Banyak hal yang semakin kompleks terjadi di dunia sekarang ini. Kondisi geopolitik yang terus berubah, percepatan integrasi teknologi, kehadiran AI, hingga bagaimana konsumen semakin selektif dalam mengonsumsi berbagai hal, berdampak pada pertumbuhan sebuah perusahaan yang harus disertai dengan cara-cara lebih cerdas, disiplin, dan terukur.
Tantangan untuk menyeimbangkan agenda pertumbuhan yang produktif dan cepat secara operasional, ditambah dengan beban administratif yang masih harus ditanggung, tidak sedikit pelaku bisnis yang kesulitan untuk bisa bertumbuh seiring dengan kecepatan pertumbuhan dunia. Kebutuhan ini yang kemudian mendorong Grab untuk menghadirkan Grab For Business.
Platform yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola penggunaan layanan Grab untuk kebutuhan kerja. Grab For Business dapat digunakan pelaku usaha untuk mengatur kebijakan penggunaan, menetapkan anggaran individu dan tim, hingga menyederhanakan proses administrasi yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual.
“Grab For Business kami rancan sebagai platform layanan B2B yang membantu perusahaan mengelola kebutuhan operasional harian, mulai dari transportasi karyawan, perjalanan bisnis, business meals, hingga pengantaran, secara lebih terstruktur dan terukur,” jelas Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho dalam acara Grab Business Forum 2026.

Tak hanya meningkatkan efisiensi operasional perusahaan, Grab For Business juga mendukung perusahaan dalam mengembangkan, mengukur, dan melaporkan dampak sustainability dari perjalanan bisnis mereka. Melalui GFB Sustainability Report, perusahaan dapat mengakses data emisi, mendukung kebutuhan Scope 3 Reporting, serta memperkuat pelaporan dengan data yang lebih terukur. Grab For Business sudah banyak dirasakan berbagai perusahaan di Indonesia, salah satunya PLN Icon Plus.
“Bagi PLN Icon Plus, sustainability merupakan bagian dari cara kami bergerak mentap masa depan. Grab For Business membantu kami melalui akses terhadap armada kendaraan listrik, sekaligus memudahkan pengelolaan mobilitas ribuan karyawan dari Kantor Pusat Jakarta hingga berbagai kantor SBU di seluruh Indonesia untuk membantu kegiatan operasional. Dengan visibilitas transaksi secara real-time, proses pengecekan laporan yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit,” ungkap Dedi.
Grab For Business menjadi salah satu solusi yang ditawarkan bagi para pelaku bisnis untuk bertumbuh lebih cerdas, eksekusi lebih cepat, produktif, dan siap memanfaatkan teknologi. Hal ini menjadi pembahasan utama dalam Grab Business forum 2026 yang telah memasuki tahun ketujuh penyelenggaraannya.


Forum ini menghadirkan M. Chatib Basri, ekonom senior Indonesia & Menteri Keuangan Republik Indonesia periode 2013-2014 serta Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia yang berbagai perspektif seputar dinamika ekonomi, teknologi, dan kebutuhan dunia usaha untuk menangkap peluang di tengah tantangan global.
“Pertumbuhan ke depan akan semakin ditentukan oleh kemampuan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, mengalokasikan sumber daya secara lebih presisi, serta membangun ketahanan yang memungkinkan bisnis tetap adaptif terhadap perubahan tanpa kehilangan momentum pertumbuhan,” ungkap Chatib.
(Baca Juga: Grab Business Forum 2025 Ulas Strategi Hadapi Pasar Global)
Grab Business Forum 2026 ini menjadi momen penegasan peran Grab For Business sebagai mitra strategis bagi perusahaan dalam membangun sistem operasional yang lebih terhubung, terstruktur, dan efisien. Grab For Business bisa menjadi alat yang membantu perusahaan untuk bertumbuh lebih cerdas dan cepat di tengah lanskap bisnis yang semakin kompleks. Buat kamu, para pelaku usaha, yang ingin tahu lebih lanjut tentang Grab For Business, kamu bisa intip di sini