Social Networking: Do's and Dont's



  • Do's:

    • Berbagi artikel, video, posting blog, dan konten lain di mana orang-orang di perusahaan atau organisasi yang menjadi target melihatnya sebagai hal yang berguna.
    • Mempromosikan diri, seperti berbagi prestasi, artikel yang pernah ditulis, dan tantangan profesional yang berhasil diatasi. Namun, jangan pernah menjadi pembual.
    • Terlibat interaksi dengan rekan-rekan, seperti menulis atau menjawab pertanyaan, aktif dalam percakapan grup, mengomentari update rekan lain, dan me-retweet.
    • Ingatlah dengan siapa Anda bicara. Di facebook Anda berbagi informasi dengan setiap orang yang telah diundang sebagai teman. Demikian halnya dengan twitter karena media sosial merupakan jaringan publik.
    • Konsisten dalam menampilkan diri dengan memastikan profil LinkedIn, twitter, dan halaman facebook bio menunjukkan sejarah pekerjaan dan keahlian yang sama.
    • Cek dan pastikan Anda mengerti pengaturan privasi.
    • Menjalin koneksi di lahan subur, seperti berinteraksi dengan masyarakat atau komunitas terpercaya.

    Dont's:

    • Berbagi informasi terlalu banyak terutama informasi yang bersifat pribadi.
    • Lalai mengoreksi posting media sosial dengan sehati-hati mungkin. Memiliki resume pekerjaan yang bebas dari kesalahan adalah hal penting. Hal sama berlaku pada setiap tulisan publik karena calon atasan bisa membacanya. Misalnya, melakukan kesalahan ejaan penulisan pada wall post facebook karena perekrut akan melihatnya sebagai sebuah kecerobohan.
    • Jangan lupa jika masing-masing orang memiliki selera humor yang berbeda. Apa yang dipikir lucu barangkali menjengkelkan bagi orang lain.

     



    (TEKS: WINDRATIE / FOTO: BERBAGAI SUMBER)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below