Kenali Tech Neck, Atasi Segera!


  • Kenali Tech Neck, Atasi Segera!
    Buat kamu yang bekerja di depan layar dari pagi sampai malam, yuk berkenalan dengan istilah tech neck. (Dok. 123RF.COM/ George Mayer, Dok. Sephora Indonesia, Dok. For Skin's Sake, Dok. Serein)

    Apakah dalam beberapa bulan terakhir ini kamu merasa area leher dan bawah dagu semakin gembung? Sebelum menyalahkan faktor usia sebagai penyebab, cek terlebih dulu apakah kamu mengalami “tech neck”.


    (Baca juga: Sering Menatap Layar HP, Begini Cara Jaga Kesehatan Mata)




    But first, apa itu tech neck?

    Saat kamu melihat ke layar gawai, otomatis kepala menunduk dan tengkuk melengkung. Gerakan yang diulang secara terus menerus ini menyebabkan garis halus tampak lebih nyata di area bawah dagu dan leher. Kondisi inilah yang kerap disebut sebagai "tech neck" di dunia kecantikan. Meningkatnya screen time selama era normal baru ini membuat semakin banyak orang yang mengeluhkan gejala ini. Namun ternyata, selain memperjelas kerutan di area leher, ia juga berpengaruh pada drainase limfatik tubuh.


    Pengaruh aliran limfatik terhadap double chin

    Sistem limfatik kita memproduksi cairan limfa atau getah bening yang mendistribusikan nutrisi dan hidrasi ke seluruh tubuh, termasuk memberikan efek detoksifikasi. Menurut Hayley Wood sebagai ahli estetika sekaligus pendiri situs Therapeutic Skin Coach, jika kita sudah mengalami tech neck akibat gerakan menunduk yang terakumulasi selama beberapa waktu, pada akhirnya ini akan membuat aliran limfatik alami terganggu. Analoginya seperti lalu lintas, apabila jalan yang dilalui cairan getah bening macet, maka ia akan menumpuk di suatu titik. Penumpukan ini kemungkinan besar terjadi di kelenjar getah bening yang terletak di area bawah telinga dan dagu. Ini menjelaskan mengapa seseorang yang mengalami tech neck (terlalu sering menggunakan gawai) juga seringkali merasa seperti mendadak memiliki double chin. Padahal penyebab utamanya adalah aliran limfatik yang tidak lancar.


    Cara mengatasinya

    Jika kamu mengalami kedua hal di atas, tak perlu khawatir karena sebenarnya terdapat beberapa cara simpel untuk memperbaikinya, seperti:


    1. Mengubah cara melihat telepon genggam

    Jika biasanya kamu melihat smart phone dengan postur menunduk pada saat duduk, coba angkat hingga sejajar dengan pandangan mata. Untuk memberikan dukungan terhadap lengan, letakkan bantal di pangkuan. Apabila sedang berada di meja, letakkan siku di atas meja dan angkat smart phone hingga setara dengan wajah. Batasi juga waktu bermain smart phone sebelum tidur. Namun jika tak terhindarkan, lebih baik lakukan dalam posisi tidur miring dan pastikan layar sejajar dengan pandangan mata. Biarkan leher dan bahu rileks, gunakan bantal untuk support.


    2. Memper­baiki posisi duduk saat bekerja

    Sebisa mungkin sering koreksi posisi duduk kamu saat sedang berhadapan dengan laptop atau komputer. Mulai dengan duduk tegak, bayangkan ada benang yang menarik ujung kepala kamu ke atas. Lalu masukkan panggul ke arah depan. Ini akan membantu tulang punggung tetap lurus. Untuk menjaga keseimbangan postur ini, perhatikan juga posisi kaki, sebaiknya letakkan kedua kaki sejajar dengan lantai dan tidak menyilang. Tak ketinggalan, pastikan pandangan mata kamu berbanding lurus dengan bagian atas monitor. Jika layar kurang tinggi, gunakan stand atau alas laptop untuk menaikkannya. Selalu ingat juga untuk berdiri dan stretching ringan setiap jam.


    3. Pilih olahraga yang tepat

    Masukkan yoga atau pilates dalam jadwalmu setiap minggu. Konsep flow dalam kedua olahraga ini efektif untuk memperlancar aliran darah, pencernaan, dan limfatik. Gerakan-gerakan dalam pilates juga dapat membantu memperbaiki postur tubuh, terutama tulang punggung.


    4. Gunakan alat bantu untuk lymphatic drainage

    Jika ingin fokus mengurangi puffiness pada area wajah, dagu, dan leher, teknik-teknik seperti self-massage, facial rolling, serta gua sha dapat membantu. Untuk mendapatkan instruksi profesional, kamu bisa mengikuti profil @noyskincare, @therapeuticskincoach, @facegym, sampai @fumikotakatsu di Instagram. Atau, dukung dengan bantuan alat-alat seperti:


    (Dari kiri ke kanan: ReFa CARAT, For Skin's Sake, Serein. Foto: Dok. Berbagai Sumber)


    ReFa CARAT, Sephora Indonesia Rp3.630.000

    Alat kecantikan populer asal Jepang ini mampu memberikan pijatan limfatik yang memanjakan dengan mudah. Ketika digulirkan, alat ini mengikuti gerakan memijat ala ahli estetik atau facialist profesional. Karena memiliki dua bulatan roller, ia dapat mencengkeram kontur wajah, rahang, dan leher dengan maksimal. ReFa roller juga dilengkapi teknologi micro current untuk menstimulasi produksi kolagen dan elastin alami. Seiring pemakaian rutin, kulit menjadi lebih “terangkat” dan kencang, garis halus serta kerutan tersamarkan, kontur wajah juga semakin terdefinisi. Ia juga bisa digunakan pada area tubuh lainnya seperti pergelangan tangan, bahu, dan punggung. 


    For Skin’s Sake Rose Roller Rp380.000

    Jade roller juga merupakan item yang wajib tersedia di rumah jika kamu sering mengalami wajah sembap. Ia merelaksasi wajah dan mengurangi area yang bengkak. Selain itu, alat klasik ini juga akan membuat produk perawatan kulit terserap lebih maksimal ke dalam kulit. Sangat memanjakan ketika digunakan bersama sheet mask


    (Baca juga: 6 Rekomendasi Produk Untuk Lindungi Kulit Dari Blue Light)


    Serein Jade Gua Sha Rp189.000

    Terbuat dari 100 persen batu giok autentik. Gua sha dapat membantu memperlancar sirkulasi darah, aliran limfatik, melepas ketegangan pada otot wajah dan leher, serta memperbaiki kontur wajah. Karena bentuknya yang pipih, gua sha mampu mengurangi puffiness lebih cepat dibandingkan jade roller. 




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Bunga Citra Lestari Maret 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below