21 Bahan Makanan Yang Harus Ada Di Rumah Saat Bulan Ramadan


  • 21 Bahan Makanan Yang Harus Ada Di Rumah Saat Bulan Ramadan
    Di masa sulit seperti sekarang, ada baiknya bahan makanan ini selalu ada di rumah selama bulan Ramadan agar kita tetap semua tetap sehat (Foto: Dok. Pexels.com)

    Sebentar lagi Ramadan tiba. Biasanya, di tahun-tahun sebelumnya, tentu kita sudah mulai menyiapkan bahan-bahan makanan favorit yang bisa disimpan untuk sahur dan berbuka puasa. Namun, berbeda kondisinya dengan tahun ini. Di saat negara sedang menerapkan aturan semi lock down untuk memutus rantai penyebaran Pandemi virus Corona atau Covid-19, maka harus ada strategi ekstra dalam berbelanja agar semua kebetuhan bisa terpenuhi terutama memasuki masa krisis seperti saat ini. 


    Bagaimana caranya? Pertama, tentukan prioritas yang berangkat dari konsep 4 sehat 5 sempurna. Kedua, jangan paksakan membeli bahan-bahan dengan harga selangit sebelum kebutuhan pokok terpenuhi. Terakhir, tentukan mana yang ingin dicapai. Kebutuhan atau kepuasan? Sebab untuk masa sekarang, tentu urusan kepuasan nampaknya bisa agak sedikit dikesampingkan. Tak apa tahun ini tak sefoya-foya tahun sebelumnya dalam menyiapkan menu berbuka. Tak apa juga jika tahun ini kita makan malam dengan sajian yang sederhana. Selama tabungan masih terjaga, perut masih terisi, niat ibadah masih terlaksana, dan kebutuhan pokok masih terbeli, rasanya kita tak perlu bersikeras untuk harus makan enak setiap hari.




    Jadi, intip 21 bahan makanan yang harus diutamakan ada di rumah berikut ini. Semoga kita semua sehat selalu dan diberi kelimpahan berkah selama menjalani ibadah puasa.


    1. Bumbu Dapur

    Diperlukan untuk membuat masakan jadi lezat dan membangkitkan selera, bumbu dapur juga dapat menjaga stamina tubuh di saat puasa. Sebut saja kunyit, jahe, kayu manis, kencur hingga bunga lawang yang bisa kamu olah menjadi jamu. Oleh karenanya, rempah-rempah jenis ini harus selalu tersedia di rumah. Selebihnya, bawang putih, bawang merah, serai, laos, ketumbar, kemiri, pala, dan sebagainya bisa kamu lengkapi sesuai kebutuhan sehari-hari. 

    Namun jika bumbu dapur dirasa terlalu mahal, cara paling mudah untuk memenuhinya adalah dengan membeli versi bubuknya. Ini jauh lebih murah! Bawang putih bubuk, bawang bombay bubuk, kayu manis bubuk, dan lain sebagainya. Semua tersedia. 


    2. Beras

    Bukan orang Indonesia namanya kalau tidak makan nasi. Apalagi menjelang puasa, tentu tubuh perlu stamina ekstra. Oleh sebab itu, selalu sediakan beras secukupnya agar memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga. Namun perlu diingat, jangan berlebihan menyetoknya, ya. Soalnya masih banyak orang yang butuh di luar sana.


    3. Telur

    Dapur tanpa telur itu layaknya sayur tanpa garam. Tidak lengkap! Karena semalas-malasnya kita mengolah makanan, namun mengolah telur adalah satu kegiatan masak-memasak yang jauh dari kata sulit. Direbus, didadar, diorak-arik, hingga dibuat telur mata sapi, semua begitu gampang. Harganya murah, diolahnya mudah, rasanya menggugah, dan dimakan dengan nasi panas pun selalu lezat. Hanya perlu tambahkan kecap dan kerupuk, siapa yang tak menyukai sajian ini? 


    4. Tahu


    (Tahu, makanan sederhana yang lezat dan juga sehat. Foto: Dok. Pexels.com)


    Lagi-lagi bahan makanan pokok yang mudah diolah, murah, dan tinggi protein. Tahu yang terbuat dari ampas kedelai ini sangat baik untuk kesehatan karena mengandung ragam nutrisi seperti selenium, seng, besi, magnesium, kalium, dan juga kalsium. Cocok untuk disandingkan bersama ragam makanan baik dengan cara dibakar, dikukus, digoreng, atau direbus, tahu akan sangat pas untuk dijadikan menu buka puasa.


    5. Tempe

    Selalu dipasangkan dengan tahu, makanan yang juga masuk dalam daftar 4 sehat 5 sempurna ini nyatanya tak hanya kaya akan protein namun juga dipenuhi kandungan vitamin B12 dan probiotik yang benefisial bagi kesehatan. Ya, sebagai satu-satunya sumber makanan non-hewani yang mengandung vitamin B12, mengonsumsi tempe setiap hari akan membantu kita untuk terhindar dari ragam penyakit yang berhubungan dengan gangguan syaraf. Salah satu makanan paling sehat di dunia yang telah terbukti secara scientific.


    6. Susu

    Untuk menjaga kekuatan tulang dan stamina, susu juga perlu dikonsumsi bukan hanya oleh anak-anak namun juga orang dewasa dan lansia. Hanya mungkin pilihan susunya saja yang berbeda. Tak hanya disarankan untuk diminum saat sahur, susu juga bisa diolah menjadi macam-macam makanan mulai dari appetizer hingga dessert. Ingin membuat cemilan, pasta, atau bahkan makanan penutup, susu akan menjadikan semuanya lebih lezat, kaya tekstur, dan bernutrisi tinggi.


    7. Ayam

    Sebagai salah satu sumber iron, zinc, vitamin B3, B6, B7, dan B12, ayam juga akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memelihara sistem imun, menekan angka kolesterol dalam darah, dan turut mempromosikan fungsi otak serta sistem syaraf. Namun agar lebih sehat, pilihlah bagian dada untuk diolah sesuai selera. Dipanggang, digoreng, dipepes, dibuat sup, dan lain sebagainya, olahan ayam nampaknya tak pernah tidak disukai semua orang.


    8. Ikan

    Karena punya kandungan protein tinggi yang amat diperlukan tubuh, maka ikan juga harus ada di dalam lemari es-mu sebagai salah satu sumber energi yang tak hanya enak tapi juga penting untuk dikonsumsi. Pilih ikan-ikan yang lebih tahan lama untuk disimpan seperti tuna, salmon, dori, atau gindara. Karena selain tidak mudah berbau jika disimpan terlalu lama di freezer, ikan-ikan ini juga cenderung lebih mudah diolah apalagi di bulan puasa yang waktu memasaknya terbilang lebih singkat. Belilah yang sudah berbentuk fillet sehingga kamu tinggal membumbui lalu memasaknya. 


    9. Daging sapi


    (Siapa tak suka daging? Rasanya tak ada. Foto: Dok. Pexels.com)


    Favorit hampir semua orang, daging sapi juga wajib ada. Meski harganya mulai tinggi, namun menyimpannya sedikit agaknya bisa jadi angin segar di saat sudah bosan dengan makanan berbuka yang itu-itu saja. Bisa dibuat shabu-shabu, tumisan, bahkan a la rice bowl, daging sapi akan selalu wajib ada di setiap rumah terlebih saat menjelang bulan Ramadan dan Lebaran.


    10. Umbi-umbian

    Singkong, kentang, talas, dan beberapa umbi lainnya sangat baik diolah sebagai pengganti nasi. Sama-sama punya karbohidrat tinggi, umbi-umbian bahkan lebih bagus dikonsumsi karena kandungan gulanya jauh lebih rendah. Jika tak mau repot, beli saja umbi-umbian yang telah diubah bentuk menjadi tepung. Selain lebih mudah untuk digunakan, health benefit-nya pun tetap sama. Tapi kalau mau membuat umbi-umbian goreng, tentu mau tidak mau harus beli utuh, ya


    11. Sayur-mayur

    Semua pasti paham kegunaan bahan makanan ini untuk apa. Selain bisa meningkatkan sistem imun dan memelihara kesehatan, sayur-sayuran juga bisa dikonsumsi dengan cara dijus, dibuat smoothie, atau bahkan dikeringkan di dalam oven untuk membuat chips. Penting sekali khususnya selama bulan puasa karena asupan harian vitamin terhitung sedikit. Namun bagi para penderita asam urat, makanlah sayur-sayuran yang berwarna selain hijau. Seperti misalnya wortel, tomat, baby corn, kembang kol, hingga paprika merah dan kuning agar tingkat asam urat dalam darah tak melonjak. Ssstt, bagi yang belum tahu, sayuran hijau adalah musuh bagi para penderita asam urat, lho.


    12. Kacang-kacangan

    Masuk dalam salah satu daftar dalam super foods, kacang-kacangan sangat baik untuk dikonsumsi. Punya lemak baik yang membantu sistem syaraf bekerja maksimal dan otak jadi cemerlang, kacang-kacangan juga akan membantu kamu tetap bugar di saat berpuasa. Kacang hijau, kacang tanah, kacang kedelai, hingga kacang panjang, semua harus selalu kamu masukkan dalam shopping list agar tetap prima di masa-masa seperti ini. Sesuaikan dengan selera, ya.


    13. Biji-bijian


    (Biji-bijian sebagai asupan terbaik bagi jantung. Foto: Dok. Pexels.com)


    Biji-bijian atau grains, adalah salah satu super foods juga yang selalu dicintai oleh para pelaku gaya hidup sehat seperti para vegan dan vegetarian. Tak hanya mengenyangkan karena kaya serat, biji-bijian juga kaya akan lemak baik layaknya kacang-kacangan. Sebut saja biji bunga matahari, biji gandum, oat, granola, quinoa, hingga sorgum, semua bisa membantumu dalam menunjang gaya hidup sehat selama puasa. Tinggal dicampur ke dalam smoothie atau yogurt dan dimakan bersama buah, sahur atau buka puasamu akan jauh lebih berkualitas ketimbang makan-makanan manis, berminyak, dan juga penuh lemak. Selain itu, grains juga sangat baik untuk kesehatan jantung.


    14. Tepung

    Sebagai salah satu dari 9 bahan pokok, tepung wajib selalu ada di rumah karena bisa digunakan untuk membuat makanan apa pun. Mulai dari roti, kue, gorengan, hingga makanan penutup, tepung akan selalu fungsional untuk segala keperluan dapur. Tingkat karbohidratnya pun tinggi sehingga dapat mengenyangkan saat dimakan. Namun meski demikian, kandungan glutten yang ada pada tepung tak bisa dipungkiri adanya. Sesuaikan saja dengan gaya hidupmu. Jika kamu merupakan penggiat makanan glutten-free, maka bagian makanan ini bisa di skip dan ganti dengan tepung biji-bijian atau umbi-umbian yang jauh lebih sehat.


    15. Sumber probiotik

    Untuk kamu yang susah buang air besar atau kerap punya masalah pada usus dan pencernaan, maka ada baiknya selalu sediakan sumber-sumber probiotik di dalam kulkas. Seperti misalnya minuman kombucha, yogurt, minuman probiotik kemasan, kimchi, atau bahkan oncom untuk membersihkan ususmu dari bakteri-bakteri jahat yang bersarang. Kenapa penting untuk dikonsumsi selama bulan puasa? Karena mungkin tubuh kita akan kekurangan banyak serat dan juga air. Oleh sebab itu, efeknya adalah pada perut yang jadi lebih mudah sakit atau bahkan sembelit karena kurangnya bakteri baik.


    16. Agar-agar

    Nah, untuk semakin melancarkan buang air besar, ada baiknya juga kamu mengonsumsi agar-agar pada saat sebelum tidur supaya keesokan paginya 'rutinitas harian' jadi lebih lancar. Kenapa? Kandungan rumput laut yang ada dalam agar-agar akan sangat membantu kamu melancarkan pencernaan. Sudah jadi rahasia umum, bukan?


    17. Madu

    Punya setidaknya 10 manfaat bagi tubuh, cairan yang manfaatnya telah tertulis bahkan di dalam Al Quran Surat An-Nahl Ayat 68-69 ini memiliki kandungan vitamin E, vitamin C, asam amino, serta mineral seperti zinc, zat besi, air, gula, antioksidan, flavonoid dan fenolat yang punya efek menyembuhkan pada beberapa jenis penyakit seperti misalnya demam, batuk, radang tenggorokan, penyembuhan luka, diabetes, kelelahan, hingga sariawan dan bibir pecah-pecah. Nah, kenapa madu diperlukan saat berpuasa? Karena ia punya kandungan khusus yang bisa membuatmu fit setelah seharian menahan haus dan lapar.


    18. Buah-buahan 


    (Tak hanya menyegarkan, buah-buahan juga wajib dikonsumsi tiap hari terutama saat puasa. Foto: Dok. Pexels.com)

    Sama seperti sayuran, buah-buahan juga WAJIB ada di atas meja atau di dalam lemari es. Hmmm, nampaknya tak usah dijabarkan, ya pentingnya makanan ini apa. Karena sejak kecil kita pun sudah tahu bahwa peran buah sangatlah penting bagi tubuh. Tapi dari semuanya, mungkin kamu bisa lebih menjatuhkan pilihan pada buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, kiwi, nanas, berries, dan jambu biji. Alpukat pun bagus, terutama untuk kamu yang punya masalah dengan kolesterol tinggi. Tapi dimakannya jangan dengan gula serta susu kental manis cokelat. Double trouble


    19. Olive oil

    Mau hidup lebih sehat, gunakanlah minyak zaitun di samping minyak goreng biasa. Selain bisa untuk menumis, menggoreng, bahkan langsung dimakan bersama sayur-sayuran atau makanan lainnya, kamu harus tahu dulu bahwa minyak zaitun punya dua jenis yang berbeda yaitu extra virgin (tidak untuk memasak dan tak boleh dipanaskan. Langsung dimakan bersama roti atau salad) dan minyak zaitun biasa yang memang diperuntukkan untuk masak. Selain bernutrisi dan mampu menurunkan kolesterol, jika diminum satu sendok teh setiap hari di saat akan tidur malam, minyak zaitun juga terbukti lebih baik dalam menjaga kadar minyak dalam darah agar tak mengendap dan jadi ancaman kolesterol jahat yang berimbas buruk bagi kesehatan jantung dan darah tinggi.


    20. Minyak goreng

    Nampaknya kita memang harus punya stok ini di rumah setiap hari. Tak harus pada saat Ramadan saja. Karena biar bagaimanapun, mayoritas makanan Indonesia memang diolah dengan cara digoreng. Jadi mau tidak mau kita harus tetap punya persediaan. Tapi ingat, gunakan seperlunya saja, ya. jangan banyak-banyak apalagi setiap hari. Saat puasa tubuh lebih butuh asupan sehat dibandingkan asupan yang hanya enak saja tapi tanpa gizi. Maka baiknya perhatikan juga hal tersebut.


    21. Mentega

    Terakhir, mentega. Well, bukan margarin, ya. Sebab margarin punya efek buruk bagi tubuh saat dikonsumsi secara berlebihan. Bukan hanya mengandung trans-fat yang lebih tinggi dibandingkan mentega, margarin juga akan mengendapkan lemak dalam darah yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Lalu, pilih juga mentega yang berjenis unsalted agar bisa diolah dengan makanan apa saja. Ingin membuat kue, ayam bakar, daging panggang, atau makanan lainnya, mentega punya rasa yang lebih gurih dan alami ketimbang margarin.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below