Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Sulit untuk Melupakan Mantan!


  • Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Sulit untuk Melupakan Mantan!
    Ini 5 Alasan Mengapa Kamu Sulit untuk Melupakan Mantan! (Photo: Doc. Liza Summer on Pexels)

    Putus cinta apapun alasannya bisa sangat menyakitkan. Meskipun sulit, move on dan melanjutkan hidup adalah fase yang harus dijalani setelah kehilangan orang yang dicintai. Namun, pada kenyataannya, move on dari mantan terkadang merupakan proses yang menyiksa, dan tidak ada kepastian berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melupakan perpisahan — itu tergantung pada individu dan situasi tertentu. 


    Jika kamu merasa terjebak dan tidak mampu untuk move on, berikut adalah beberapa alasan yang paling mungkin mengapa kamu tidak bisa melupakan mantan: 


    1. Kamu terlalu fokus pada kenangan positif


    (Photo by cottonbro from Pexels)


    Terlalu fokus pada kenangan positif sambil berusaha melupakan sama saja dengan menghidupkan kembali aspek positif, euforia, dan kesenangan dari peristiwa bersama orang di masa lalu, kata Patrick Wanis, Ph.D., pakar perilaku manusia. 


    Itu artinya, jika kamu hanya fokus mengingat masa-masa indah bersama dengan mantan sambil berusaha move on, kamu akan semakin sulit melupakannya. 


    Maka dari itu, singkirkan semua hal yang bisa membangkitkan kenangan masa lalu. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah untuk melupakan mantan dan move on


    2. Kamu meyakini bahwa kamu tidak akan menemukan orang lain sesempurna dirinya


    Alasan utama beberapa orang sulit untuk move on adalah karena adanya keyakinan bahwa tidak ada orang lain sesempurna mantan, kata Sheryl Paul, MA, konselor. Padahal kenyataannya tidak demikian. Jika kamu harus berpisah dengan mantan, itu berarti dia bukanlah yang terbaik untuk kamu. Percayalah, kamu akan menemukan cinta dan orang baru yang terbaik untuk kamu. 


    3. Kamu masih mengikuti mantan di sosial media atau mempertahankan kontak dengan mantan


    (Photo by cottonbro from Pexels)


    Jika kamu masih mempertahankan kontak dengan mantan dan/atau masih mengikutinya di sosial media, itu bisa menjadi pengingat tentang apa yang hilang dari hidup kamu, kata psikolog klinis berlisensi, Roxy Zarrabi, Psy.D. Secara bersamaan, ini juga bisa meningkatkan harapan bahwa hubungan yang telah berakhir akan bersemi kembali. Dengan kata lain, tanpa disadari, ini bisa membuatmu berharap jika mantan akan kembali lagi ke kehidupanmu.


    Selain itu, masih mengikuti mantan di sosial media hanya akan menambah rasa sakit hati dan cemburu. Apalagi jika dia telah bersama orang lain.


    Pada akhirnya mempertahankan kontak dengan mantan, berada di lingkaran sosial yang sama, dan/atau masih mengikuti mantan di sosial media, itu dapat mengacaukan usaha kamu untuk move on. Aturan memutuskan kontak dengan mantan adalah cara terbaik untuk membantu memulihkan perasaanmu dan move on.


    4. Kamu masih mencoba memahami apa yang terjadi


    Ketika kamu tidak mengetahui alasan mengapa hubungan ini harus berakhir, kemudian mencoba menganalisis, dan secara keseluruhan terus merenungkan perpisahan yang terjadi, ini bisa menjadi penyebab lain kamu sulit move on.


    Jika kamu berpikir dengan mengetahui alasan mengapa hubunganmu harus berakhir adalah cara yang diperlukan untuk melanjutkan hidup, kamu salah!


    Menurut Sheryl Paul, menjadi terobsesi tentang mengapa perpisahan itu terjadi, tidak akan membantu kamu melupakan mantan dan move on, tetapi justru membuat kamu tetap berada dalam bayang-bayang mantan dan kisah cinta lama. 


    Jika kamu tidak mengetahui alasan perpisahan itu terjadi, tidak apa-apa juga. Tidak semua perpisahan harus "masuk akal", kan? Terkadang ada hal-hal yang “tidak masuk akal” yang bisa menjadi alasan putus cinta. 


    Ambil pelajaran dari perpisahan yang terjadi, dan move on!


    5. Kamu mengabaikan perasaan berduka


    Ketika kehilangan orang yang dicintai, kita akan dihadapkan pada perasaan berduka. Namun tidak sedikit orang yang justru cenderung menghindari atau menyingkirkan perasaan menyakitkan dan berduka itu, meskipun pada akhirnya, hal itu hanya akan memperpanjang proses move on, kata Zarrabi. 


    Saat menghadapi perpisahan, salah satu cara paling umum yang dilakukan orang adalah dengan menenggelamkan kesedihan, berpura-pura baik-baik saja, menghilangkan rasa sakit, dan menghindari perasaan kesepian. 


    Pada kenyataannya, hal itu hanya akan memperpanjang waktu yang diperlukan untuk mengatasi putus cinta atau move on, kata John Kahal, ahli kesehatan mental dan kecanduan. 


    Sebaliknya, menerima perasaan sedih dan sakit hati sebagai hal yang lumrah saat putus cinta, perlahan-lahan berdamai dengan hal itu akan membantumu melupakan mantan dan move on










  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles