Food & Travel

Berkesan! 5 Destinasi Slow Travel di Indonesia

By : Her World Indonesia - 2026-10-27 17:00:01 Berkesan! 5 Destinasi Slow Travel di Indonesia

Slow travel menjadi salah satu pilihan berlibur bagi kamu yang ingin menikmati perjalanan dengan lebih santai. Berbeda dari liburan yang mengutamakan banyak destinasi dalam waktu singkat, konsep ini mengajak kamu untuk meluangkan lebih banyak waktu di satu tempat, mengenal budaya lokal, menikmati alam, dan merasakan kehidupan masyarakat setempat.

Indonesia memiliki banyak destinasi yang cocok untuk slow travel, mulai dari desa yang tenang hingga kawasan pesisir dengan pemandangan alam yang menenangkan. 


Apa Itu Slow Travel dan Mengapa Tren Ini Semakin Populer?

Slow travel adalah gaya bepergian dengan tempo yang lebih santai dan terencana. Alih-alih mengunjungi banyak tempat dalam waktu singkat, kamu bisa memilih satu destinasi untuk dijelajahi selama beberapa hari.

Konsep ini mendorong wisatawan untuk menikmati perjalanan tanpa terburu-buru, mulai dari berjalan kaki menyusuri kawasan lokal, mencicipi makanan khas, hingga berinteraksi dengan penduduk setempat. Dengan begitu, perjalanan terasa lebih bermakna karena kamu memiliki waktu untuk memahami budaya dan kehidupan sehari-hari di destinasi yang dikunjungi.

Berikut lima destinasi yang bisa kamu pertimbangkan untuk liburan yang lebih santai.


5 Destinasi Slow Travel di Indonesia untuk Liburan Lebih Santai dan Berkesan

1. Ubud, Bali



(Berbagai destinasi slow travel di Indonesia. Foto: Dok. AHMAD GHANI/ Pexels)


Ubud menawarkan suasana yang cocok untuk kamu yang ingin beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari. Kawasan ini dikenal dengan hamparan sawah, suasana pedesaan, galeri seni, serta tradisi budaya Bali yang masih terjaga.

Kamu bisa menghabiskan pagi dengan berjalan kaki di sekitar persawahan, mengikuti kelas yoga, atau menikmati kopi di kafe dengan pemandangan alam. Daripada berpindah dari satu tempat wisata ke tempat lain, luangkan waktu untuk menikmati suasana Ubud secara perlahan.


2. Desa Wisata Penglipuran, Bali



(Berbagai destinasi slow travel di Indonesia. Foto: Dok. Wictor Sparrow/ Pexels)


Jika kamu ingin merasakan kehidupan desa yang tertata dan kaya akan tradisi, Desa Wisata Penglipuran bisa menjadi pilihan. Desa ini terkenal dengan lingkungan yang bersih, arsitektur tradisional Bali, serta suasana yang relatif tenang.

Kamu dapat berjalan menyusuri jalan desa, mengamati rumah tradisional, dan mempelajari kebiasaan masyarakat setempat. Agar perjalanan terasa lebih bermakna, hormati aturan desa dan mintalah izin sebelum mengambil foto yang melibatkan warga.


3. Yogyakarta



(Berbagai destinasi slow travel di Indonesia. Foto: Dok. tu nguyen/ Pexels)


Yogyakarta tidak hanya menawarkan wisata sejarah, tetapi juga pengalaman budaya yang bisa dinikmati tanpa terburu-buru. Kamu dapat mengunjungi kawasan Kotagede, menikmati suasana kampung, atau mengikuti lokakarya kerajinan tradisional.

Sisihkan waktu untuk mencicipi kuliner khas, mengobrol dengan perajin lokal, dan menikmati suasana kota pada pagi atau sore hari. Dengan begitu, kamu bisa mengenal Yogyakarta lebih dekat, bukan sekadar mengunjungi tempat-tempat populernya.


4. Desa Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur

Terletak di kawasan pegunungan Flores, Desa Wae Rebo menawarkan pengalaman menginap di lingkungan tradisional yang dikelilingi perbukitan hijau. Desa ini dikenal dengan rumah adat berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang.

Perjalanan menuju desa membutuhkan trekking, sehingga kamu perlu mempersiapkan kondisi fisik dan perlengkapan yang sesuai. Setibanya di sana, kamu bisa menikmati udara sejuk, pemandangan alam, dan kehidupan masyarakat yang masih memegang tradisi. Pengalaman ini cocok bagi kamu yang ingin memperlambat ritme perjalanan sekaligus belajar tentang budaya lokal.


5. Karimunjawa, Jawa Tengah



(Berbagai destinasi slow travel di Indonesia. Foto: Dok. Nasik Lababan/ Pexels)


Karimunjawa menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin menikmati suasana kepulauan dengan ritme yang lebih tenang. Pantai berpasir putih, air laut yang jernih, dan pemandangan matahari terbenam menjadi daya tarik utamanya.

Kamu bisa memilih satu atau dua aktivitas dalam sehari, seperti berenang, snorkeling, atau bersantai di tepi pantai. Sisakan waktu untuk menikmati suasana tanpa agenda padat agar liburan terasa lebih nyaman.


(Baca juga: Ini 5 Negara Paling Aman untuk Solo Travel Wanita di Asia)


Slow travel bukan sekadar mengunjungi destinasi yang indah, melainkan juga memberikan ruang bagi diri sendiri untuk menikmati setiap pengalaman. Dengan memilih tempat yang sesuai dan menyusun jadwal yang tidak terlalu padat, kamu bisa pulang dari liburan dengan pikiran lebih segar dan kenangan yang lebih bermakna.



(Penulis: Sania Zelikha)



Food & Travel