7 Makanan ini Sering Disangka Sehat Tapi Ternyata Tidak


  • 7 Makanan ini Sering Disangka Sehat Tapi Ternyata Tidak
    (Foto: Shutterstock/Clickphotos)

    Saat sedang diet atau ingin menjaga kesehatan, makanan tentu menjadi faktor utama yang paling diperhatikan. Pilihan bisanya jatuh pada apa yang Anda anggap sehat dan mampu menurunkan berat badan berdasarkan kandungan kalori atau vitamin yang dimiliki. 

    Tapi tunggu, ternyata beberapa dari asupan yang selama ini kita anggap sehat belum tentu benar-benar memiliki kandungan yang baik bagi tubuh, lho. Berikut adalah tujuh jenis makanan yang wajib dibatasi pengonsumsiannya!




    1. Salad

    Dalam satu mangkuk salad memang terdapat ragam sayuran atau buah-buahan dengan kandungan vitamin yang melimpah. Tapi bukan berarti Anda akan selalu aman memilih salad sebagai pengganti nasi atau karbohidrat lainnya. 


    Untuk banyak kasus, sayuran yang terdapat pada salad seperti kol, selada hijau, selada putih, tauge, hingga brokoli, adalah jenis-jenis sayuran yang mengandung begitu banyak gas. Penderita maag atau asam lambung (gangguan pencernaan) sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya secara rutin karena akan memperparah kondisi perut. Tidak main-main, kasus terparah adalah pengonsumsian salad secara berlebihan sebagai pengganti karbohidrat bahkan bisa menyebabkan kematian.


    Kedua, pilihan dressing yang biasa digunakan untuk campuran salad bisa semakin membuat Anda gemuk. Saus Thousand Islands atau yang berbahan dasar krim dan kuning telur bakal amat merugikan tubuh jika digunakan dalam jumlah banyak. Pilih dressing yang cenderung netral seperti balsamic vinegar, Italian dressing atau minyak zaitun agar lemak tubuh tetap terkontrol.


    Terakhir adalah salad buah. Jika Anda merupakan salah satu penggemar salad jenis ini, maka Anda harus mulai menguranginya sebab dalam tiap gelas, ia mengandung banyak gula dari anggur, banyak kalori dari mayonnaise, dan lemak dari keju parut yang terkadang ditaburkan secara berlebih.


    2. Yogurt

    Berdasarkan ilmu kedokteran, yogurt diyakini memiliki bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh. Pengonsumsi yogurt harian pun terbukti memiliki stamina lambung yang jauh lebih baik dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya sama sekali. 


    But wait! Sesungguhnya tidak semua yogurt memiliki kandungan yang baik bagi tubuh. Beberapa dari mereka justru berbahaya jika dikonsumsi secara terus menerus.


    Yogurt dengan rasa tertentu (misalnya; strawberry, blueberry, pisang, dsb) disinyalir mennambahkan banyak perasa buatan dan gula untuk memperlezat produknya. Jadi kebaikan kandungan tidak lagi berfungsi. 


    Untuk menyiasatinya, pilih yogurt tanpa rasa atau Greek yogurt yang terbukti lebih sehat, bebas gula, dan tanpa pewarna buatan. Dengan begitu Anda tentu akan lebih sehat dan usus Anda akan tetap aman.


    3. Jus Buah

    Sama seperti yogurt, jus buah dalam kemasan atau yang biasa Anda beli di kios jus nyatanya tidak lebih sehat dibandingkan makanan-makanan berlemak yang kerap Anda hindari.


    Jus dalam kemasan selain mengandung pengawet, seringkali terbuat pula dari hasil ekstraksi dan minim kandungan buah asli. Vitaminnya pun terkadang hampir tidak ada. Ditambah lagi kandungan gula yang tinggi akan semakin tidak menguntungkan tubuh.


    Di samping itu, jus segar yang biasa Anda beli di kios juga sarat akan pemanis non-alami plus tambahan susu kental manis yang berbahaya bagi kadar gula dalam darah, kolesterol, bahkan lemak tak jenuh. Untuk asupan yang lebih maksimal, ingatkan tiap penjual untuk tidak menambahkan gula dan susu pada jus pesanan Anda. 


    4. Gado-Gado

    Makanan ini sering dijadikan pilihan bagi mereka yang ingin banyak makan sayur dan memangkas kalori dalam kudapan harian. Anggapannya, gado-gado adalah makanan paling sehat sebab terbuat dari varian sayuran rebus yang dilumuri saus kacang.


    Faktanya, gado-gado memang sehat namun jika tidak dimakan bersama dengan saus kacang. Saus kacangnyalah yang membuatnya menjadi tidak sehat sebab kacang tanah yang digunakan, digoreng terlebih dahulu sebelum diolah menjadi bumbu. Minyak yang digunakan untuk menggoreng pun tidak bisa diketahui kualitasnya. Oleh sebab itu, tak jarang orang terkena asam urat atau kolesterol akibat terlalu sering mengonsumsi gado-gado. 


    5. Granola

    Tahukah Anda bahwa dalam tiap 340 gram granola mengandung 452 kalori? Bukan jumlah yang sedikit, kan? Oleh sebab itu, ada baiknya untuk sangat membatasi pengonsumsian makanan pagi ini terlebih jika ditambahkan oleh susu full cream


    Jika bermaksud untuk meurunkan berat badan, tentu keputusan untuk sarapan satu mangkuk penuh granola dengan susu tiap pagi bukanlah pilihan tepat. Terlebih jika sang produsen menambahkan banyak gula dalam produknya. Alih-alih ingin memiliki badan yang fit, malah berujung pada kerugian.


    6. Buah Kalengan

    Siapa pun pasti tahu bahwa segala jenis makanan yang dikalengkan pasti mengandung pengawet dalam jumlah tinggi. Begitu pun dengan buah-buahan. Meski telah banyak dipahami, namun masih banyak orang yang menganggap bahwa memakan buah kalengan bisa dilakukan sebagai pengganti konsumsi buah segar.


    Ini sangat salah sebab memakan terlalu banyak produk yang mengandung pengawet dapat menyebabkan disfungsi organ tubuh hingga berkembangnya bibit kanker.


    7. Kacang-Kacangan

    Meski secara klinis dianggap menyehatkan, namun mengonsumsi kacang-kacangan secara berlebihan akan berbahaya bagi tubuh. Kacang-kacangan seperti kacang mede, almond, kacang tanah, dan walnut, jika terlalu berlebihan dimakan, bisa menyebabkan penyakit asam urat yang serius. Tidak hanya itu, bahkan jenis-jenis kacang ini bisa memicu naiknya asam lambung dan heartburn.


    Jadi, tidak semua makanan yang terlihat sehat itu betul-betul sehat, kan? Mari mulai lebih hati-hati dalam memilih.