan Sang Ibu harus menyadari kesehatan tubuhnya, apakah kuat atau tidak. Jangan hanya karena ingin beribadah jadi memaksakan karena sebenarnya tubuhnya belum mampu. Sebab, itu bisa membuat janin bermasalah. 


    "Aku kan sudah punya anak tiga. Nah, dari tiga kehamilan itu ada yang sanggup, seperti anak pertama aku kuat puasa.Tapi anak kedua aku nggak kuat. Saya sendiri memilih puasa atau tidak, menyesuaikan kondisi tubuh saja. Jujur sama diri sendiri: bisa nggak kalau puasa? Gitu," pungkasnya.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below