Intip Proses Hapus Tato Yang Harus Kamu Ketahui


  • Intip Proses Hapus Tato Yang Harus Kamu Ketahui
    Penghapusan tato (Foto: Dok. Lucas Lenzi/Unsplash)

    Dilansir dari Her World Singapura, ragam teknik untuk menghapus tato, mulai dari dengan mewarnai tato dengan warna kulit, pemotongan lapisan kulit yang diwarnai, hingga laser removal selama bertahun-tahun. Namun, secara umum, banyak pakar yang sepakat bahwa proses penghapusan menggunakan laser adalah cara paling efektif dalam menghapus seni pada tubuh ini.

    Laser removal

    Menghapus tato dengan bantuan laser atau laser tattoo removal lebih dilakukan menggunakan laser Q-switched atau teknologi Picolaser. Kedua jenis laser ini memberikan energi dalam sekali tekan untuk menghancurkan tinta yang berada di dalam kulitmu, tetapi ada hal yang sedikit membedakan keduanya.

    “Dibandingkan mengandalkan energi panas, laser dari Picosecond melepaskan energi sangat cepat sehingga partikel-partikel pigmen pada tinta tato bergetar dan hancur tanpa membakar lapisan kulit di sekitar area tato. Hal ini tidak hanya memberikan hasil yang sangat efektif, tetapi juga perawatan yang lebih aman dengan mengurangi kerusakan pada struktur kulit yang masih dalam kondisi normal,” ungkap Dr. Kwan Yuan Dong dari S Aesthetics Clinic.



    Tentu sebelum proses penghapusan, numbing cream harus diaplikasikan pada area tato yang akan dihapus karena proses ini memberikan sensasi panas dan perih. Setelah proses penghapusan, kemungkinan kulit akan terluka, lecet, dan memar sehingga penting untuk mengaplikasikan krim antibakteri, mengganti perban secara rutin, menghindari paparan sinar matahari dan kegiatan di luar ruangan.

    Proses ini dilakukan secara berulang dalam beberapa sesi, umumnya dilakukan dalam rentan waktu enam hingga delapan minggu, sesuai dengan keinginanmu ketika menghapus tato tersebut.

    Proses menghapus tato

    (Tato dengan warna gelap. Foto: Dok.Cottonbro/Pexels)

    Resiko yang dapat terjadi

    Menurut Dr. Kwan, resiko mendapatkan efek sakit lebih tinggi menggunakan laser Q-switched. “Perawatan ini [laser Q-switched] meninggalkan bekas luka. Bekas tersebut berupa spot putih di area tato dan penggelapan kulit pada area di sekitarnya,” ungkapnya. Dr. Kwan juga menambahkan bahwa Picolaser juga memiliki resiko serupa hanya dengan kadar lebih rendah, tetapi tidak menghilangkan resiko yang terjadi dari penghapusn tato menggunakan teknologi laser. Untuk itu, penting bagi kamu untuk membiarkan area kulit yang dilakukan perawatan untuk sembuh total tanpa gangguan.

    Lalu, semakin lama usia tatomu akan lebih mudah untuk dihapus, tetapi kemudahan penghapusan juga dipengaruhi warna yang kamu pilih untuk menghias tubuhmu. Warna-warna gelap seperti hitam, biru tua, hijau, dan cokelat lebih mudah untuk dihapus, berbeda dengan tato dengan warna-warna terang yang cenderung lebih menantang karena proses penghapusan membutuhkan jenis laser dan gelombang yang berbeda. Selain itu, semakin dengan warna dengan kulitmu akan semakin sulit untuk dihapus.




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Maudy Ayunda dan Amanda Khairunnisa Cover Agustus 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below