Kamu Sering Pakai Softlens? Siap-siap Alami Masalah Ini


  • Kamu Sering Pakai Softlens? Siap-siap Alami Masalah Ini
    Foto: Freepik

    SOFTlens atau lensa kontak, sudah jadi bagian dari gaya hidup masyarakat saat ini, khususnya masyarakat metropolitan. Apakah dipakai untuk mengoreksi mata mereka, maupun untuk sekadar fesyen.


    Akan tetapi, tahukah kamu bahwa kebiasaan memakai lensa kontak bisa membuat mata jadi kering?




    Ya, dijelaskan Dr. Nina Asrini Noor, SpM, dokter spesialis mata RS Mata JEC bahwa ia menyayangkan seseorang yang memakai lensa kontak bukan dipakai untuk mengoreksi mata yang mengalami masalah  –entah itu minus, silindir atau plus. Tapi untuk fesyen, agar tampil lebih menarik.


    Itu karena bagian belakang lensa kontak melekat ke permukan kornea mata. Sehingga, menghambat lapisan untuk menjaga kelembapan mata. Sedangkan, kornea kondisi normalnya itu berada dalam kondisi lembap.


    “Efeknya, pemakaian softlens membuat kornea jadi kurang sensitif. Tidak bisa berkedip – untuk memproduksi air mata agar mata terus lembap. Dan itu bisa membuat seseorang kena infeksi,” katanya  dalam acara yang bertema Media Briefing: Dry Eye Syndrome Bukan Gangguan Mata Kering Biasa, di RS, Jakarta Eye Center- Kedoya, baru-baru ini.


    Selain itu, tambah dokter Neni, lensa kontak – khususnya yang berwarna – bentuknya lebih tebal, sehingga mengantarkan oksigen lebih sedikit. Alhasil berdampak pada fungsi kornea. Di mana mata kamu riskan mengalami merah-merah, muncul guratan merah, sampai perih.


    Kalau kamu biasa memakai lensa kontak untuk fesyen, sebaiknya pilih durasi paling pendek. Menurut dokter Neni, semakin cepat durasi pemakaian semakin bagus pengaruhnya kepada kesehatan mata. Bahkan kalau bisa, keesokan paginya, softlens tidak bisa dipakai lagi.


    “Kalau softlens yang kita beli durasinya lama, itu berisiko terjadikan penumpukan kotoran. Apakah itu karena saat membersihkannya tangan kita tidak bersih, saat memakai dan menyimpannya. Kita tidak ada yang bisa menjamin itu,” terangnya


    Dan jika kamu saat memakai kontak lensa, muncul rasa perih dan lelah pada mata, itu tanda bahwa mata kamu sudah capek. Dalam kondisi itu, disarankan untuk melepas kontak lensa dari mata.


    Sementara tip membeli kontak lensa untuk koreksi mata, dokter Neni tidak menganjurkan untuk seseorang membeli kontak lensa yang berwarna. Sebaliknya, ia menyarankan yag benis karena kontak lensa  bening bentuknya jauh lebih tipis dibanding kontak lensa berwarna. Sehingga, risiko untuk kornea bermasalah jadi rendah.


    Dan saat pemakaian, kalau sudah tidak dipakai lagi kontak lensanya sebaiknya dilepas. Agar kesehatan mata bisa terus terjaga.


    “Meski kamu sudah memakai lensa kontak selama 8-12 jam, dan kamu tidak merasa tidak apa-apa, bukan berarti masih boleh dipakai terus. Misal, kamu sudah tidak bekerja lagi, nah itu sebaiknya kontak lensanya dilepas. Untuk mencegah masalah pada mata di kemudian hari,” tutupnya



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below