Fashion bukan lagi sekadar pelengkap penampilan, tetapi juga dapat menjadi bentuk investasi yang nilainya terus meningkat seiring waktu. Beberapa brand mewah bahkan memiliki produk yang tetap diminati meski telah bertahun-tahun dirilis. Jika kamu berencana membeli item fashion dengan nilai jangka panjang, memilih brand yang tepat menjadi langkah penting.
Bukan hanya karena memiliki nilai jual kembali, tetapi juga karena mampu digunakan dalam waktu lama tanpa kehilangan daya tariknya. Dengan memilih item yang tepat, kamu bisa menghemat pengeluaran sekaligus tetap tampil stylish di berbagai kesempatan.
Berikut beberapa alasan mengapa investasi pada berbagai item fashion layak dipertimbangkan.
- Tidak mudah ketinggalan tren
- Meningkatkan kepercayaan diri
- Memiliki nilai jual kembali
- Mempermudah memadukan gaya berbusana
Berikut beberapa rekomendasi brand item fashion yang layak dipertimbangkan sebagai investasi.
.jpg)
Hermès dikenal sebagai salah satu brand dengan nilai investasi terbaik, terutama untuk koleksi tas seperti Birkin dan Kelly. Permintaan yang tinggi serta produksi yang terbatas membuat harga tas Hermès sering kali meningkat di pasar resale. Tidak sedikit kolektor yang rela menunggu bertahun-tahun demi mendapatkan produk ini.
.jpg)
Chanel menjadi pilihan investasi yang stabil, terutama untuk koleksi Classic Flap Bag. Brand asal Prancis ini juga rutin menaikkan harga produknya hampir setiap tahun, sehingga nilai barang yang sudah dimiliki berpotensi ikut meningkat. Selain tas, aksesori dan perhiasan Chanel juga memiliki daya tarik tersendiri bagi para kolektor.
Louis Vuitton memiliki reputasi kuat berkat desain ikonis dan kualitas material yang tahan lama. Beberapa koleksi seperti Speedy, Neverfull, hingga Capucines tetap menjadi favorit di pasar barang mewah bekas. Model klasik dari Louis Vuitton cenderung mempertahankan nilainya dalam jangka panjang.
.jpeg)
Meski dikenal sebagai brand jam tangan, Rolex juga termasuk item fashion yang memiliki nilai investasi tinggi. Seri seperti Submariner, Daytona, dan GMT-Master II sering mengalami kenaikan harga karena permintaan yang besar dan ketersediaan yang terbatas. Dengan perawatan yang baik, jam tangan Rolex dapat menjadi aset bernilai tinggi.
Perhiasan dari Cartier, seperti Love Bracelet dan Juste un Clou, terus diminati dari generasi ke generasi. Desainnya yang klasik membuat produk Cartier tidak mudah terpengaruh tren, sehingga memiliki potensi nilai jual kembali yang tetap kompetitif.
.jpg)
Tas Lady Dior dan Saddle Bag merupakan dua koleksi ikonis yang masih menjadi incaran para pencinta fashion. Popularitas Dior yang terus berkembang membuat beberapa koleksi klasiknya memiliki nilai jual kembali yang cukup baik, terutama jika kondisinya masih terawat.
Brand perhiasan mewah ini terkenal melalui koleksi Alhambra yang memiliki desain elegan dan mudah dikenali. Selain menjadi aksesori yang mempercantik penampilan, produk Van Cleef & Arpels juga banyak diburu kolektor sehingga memiliki potensi investasi yang menjanjikan.
(Baca juga: Item Busana yang Wajib Ada di Lemari Pakaian)
Sebelum membeli item fashion untuk investasi, pastikan kamu memilih model klasik, menyimpan kelengkapan seperti kotak, sertifikat, dan dust bag, serta merawat produk dengan baik. Kondisi barang yang terjaga akan sangat memengaruhi harga jual kembali. Dengan strategi yang tepat, item fashion bukan hanya melengkapi gaya berpakaian, tetapi juga dapat menjadi aset bernilai di masa depan.
(Penulis: Sania Zelikha)