Tip Agar Hubungan Kembali Harmonis



    • Cobalah memahami rasa sakit yang ia alami. Dengan cara ini, ia akan lebih terbantu untuk menyingkirkan hal-hal negatif yang masih membayanginya. Jangan berusaha untuk bersikap defensif, karena keadaan hanya akan menjadi lebih buruk dan sebagai gantinya, ia akan terus melakukan segala hal sehingga Anda pun merasakan penderitaan yang ia alami.
    • Meminta maaf dengan sungguh-sungguh. Artinya, jangan mengucapkan kata maaf hanya untuk "mengamankan" posisi Anda. Akan jauh lebih bermakna ketika Anda sudah menyadari kesalahan lalu meminta maaf kepada pasangan.
    • Tidak perlu mengungkapkan alasan, kecuali pasangan menanyakan sebab dari perbuatan Anda tersebut. Permintaan maaf yang diikuti dengan alasan, bisa jadi hanya akan membuat pasangan menganggap Anda sedang bersikap defensif. Poin penting lain terkait pemberian alasan adalah jangan pernah menyalahkan pasangan.
    • Berjanjilah untuk tidak mengulangi perbuatan yang menyakitkan pasangan Anda. Ketika janji sudah dibuat, teruslah menepati janji tersebut. Kerusakan yang jauh lebih besar akan terjadi, saat Anda melanggarnya untuk kedua kali. Sebagai konsekuensi, hubungan semakin sulit untuk dipulihkan.
    • Bertahanlah dalam proses pemulihan. Mungkin Anda akan berpikir kalau waktu beberapa bulan atau setahun, cukup bagi pasangan untuk segera melupakan kesalahan yang telah Anda perbuat, sehingga hubungan bisa kembali seperti semula. Nyatanya tidak demikian, apalagi jika perbuatan Anda telah sedemikian dalam menyakiti dirinya. Untuk itu, tetaplah bersabar dalam proses tersebut dan lakukan apa yang terbaik supaya kepercayaannya bisa kembali.
    • Tetaplah bersama pasangan untuk bisa membuktikan kasih sayang dan komitmen Anda terhadapnya, bukan hanya secara fisik, melainkan keseluruhan dari diri Anda. Dengarkan apa yang menjadi kegelisahannya lalu jawab apa yang menjadi pertanyaannya. Kalau Anda tidak bisa bersamanya secara fisik, berusahalah supaya keberadaan Anda mudah untuk ia jangkau. Dengan kata lain, Anda mudah untuk dihubungi.
    • Berikan perhatian sederhana yang mungkin sering dilewatkan sejumlah pasangan. Hubungi dirinya di tengah-tengah kesibukan Anda dan tanyakan hal-hal kecil untuk sekadar menunjukkan kepedulian Anda.
    • Katakan bahwa Anda ingin tetap melanjutkan hubungan, saat dirinya hendak memutuskan hubungan. Memang Anda tidak perlu memaksakan hal ini, tapi berusahalah untuk menunjukkan kesungguhan Anda. Jangan hanya melontarkan kata-kata, tapi iringi dengan perbuatan nyata.

     

    (TEKS: THERESIA JUNITA CHRISTY / FOTO: BERBAGAI SUMBER)

  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Bunga Citra Lestari Cover Mei 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles