Bie Hin Tailor, label tailoring legendaris yang berdiri sejak 1930, kembali menunjukkan komitmennya terhadap nilai-nilai kemanusiaan melalui pentas pertunjukan. Bertajuk La Maison Fantasi, acara ini diselenggarakan di Shangri-La Grand Ballroom Surabaya. Tak hanya menjadi panggung peragaan busana dan musik teatrikal, acara ini juga menjadi ruang kolaborasi untuk menyuarakan kepedulian sosial.
Terinspirasi dari nilai-nilai moral Disney seperti keberanian, kejujuran, hingga cinta tanpa pamrih, pertunjukan ini menyentuh tema besar: bagaimana setiap individu bisa menjadi pahlawan kecil untuk orang lain. Setiap elemen yang ditampilkan, dari busana hingga visualisasi interaktif yang dikurasi oleh Nuansa Concept dan Majestic Hocus Pocus, dirancang untuk mengangkat semangat berbagi dan peduli. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari visi 3T Bie Hin: Trust, Tenacity, dan Treasure.
“Melalui acara ini, kita mau share tentang mimpi dan kepercayaan atas perjalanan bisnis sejati tak hanya tentang pertumbuhan usaha, tapi juga tentang bagaimana kita bisa memberi kembali kepada masyarakat,” papar Presiden Direktur Bie Hin Tailor Group Abraham Setiawan.
(Baca juga: Mengenal Bahan Royal Twist: Pilihan Elegan untuk Kamu)

Setiap jahitan setelan jas dan celana yang dipakai oleh semua pengisi pertunjukan ini mengangkat tema Disney. Lewat desain, lewat pesan, dan lewat aksi nyata, Bie Hin mengajak setiap penonton untuk menjadi bagian dari gerakan membantu mereka yang membutuhkan.
Seiring dengan acara utama, digelar pula bazaar amal bertajuk Together We Rise yang diikuti oleh brand lokal seperti Peurle Jewelry, Atara Batik, Avue Parfums, Gifanka Gallery, dan Facena Beauty Clinic. Menariknya, setiap brand berkomitmen menyumbangkan minimal 30% hasil penjualannya untuk mendukung anak-anak dari keluarga kurang mampu serta penyandang disabilitas di Surabaya.
Kegiatan ini turut melibatkan figur-figur publik dari berbagai bidang seperti Ivana Tantoyo (Direktur The Grand Kenjeran), Dr. Daniel Widiyanto (Facena Beauty Clinic), hingga komunitas seperti Hijabers Mom Community. Kehadiran mereka memperkuat pesan bahwa kepedulian adalah tanggung jawab bersama.
Melalui pertunjukan musik teatrikal dan runway ini, Bie Hin ingin menunjukkan bahwa keindahan visual bisa berpadu dengan kedalaman nilai. Fashion bukan hanya tentang apa yang terlihat, tapi apa yang diyakini dan disampaikan secara tersirat oleh Bie Hin Tailor.
(Penulis: Zahrah Pricila)