Dealing With Awkward Money Talks



  •  

    Jika Anda berpacaran...



    • It's bill time!

    Perhatikan sikapnya saat tagihan datang setelah waktu kencan Anda. Menurut Manisha Thakor, penulis Get Financially Naked, “Orang dengan keuangan yang baik biasanya memeriksa kembali tagihannya, sedangkan mereka yang tak pintar mengatur finansialnya cenderung langsung mengeluarkan kartu kredit.”

    Beware: Jika ini adalah kali ketiga ia lupa membawa dompet saat makan di luar, lupakan kencan berikutnya!

    • Terbuka dalam segala hal

    Saat menjajaki hubungan yang serius, Anda dan pasangan harus mulai terbuka dengan hal spesifik seperti gaji serta hutang yang mungkin Anda miliki. Sekitar 44% pasangan membicarakan keuangan mereka saat memasuki bulan keenam berpacaran. “Ini adalah momen untuk saling mengenal satu sama lain, termasuk kecocokan finansial dan toleransi pengeluaran,” jelas Christina Steinorth, psikoterapis dan penulis Cue Cards for Life.

    • Sayang, boleh pinjam uang?”

    Pasangan ingin meminjam uang Anda untuk kebutuhannya. Jawaban kami, turuti saja. Namun, utarakan sistem pengembalian seperti kapan dan bagaimana (kecuali Anda rela memberikannya cuma-cuma).

    Beware: Ia berubah defensif saat ditanya tentang uang pinjamannya. Berita buruknya, kemungkinan besar Anda tak akan menerima uang pengembalian dan mungkin harus mempertanyakan kembali status hubungan Anda.

    • Tahu batasan

    Si dia berulang tahun! Sialnya, Anda sedang menghemat dan tak bisa memberikan hadiah berupa jam tangan atau sepatu yang diinginkannya itu. Diskusikan masalah finansial Anda pada pasangan dan tetapkan batas pengeluaran yang masuk akal. Misalnya, “Hadiahnya harus di bawah Rp100.000 ya...”

     

    Jika Anda sudah menikah...

    • Tak harus memiliki joint-account

    Sebagian besar pasangan menikah memang memiliki joint-account, namun hal ini bukanlah suatu kewajiban finansial. Apa pun yang Anda lakukan, baik joint-account atau akun pribadi, poin penting adalah dengan 100% terbuka pada pasangan. Bicarakan masalah keuangan setidaknya dua kali setahun, terutama saat Anda mengalami perubahan besar.

    • Ciptakan mimpi bersama

    Tetapkan tujuan keuangan keluarga Anda bersama-sama. Jika pasangan ingin menggunakan uang untuk membayar tagihan kartu kredit saat Anda ingin menabung untuk liburan, kompromikan sebelumnya. Ini triknya: tulis lima pro dan kontra tentang keinginan Anda dan pasangan. Setelah itu, bicarakan dan cari solusi terbaik untuk keduanya.

    • Tentukan bantuan Anda

    Saat keluarga dan sahabat meminta bantuan secara materi, apakah Anda akan memberikannya? Kuncinya adalah dengan mendiskukan bersama. Jika Anda dan pasangan terbuka dengan bantuan tersebut, tentukan seberapa besar bantuan yang akan Anda berikan, seperti apa bentuk pembayarannya, dan apakah Anda akan menyediakan surat peminjaman.

    Beware: Pasangan menganggap Anda tak perlu ikut campur dalam anggaran keuangan keluarga. Okay, ini bukan era 50-an lagi, Anda berhak tahu sebaik apa pengaturan keuangan rumah tangga.

     

    (TEKS: KIKI RIAMA PRISKILA / FOTO: BERBAGAI SUMBER)



 

Related Articles

Apa

Apa "Money Personality" Anda?

oleh Anggita Dwinda

Hati-Hati dengan Money Toxic Friends!

Hati-Hati dengan Money Toxic Friends!

oleh Kiki Riama Priskila

7 Fakta Tentang Pria Gemini

7 Fakta Tentang Pria Gemini

oleh Kiki Riama Priskila

Ubah Struk Belanja Menjadi Cashback

Ubah Struk Belanja Menjadi Cashback

oleh Nungki Dwiandara

Advertisement - Continue Reading Below