Uniqlo Kembali Mengadakan Pameran Tahunan di Paris


  • Uniqlo Kembali Mengadakan Pameran Tahunan di Paris
    Pameran Uniqlo 'The Art and Science of LifeWear: Menciptakan Standar Baru untuk Pakaian Rajut' di Paris (Foto: Dok. Fame 74)


    Paris Fashion Week yang berlangsung 25 September - 3 Oktober lalu tak hanya menampilkan deretan busana dari berbagai rumah mode besar saja. Pekan mode ini juga menjadi ajang bagi label fast fashion untuk menunjukkan keunggulannya masing-masing, termasuk Uniqlo yang berasal dari Jepang.

    Label yang telah berdiri sejak tahun 1949 tersebut kembali menghadirkan ekshibisi 'LifeWear' tahunan. Tahun ini, Uniqlo mengangkat tema 'The Art and Science of LifeWear: Menciptakan Standar Baru untuk Pakaian Rajut' untuk ditampilkan selama empat hari. Pameran ini diadakan di Galerie Nationale du Jeu Paume, sebuah museum seni yang menjadi rumah bagi karya fotografi dan media modern serta postmodern.



    (Baca juga artikel: Dominasi Warna Hangat di Koleksi Terbaru Pull&Bear)

    “Kami merasa terhormat dan bangga menjadi penyelenggara dari pameran besar di Paris, salah satu ibu kota mode terkemuka di dunia dan berlangsung di Galerie Nationale du Jeu de Paume. Pakaian rajut adalah lini produk yang paling tepat untuk menunjukkan keunikan dari filosofi LifeWear UNIQLO. Di sini kami memperlihatkan seluruh proses pengerjaan di mulai dari pemilihan bahan, para ahli dan desain hingga teknologi terkini untuk produksi dan finishing," ujar Tadashi Yanai selaku Founder and Chairman Uniqlo sekaligus President & CEO dari Fast Retailing.

    Ekshibisi 'The Art and Science of LifeWear: Menciptakan Standar Baru untuk Pakaian Rajut' terbagi menjadi lima zona dengan tema yang berbeda-beda, yaitu zona 'Seni - Rajutan dalam Ratusan Warna' yang menampilkan kaleidoskop pilihan warna yang tersedia di Uniqlo, 'Ilmu Pengetahuan - Masa Depan Pakaian Rajut' yang menampilkan instalasi dengan informasi mengenai proses pembuatan busana dengan mesin rajut canggih milik Uniqlo, dan 'Fashion - Gaya yang Sempurna' yang memamerkan gaya serta tampilan rajutan terkini karya Uniqlo U dari R&D Paris yang dipimpin langsung oleh Direktur Artistik Christophe Lemaire. 

    Ada juga zona yang menampilkan bagian dalam dari pabrik Uniqlo di Cina, di mana para pengunjung bisa melihat langsung bagaimana tim pengrajin Uniqlo bekerja dengan pengetahuan dan keahlian berstandar tinggi dalam membuat seluruh rangkaian produksi pakaian rajut, serta zona pop up store yang menyediakan koleksi kolaborasi terbaru Uniqlo dengan Maison Labiche, Keur Paris, dan Andrea Crews. 



    Tadashi Yanai juga mengungkapkan harapannya mengenai pameran tahunan ini, "Saya berharap semua orang yang datang akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam serta menghargai segala sesuatu yang membuat pakaian rajut ini unik dan istimewa.”



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below