Ciri-ciri Anda Butuh Liburan



  • Hal kecil dijadikan permasalahan besar

    Permasalahan kecil yang biasanya mudah diselesaikan nampak jadi lebih besar dan memicu meningkatnya tingkat stress Anda.

    Memimpikan liburan di pantai terakhir Anda



    Dalam keseharian Anda memiliki mayoritas untuk bermimpi dan mengingat waktu Anda terakhir berlibur dan bersantai.

    Anda tidak dapat tidur dengan pulas

    Naiknya tingkat stres pada hidup dapat mempengaruhi waktu tidur Anda. Susah tidur karena beban pekerjaan atau kebosanan dapat menjadi acuan bahwa Anda perlu berlibur dan meninggalkan kehidupan pekerjaan.

    Tidak ada motivasi untuk melakukan kegiatan olah raga

    Aktivitas harian yang menghabiskan tenaga mengurangi niat Anda dalam melakukan olah raga yang rutin. Olah raga adalah komponen penting pada hidup sehat dan aktif dan dapat membantu menjernihkan pikiran.

    Rekan kerja Anda bertanya apakah Anda baik-baik saja

    Terkadang, orang lain lebih dahulu menyadari perilaku stres Anda. Ketika rekan kerja mempertanyakan keadaan Anda, ada kemungkinan tingkat stres yang dirasakan sudah terlihat di tempat kerja.

    Anda jadi lebih sinis

    Setiap hal jadi membosankan, susah tertarik pada apa pun, dan tidak dapat memiliki pemikiran yang positif. Ketika pemikiran sinis tersebut mulai masuk pada keseharian Anda, perhatikan lagi keperluan Anda untuk liburan.

    Anda malas beraktivitas

    Kegiatan harian Anda tidak dapat dilakukan dengan keinginan kuat dan perilaku positif.

    Badan Anda mulai sakit

    Stres mempengaruhi kondisi tubuh. Tubuh yang stres cenderung lebih cepat sakit.

     

    (FOTO: MARADON 333/SHUTTERSTOCK)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below