Membaca Nadya Hutagalung Lewat 'Walk With Me'


  • Membaca Nadya Hutagalung Lewat 'Walk With Me'
    Nadya Hutagalung meluncurkan buku hasil kolaborasinya dengan Davy Linggar dan Adhvan Media berjudul 'Walk With Me'. (Dok. Walk With Me/Nadya Hutagalung/Davy Linggar)


    Siapa tak kenal Nadya Hutagalung. Bekerja sama dengan Adhvan Media, mantan VJ MTV, model, sekaligus figur publik ini akhirnya resmi meluncurkan buku perdananya yang berjudul 'Walk With Me'.

    Turut berkolaborasi dengan fotografer kenamaan Davy Linggar, WWM tak hanya berisi tentang perjalanan hidup seorang Nadya melainkan juga menggalerikan garapan visual yang bisa dinikmati dalam karya setebal 348 halaman seharga Rp1.750.000 berikut.



    (Baca juga: Maria & Elizabeth Rahajeng Terbitkan Buku Pertama) 



    (Buku Nadya Hutagalug. Dok. Herworld/Rengganis Parahita)


    Pada dasarnya, proyek ini telah dikonsepi sejak tahun 2015 silam. Saat itu, Nadya mengajak desainer, Didit Hediprasetyo, untuk merealisasikan apa yang ada di dalam kepalanya. Sejalan dengan waktu, visi dan misi mereka pun mulai berdampingan dan segalanya kian terarah.

    Sejak itulah Didit Hediprasetyo yang kemudian bertindak sebagai creative director beserta Winda Malika Siregar sebagai editorial director, dan Boedi Basoeki sebagai publisher mulai mengerjakan segalanya sehingga publikasi ini sukses terlaksana.



    (Nadya Hutagalung. Dok. Herworld/Rengganis Parahita)


    Buku Walk With Me sendiri terdiri dari tujuh chapter yang direpresentasi melalui ragam elemen kehidupan yaitu Mist (kabut), Seeds (biji-bijian), Mirror (cermin), Bamboo (bambu), Ocean (laut), Spice (rempah), dan Soil (tanah) yang mana masing-masing punya karakter kisah berlainan mulai dari sisi personalitas, kehidupan sosial, kehidupan sehari-hari, kegiatan konservasi satwa (terutama Orangutan & Gajah), hingga kampanye preservasi lingkungan yang ia galakkan beberapa tahun belakangan. 



    (Dok. Walk With Me/Nadya Hutagalung/Davy Linggar)


    Tiga puluh tahun berkarier pada varian bidang yang ia pilih tentu bukan waktu yang pendek untuk punya begitu banyak kisah untuk disampaikan. Oleh sebab itu, buku berukuran besar yang diformat sebagai coffee table book ini tak hanya menarik untuk dibaca namun juga cantik untuk diletakkan di atas meja atau pada perpustakaan pribadi sekali. Berlapiskan hard cover putih dengan imaji wajah Nadya hasil jepretan Davy Linggar sang maestro foto artistik hitam putih, secara keseluruhan buku ini sangat elegan worth to buy baik dari segi narasi dan juga visualisasi. 



    (Dok. Walk With Me/Nadya Hutagalung/Davy Linggar)


    Lebih dari itu, buku ini juga mendapat dukungan penuh dari BMW yang dikenal sebagai salah satu perusahaan otomotif paling inovatif terutama dalam budaya ramah lingkungan. Bagi mereka, Nadya Hutagalung berhasil membuktikan bahwa konsistensi dari usaha yang ia lakukan terutama untuk melindungi gajah amatlah patut dihargai. Di sini kemudian BMW merasa punya visi dan misi yang sama dalam hal penjagaan ekologi terutama dengan pemanfaatan teknologi.



    (Dok. Walk With Me/Nadya Hutagalung/Davy Linggar)


    Semesta mendukung. Begitu kiranya Nadya mengekspresikan kebahagiaannya pada momen book launching tanggal 7 Desember 2018 kemarin di Papilion Duo, Pacific Place Jakarta. "Saya sangat berterima kasih pada semua pihak yang mendukung terbitnya buku ini karena nyatanya, Walk With Me hadir persis seperti yang saya mau dan harapkan. Eksekusinya sempurna dan karena itu saya sangat gembira". Ujarnya pada seluruh media dan rekan yang hadir. Selamat!



    (Nadya Hutagalung. Dok. Herworld/Rengganis Parahita)




 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below