5 Masalah Kesehatan yang Umum Terjadi Saat Berpuasa


  • 5 Masalah Kesehatan yang Umum Terjadi Saat Berpuasa
    Ketahui masalah kesehatan yang umum terjadi saat bulan puasa. (Image: Dok. Freepik)

    Ketika berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 13 jam. Ditambah, pola makan yang tidak seimbang saat sahur dan berbuka puasa semakin dapat memicu munculnya masalah kesehatan. Berikut ini beberapa masalah kesehatan yang sering muncul saat puasa. Simak ulasannya!


    1. Dehidrasi




    Salah satu masalah kesehatan yang paling sering muncul saat puasa adalah dehidrasi. Meskipun bersifat ringan dan tidak berbahaya, jika dibiarkan dehidrasi dapat menyebabkan munculnya masalah kesehatan lainnya seperti kram otot, napas berbau, mudah, sakit kepala, dan bahkan batu ginjal.


    Pada dasarnya, setiap orang memiliki kebutuhan cairan tubuh yang berbeda-beda. Namun, rata-rata setiap orang membutuhkan sekitar 8 gelas per hari. Saat berpuasa, kamu perlu menyiasati minum air putih, agar kebutuhan cairan tubuh tercukupi selama puasa, coba terapkan pola 2–4–2. Artinya, minum 2 gelas air putih saat sahur, 4 gelas air putih saat berbuka puasa, serta 2 gelas air putih di malam hari atau sebelum tidur.


    2. Sembelit


    Kurangnya asupan air saat berpuasa dapat mengakibatkan feses menjadi lebih keras dan kering, sehingga sulit untuk dikeluarkan. Kondisi semacam ini disebut dengan sembelit. Sembelit dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pola makan yang tidak teratur, kurang aktivitas fisik hingga kurangnya asupan air dan serat. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengonsumsi makanan kaya serat dan air selama berpuasa. 


    Selain dapat mencegah sembelit, makanan kaya serat juga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang. Makanan kaya serat seperti apel, pir, alpukat, pisang, bayam, brokoli, kangkung, ketimun, dan kacang panjang. 


    3. Heartburn


    Heartburn adalah rasa tidak nyaman pada perut bagian atas yang diakibatkan karena naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi ini dapat terjadi karena kebiasaan langsung tidur usai makan sahur.


    Pada dasarnya, heartburn bukanlah suatu penyakit serius, melainkan suatu gejala masalah kesehatan pencernaan. Heartburn juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti berlebihan mengonsumsi makanan pedas, tinggi gula, asam, atau terlalu berminyak, makan dalam jumlah yang banyak, minum minuman berkafein dan berkarbonasi. 


    Kamu dapat mencegah heartburn dengan membatasi jenis makanan dan minuman yang memicu produksi asam lambung, serta memberi jeda setelah makan sahur sebelum kembali tidur, kurang lebih dua jam agar tidak mengalami heartburn. 


    4. Sakit Kepala (Pusing)


    Masalah kesehatan berikutnya yang sering muncul saat puasa adalah sakit kepala atau pusing. Umumnya, munculnya sakit kepala atau pusing saat puasa akibat dari dehidrasi, kurangnya jam tidur, dan rasa lapar. Bahkan bagi beberapa orang, sakit kepala atau pusing dapat bertambah lebih parah akibat paparan sinar matahari. 


    Untuk mencegah masalah kesehatan ini, sebaiknya penuhi kebutuhan cairan tubuh harian dan mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang seperti makanan kaya serat, protein, vitamin dan mineral, serta tidak tinggi lemak, gula dan karbohidrat. 


    5. Bau Mulut


    Tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama dapat memicu munculnya masalah kesehatan seperti bau mulut. Saat berpuasa umumnya bau mulut terjadi akibat dehidrasi, sehingga saat penting untuk memenuhi asupan cairan tubuh dengan minum delapan gelas air putih per hari. Selain itu, pakar kesehatan juga menyarankan untuk rutin menggosok gigi, membersihkan lidah, hindari makanan berbau tajam, terlalu manis dan asam selama berpuasa. Ini karena, makanan-makanan tersebut dapat membuat bakteri dalam mulut tumbuh subur, sehingga menambah bau pada mulut. 





 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below