'Beat It', Orkestra Tribute untuk Michael Jackson


  • 'Beat It', Orkestra Tribute untuk Michael Jackson
    'Beat It', Orkestra Tribute untuk Michael Jackson. (Foto: Dok/RahmanIndra/HerworldIndonesia)


    Lagu-lagu Michael Jackson selalu menarik untuk disimak. Entah itu Thriller, Billie Jean, Ben, Heal the World atau You Are Not Alone. Bagaimana jika semua lagu itu hadir dalam bentuk orkestra? 

    Mengangkat tajuk 'Beat It' yang juga jadi salah satu lagu populer sang King of Pop, Jakarta Concert Orchestra menyuguhkan pertunjukan musik yang menghibur dan membuat decak kagum. Dikonduktori Avip Priatna, pertunjukan yang juga tribute untuk Michael Jackson tersebut dinyanyikan bersama Batavia Madrigal Singers (BMS), The Resonanz Children's Choir, Farman Purnama dan Lisa Depe. 



    Tak hanya mereka, di beberapa lagu lainnya, ada juga Yemima Madeleine Rebecca (Ben), Ansaly Panjaitan, Greta Nyangoen Oendoen, Jackqueline Chiara Hartono dan Vanessa Octavia Argo (Black or White), Alin Pontoh, Stefani Dea Yang, Mozard Leon & Roland Rogers (Gone Too Soon).

    (Baca juga: Genta Sriwijaya, Pertunjukan Megah dan Komedi Banyolan)

    Berlangsung kurang lebih dua jam, pertunjukan dibuka oleh Jakarta Concert Orchestra dengan Michael Jackson Overture yang mengusung medley dari potongan lagu-lagu Michael yang familiar di telinga. Sebelum kemudian Batavia Madrigal Singers menyanyikan Slave to the Rhythm.

    Berikutnya, Lisa Depe tampil memukau lewat suaranya yang powerful dan mengisi penuh ruang pertunjukan Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki Jakarta pada Sabtu (1/12) lewat lagu I'll Be There. Lisa kembali tampil di lagu berikutnya kala membawakan I Just Can't Stop Loving You berduet dengan Renardi Effendi di piano. 

    (Beat It. Foto: Dok/HerworldIndonesia)


    Tak hanya Lisa Depe yang mencuri perhatian. Solois Farman Purnama tampil penuh penghayatan saat membawakan One Day in Your Life bersama BMS. Ia juga membuat penonton tersihir lewat lagu You Are Not Alone di mana beberapa footage Michael Jackson diputar di layar besar. Soundtrack yang melow dan potongan gambar Michael bisa jadi momen menyentuh di pertunjukan ini. 

    Aksi panggung 

    Tak hanya menjual kekompakan atau harmoni suara, barisan penyanyi pria BMS membuat kejutan saat menyanikan Billie Jean karena diiringi koreografi tari yang khas Mchael Jackson, seperti robot atau moon walk. 


    (Beat It. Foto: Dok/HerworldIndonesia) 


    Tak lama sesudahnya, The Resonanz Children's Choir juga menunjukkan penampilan memukau di nomor Heal the World. Dari setiap penampilan, hampir semua kelompok mengenakan busana mirip Michael Jackson. Khusus di nomor Smooth Criminal, permainan musik orkestra diiringi oleh lima penari yang menunjukkan kepiawainnya dalam moon walk.

    Melengkapi tribut, di sela-sela pertunjukan, footage video kisah hidup Michael Jackson diputar diiringi narasi. Penonton kembali ingat bagaimana salah satu dari pentolan Jackson 5 itu memutuskan bersolo karier dan sukses lewat lagu-lagu dan aksi panggungnya yang memorable. Meski telah lewat satu dekade dari ia wafat, lagu-lagunya masih terus dimainkan dan dikenang. 


    (Beat It. Foto: Dok/Herworld Indonesia) 


    Usai Beat It yang menghentak, Jakarta Concert Orchestra memainkan We Are the World yang dinyanyikan bersama oleh Farman Purnama, Lisa Depe, The Resonanz Children's Choir dan Batavia Madrigal Singers. Kekompakan dan harmonisasi suara serta musik orkestra mendapat sambutan meriah dan tepuk tangan kencang dari bangku penonton. 

    Semua bersuka cita. Lagu-lagu Michael Jackson seakan terus bergema hingga saat melangkah pulang dan meninggalkan ruang pertunjukan. 



 

Related Articles

BEAT IT

BEAT IT

oleh ratu milagita

Mothers Tribute

Mothers Tribute

oleh Maureen Lim

Advertisement - Continue Reading Below