Giorgio Armani Alami Penurunan Pendapatan


  • Giorgio Armani Alami Penurunan Pendapatan
    (Foto: @armani/Instagram)

     

    Perusahaan fashion asal Italia, Giorgio Armani, mengalami penurunan pendapatan bersih sebesar 5% pada tahun 2016 lalu. Desainer yang juga pemilik dari perusahaan tersebut, Giorgio Armani, mengatakan bahwa tahun ini juga akan menjadi tahun yang sulit bagi perusahaannya namun mereka masih memiliki banyak uang.

     



    Giorgio Armani memiliki pendapatan sebesar EUR 2.65 milyar pada tahun 2015 lalu dan hanya satu tingkat dibawah Prada yang berhasil meraup EUR 3.55 milyar pada tahun yang sama.

     

    (Baca juga artikel: Label Victoria Beckham Alami Kerugian 75 Milyar)

     

    Saat ditemui setelah fashion shownya yang berlangsung di Milan, desainer berumur 82 tahun itu mengatakan, “Tahun lalu merupakan tahun yang sulit untuk kami dan juga brand lainnya, dan tahun depan pun akan tetap sama.”

     

    Perusahaan Giorgio Armani sendiri menaungi beberapa label dibawahnya, seperti Giorgio Armani Privé, Giorgio Armani, Emporio Armani, EA7 | Emporio Armani, Armani Collezioni, AJ | Armani Jeans, Armani Junior, dan AX | Armani Exchange.

     

    Pendapatan industri fashion memang mengalami penurunan beberapa tahun belakangan ini. Perusahaan ritel Nasty Gal telah mengalami kebangkrutan dan dalam proses menjual perusahaannya dan perusahaan dari Victoria Beckham juga mengumumkan bahwa mereka mengalami kerugian sebesar 75 milyar rupiah.

     




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Vanesha Prescilla Cover September 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below