Persiapan Kerja Ke Luar Negeri



  • Mendapatkan pekerjaan lewat internet. Jangan pernah mengepak barang-barang dan langsung pergi ke sana sebelum benar-benar mendapat pekerjaan, jadi cobalah browsing dan melamar pekerjaan lewat email. Jika Anda mendapat panggilan wawancara, tanyakan apakah memungkinkan bila wawancara dilakukan lewat video call.

     

    Survei lokasi. Bila sudah menerima panggilan kerja, sebaiknya lakukan survei sesegera mungkin. Anda memang harus menyisihkan dana survei jauh-jauh hari, mungkin mulai menabung sejak terpikir untuk bekerja di luar negeri. Sesampainya di sana, segera kunjungi apartemen-apartemen yang menjadi cikal bakal tempat tinggal Anda nanti, juga cobalah beragam alat transportasinya agar Anda tahu perbandingan biayanya.



     

    Buat kalkulasi biaya. Coba hitung biaya yang akan Anda keluarkan setiap bulan, dan berapa pendapatan Anda (sebaiknya perhitungan ini dilakukan sebelum negosiasi gaji sehingga Anda bisa melakukan tawar-menawar saat negosiasi).

     

    Mengurus dokumen. Paspor, izin tinggal, dan dokumen-dokumen lain, hingga vaksinasi adalah hal terpenting yang harus diurus. Sebaiknya siapkan juga kartu kredit untuk keperluan mendadak di sana nantinya. Jangan sampai izin tinggal dan status kewarganegaraan Anda menjadi masalah saat sudah berada di sana. Setiap negara mempunya kebutuhan dokumen berbeda yang harus dilengkapi, pastikan dokumen benar-benar lengkap.

     

    Final check. Sebelum tanda tangan kontrak, tanyakan sekali lagi pada diri Anda apakah sekiranya kota / negara yang dituju benar-benar sesuai dengan gaya hidup Anda. Saat survei lokasi, perhatikan juga kebiasaan, cara berpakaian, dan pola pikir warga lokal sehingga Anda tahu sikap apa yang harus diambil saat "menjadi bagian" dari negara tersebut.

     

    (TEKS: ANDHINI PUTERI LESTARI / FOTO: BERBAGAI SUMBER)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below