Ternyata, Ini Efek Kafein Pada Kulit


  • Ternyata, Ini Efek Kafein Pada Kulit
    Ingin tahu apa saja efek kafein pada kulit? (Foto: Dok. Andrew Neel / Pexels)

    Kopi menjadi salah satu minuman wajib yang selalu ada di pagi hari. Bahkan, bagi sebagian besar orang, sulit rasanya melewatkan hari tanpa segelas kopi. Ketika berbicara mengenai kopi dan kulit, ada beberapa orang yang mengatakan bahwa kopi dapat memperburuk kondisi jerawat dan menyebabkan kulit kering.


    Namun di sisi lain, ada juga yang mengatakan bahwa kopi sama sekali tidak memengaruhi kondisi kulit. Singkatnya, kopi dianggap baik untuk kulit karena sifat antioksidannya, tetapi berapa banyak kopi yang kamu konsumsi dalam sehari, itulah yang akan memberikan efek buruk pada kulit. Berikut ini efek kafein pada kulit yang perlu kamu ketahui. 




    Apa yang terkandung di dalam kopi?


    Kafein dipercaya dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan suasana hati — bagi sebagian besar orang, itulah alasan mereka meminum kopi di pagi hari. Namun, kafein juga dianggap mampu menyebabkan dehidrasi. Sebagaimana diketahui, tubuh yang tidak terhidrasi dengan baik, tentu akan memengaruhi kondisi kulit seperti kulit kering dan kusam. 


    Sebuah studi pada tahun 2005 menunjukkan bahwa kopi adalah sumber antioksidan yang baik. Namun bukan berarti jumlah antioksidan yang dimiliki kopi lebih banyak dibandingkan dengan jumlah antioksidan yang dimiliki sayuran dan buah-buahan. Kita semua tahu bahwa makanan yang kaya akan antioksidan dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit. Hal ini karena antioksidan memiliki kemampuan untuk menangkal radikal bebas yang menyebabkan tanda-tanda penuaan, seperti garis-garis halus, kerutan, bintik-bintik hitam. 


    Apakah kopi aman untuk dikonsumsi?


    Jawabannya, bisa iya dan tidak. Dikutip dari Byrdie, menurut ahli dermatologis, Gary Goldenberg, MD, minum lebih dari empat gelas kopi dalam sehari dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Tetapi, ia menambahkan bahwa mengonsumsi kopi dalam jumlah yang tepat, masih dinilai aman untuk tubuh bahkan bermanfaat bagi kulit, berkat sifat anti-inflamasi dan antioksidannya. 


    Lantas, apakah kopi dapat memperburuk kondisi jerawat?


    Goldenberg mengatakan, kafein tidak menyebabkan timbulnya jerawat. Namun, mengonsumsi kafein secara berlebihan dapat menyebabkan stres, kemudian memicu timbulnya jerawat. Dengan kata lain, kopi dapat merangsang tubuh memproduksi insulin berlebih, yang dapat menyebabkan kulit memproduksi minyak berlebih dan menyebabkan timbulnya jerawat. 


    Selain itu, bagaimana cara kamu mengonsumsi kopi juga dapat berperan terhadap kondisi jerawat. Mencampurkan susu ke dalam segelas kopi ternyata bukan sepenuhnya ide yang baik, karena susu mengandung protein yang dapat menyebabkan peradangan pada kulit, khususnya jerawat. Tidak hanya susu, gula dan sirup perasa juga dapat memicu timbulnya jerawat. Jika kamu sedang berjuang melawan jerawat, ada baiknya kamu mengurangi penggunaan susu atau pemanis buatan saat mengonsumsi kopi. 


    Namun, bukan berarti meminum kopi itu sepenuhnya buruk. Minum kopi boleh saja asal jangan berlebihan. Satu lagi, buat kamu yang sering mengonsumsi kopi, perbanyak minum air putih agar dapat menyeimbangkan kesehatanmu. Karena air dapat menetralkan kafein dan mengembalikan pH tubuh.