When Do You Know That She's The One?



  • "Sejujurnya saya tidak tahu apakah dia 'the one' atau bukan. Tapi saya merasa senang bersamanya, dan rasa senang itu harus diperjuangkan." - Tito Imanda, 39, Mahasiswa S3

     

    "Ketika kemana pun saya pergi pada akhirnya selalu ingin bertemu dengannya bahkan setelah bertahun-tahun bersama." - Adit Sastradipradja, 34, Fotografer



     

    "Ketika saya merasa ia sudah menerima saya apa adanya, diri saya yang terbaik, maupun kelemahan saya. Ketika pada satu titik, saya merasa ingin melakukan (hampir) segala hal bersamanya, berbagi kebahagiaan, tertawa dan menangis bersama. Lastly, I know she's the one when she is making me a better person." - Noviadi, 38, Karyawan Swasta.

     

    "Saat saya tahu ia bisa melengkapi diri saya, dan bisa menjadikan saya seseorang yang lebih baik dan saya merasa bisa bersamanya seumur hidup." - Andriyono, 39, Marketing Communication.

     

    "Sejak pertama bertemu, it was love at first sight. Saat pertama kali mendekatinya untuk berkenalan, dalam hati saya berdoa, jika Tuhan mengijinkan, semoga perempuan ini menjadi istri saya. Tidak sampai satu tahun kemudian, kami menikah." - Irsan Junir, 40, Karyawan Swasta.

     

    "Saat hati dan logika kami berdua dapat sejalan. Tidak perlu 100 persen sempurna tetapi setidaknya dapat menciptakan rasa nyaman untuk memulai sebuah pernikahan." - Nico Samhan, 33, Financial Advisor.

     

    "Ketika saya merasa dia bisa diajak hidup bersama dalam susah maupun senang, dan saat melihat kepeduliannya dengan keluarga." - Danang Kusuma, 27, Account Executive.

     

    "Waktu saya bisa membayangkan betapa menyenangkan growing old bersamanya." - Rayo, 37, Sales & Marketing.

     

    (TEKS: ANGGITA DWINDA / FOTO: BERBAGAI SUMBER)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below