Michael Kors Kembali Mengadakan 'Watch Hunger Stop'


  • Michael Kors Kembali Mengadakan 'Watch Hunger Stop'
    Michael Kors mengjadirkan t-shirt untuk 'Watch Hunger Stop' tahun ini (Foto: Dok. Valiram)


    Sebagai bentuk dukungan dalam memerangi kelaparan secara global, Michael Kors kembali mengadakan kampanye tahunan 'Watch Hunger Stop' tahun ini. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Michael Kors menjual produk 'Watch Hunger Stop' kepada publik sehingga semua orang bisa turut berpartisipasi untuk kampanye ini.

    Berkolaborasi dengan seniman Eli Sudbrack, kampanye tahun ini menghadirkan t-shirt serta jam tangan 'Runway' edisi terbatas dengan desain penuh warna khas Eli, yang dapat dibeli secara online maupun butik Michael Kors. Gambar angka '0' sengaja dipilih sebagai bentuk representasi target Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mencapai 'Zero Hunger' pada tahun 2030 nanti.



    'Zero Hunger' adalah salah satu tantangan yang sedang dijalankan oleh PBB untuk mengakhiri rasa lapar karena tidak bisa mendapatkan makanan dan membuat sistem makanan berkelanjutan.


    (Baca juga artikel: Dominasi Warna Hangat di Koleksi Terbaru Pull&Bear)

    Sementara itu, Eli Sudbrack adalah seorang seniman multi-media yang juga dikenal dengan nama lain Assume Vivid Astro Focus (AVAF). Tak hanya aktif di São Paulo, ia juga aktif berkarier di dunia seni Amerika Serikat sejak pindah ke New York pada 1998 silam.


    Sejumlah artis Hollywood pun turut mendukung kampanye 'Watch Hunger Stop' ini. Beberapa di antaranya Kate Hudson dan Hailee Steinfeld.

    Michael Kors akan menyumbangkan 100 makanan (USD25) kepada anak-anak kelaparan untuk setiap t-shirt atau jam tangan 'Runway' edisi 'Watch Hunger Stop' yang terjual melalui World Food Programme. Selain itu, label ini juga akan menyumbangkan 100 makanan (USD25) untuk setiap foto selfie mengenakan t-shirt 'Watch Hunger Stop' dan 25 makanan (USD6.25) untuk setiap penggunaan geofilter 'Watch Hunger Stop' di Snapchat.

    World Food Programme sendiri telah berhasil menyumbangkan makanan ke berbagai sekolahan di 60 negara, dan sukses membuat 18.3 juta anak-anak menjadi tidak kelaparan lagi pada tahun lalu.




 
Advertisement - Continue Reading Below