3 Cara Agar Kehidupan Asmara Tetap Seru di Usia 40


  • 3 Cara Agar Kehidupan Asmara Tetap Seru di Usia 40
    Yayasan Wellness Indonesia bersama Elizabeth Wahyu adakan workshop bertajuk 'Woman on Fire' agar para wanita tetap bahagia di usia 40 tahun. (Foto: Dok/Pexels.com)


    Bagi banyak wanita, usia 40-an adalah salah satu jenjang hidup yang paling mengkhawatirkan. Semuanya berubah. Fisik, semangat hidup, rutinitas, hubungan sosial, hingga kehidupan berumahtangga bisa dikatakan tak lagi sama. Muda sudah tidak namun tua juga belum. Yes, it's a middle life crisis. Banyak pencapaian yang telah diraih namun banyak pula kebosanan yang mendera karena semua hal bak telah pernah dilalui sebelumnya. Apalagi dalam hal berumahtangga. The sparks seems doesn't exist anymore. Semua romantisme dan keseruan yang dulu seakan jadi pemantik jitu kini bak hilang entah ke mana.

    Nope! Don't be too deseperat! Sebab mengetahui hal ini, Yayasan Wellness Indonesia bersama Elizabeth Wahyu akhirnya mengadakan workshop penting bertajuk 'Woman On Fire' di Hotel Mandarin Oriental Jakarta agar segala aspek kehidupan wanita di usia 40-an bisa tetap membara. Mulai dari karier hingga urusan ranjang, semua dibahas tuntas di sini. Didukung pula oleh Her World sebagai media partner, acara yang berlangsung Rabu, 27 Maret 2019 kemarin pun meninggalkan banyak makna.

    So, apa saja sih yang harus dilakukan di usia menuju-tua ini? 

    (Baca juga: Tips Menjalin Hubungan dengan Pria yang Takut Berkomitmen)

    1. Kenali diri sendiri


    Tak kenal maka tak sayang. Cara pertama untuk mulai bisa menerima segala perubahan adalah mengenali diri sendiri dengan memperbanyak koneksi batin dengan self.  Rasakan segala yang terjadi dan kenali pelan-pelan. Menopause, naik-turunnya hormon, kondisi fisik sekaligus bentuknya, stamina yang tak seprima dulu, dan lain sebagainya. Hal ini lah yang pada akhirnya akan membuatmu deal with forties setelah akhirnya bisa deal with yourself.

    Meditasi adalah salah satu cara bagus untuk mendengarkan suara hati sambil berterima kasih atas segala pencapaian yang telah dimiliki. Tanggalkan pikiran 'duh aku sudah tua sekali, sih' dan ganti dengan 'kan, belum 80. Artinya aku masih muda! Aku hanya sedikit lebih senior dibanding yang lain.'. Dengan begitu semua pasti akan lebih positif dan kamu akan lebih sayang dengan dirimu sendiri.



    (Seluruh peserta memerhatikan workshop dengan serius namun santai. Foto: Dok/HerworldIndonesia)


    Baru setelah itu, kamu bisa kembali memupuk semangat dengan mengganti suasana rumah, berlibur bersama suami atau anak, atau sekedar melakukan surprise date. Terserah! Asal bisa membuatmu senang, itu adalah hal baik karena if you're happy, you can start to heat up your 'boring' routine terutama yang berhubungan dengan ranjang. Wooshahh! The older the better. Karena semakin banyak jam terbang tentu harusnya seks jadi lebih menyenangkan. Tinggal temukan cara yang paling pas untuk kamu serta pasangan dalam kembali masuk dalam suasana penuh gairah. 


    2. Luangkan waktu untuk memupuk kedekatan emosional 


    Kalau kamu dan pasangan selalu sibuk sampai tak ada waktu untuk sekedar hang-out, jadikan momen malam sebelum tidur, pagi saat sarapan, atau akhir pekan sebagai momen untuk melakukan intimate conversation. Apa itu intimate conversation? Jadi, menurut Andrea Mayrhofer, pembicara utama dari Wellness Indonesia, pembicaraan intim adalah pembicaraan yang tak hanya bisa dijawab dengan 'ya' atau 'tidak', melainkan jawaban-jawaban yang melibatkan emosi dan perasaan. 

    Tanyakan ide pasangan untuk liburan, bagaimana harinya, ceritakan apa yang kamu rasakan, ajak bertukar pikiran tentang 'being 40s', dan ngobrollah tentang cerita-cerita masa muda atau film-film favorit masa lalu. Hanya kamu yang tahu obrolan macam apa yang akan membuat pasanganmu excited. Just play mind games! Kamu pasti bisa mengira-ngira apa yang bisa membuatmu dan dirinya tenggelam dalam obrolan seru tak berujung.



    (Andrea Mayrhofer sedang menjelaskan bagaimana cara memulai memulai obrolan intim. Foto: Dok/HerworldIndonesia)


    Selain itu, sesi 'curhat' juga bisa kamu lakukan. Ceritakan perasaanmu seperti "hari ini aku sedih", "aku senang deh tadi", "Menurutmu apa sih yang harus aku lakukan?", dan lain sebagainya. Ajak dirinya ikut hadir dalam hari-harimu dan masukkan pula dirimu dalam hari-harinya dengan menanyakan dengan santai tentang suasana kantor, teman-temannya, atau pekerjaannya. Dengan begitu, satu sama lain akan merasa diperhatikan. Bahkan boleh juga kamu tanyakan tentang pencapaian yang sedang ingin diraihnya. Dari situ kamu nanti tahu dukungan moral macam apa yang bisa kamu tunjukkan di hari-hari ke depan.

    Kuncinya adalah empati! Dengan melakukan pembicaraan-pembicaraan macam tadi, secara tak langsung kamu telah melakukan apa yang disebut dengan 'follow-up conversation' yang berujung pada 'deeper relationship'. Semakin banyak obrolan, akan semakin dalam kamu dan pasanganmu mengenal kepribadian masing-masing dan tahu cara meng-handle. menghibur, sampai menasehati satu sama lain. Apa yang paling diperlukan saat seks tak lagi seru dilakukan saat kita semakin renta? Jawabannya hanya satu. Komunikasi yang penuh arti.


    3. Jangan berhenti berinovasi


    Bosan pasti namun stop berinovasi, jangan. Menjadi kreatif adalah jalan satu-satunya untuk tetap mempertahankan percik asmara dalam hubunganmu dan pasangan. Mau coba sesuatu yang baru? Coba ikut kelas lap dance agar kamu bisa menari, meliuk, dan menggeliat seksi di depan si dia. Kelas nya pun bisa kamu ikuti di beberapa studio senam ibukota, di mana salah satunya adalah di Fit by Beat, Setiabudi One, Jakarta.

    Di sini kamu bisa belajar tari-tarian seksi mulai dari lap dance hingga pole dance yang tak hanya 'panas membara' tapi juga melatih dan menjaga kelenturan tubuh. Eits, jangan negatif dulu! Karena menurut penelitian, tarian seperti ini sangat dibutuhkan oleh suami istri yang mulai jenuh akan rutinitas seks yang begitu-begitu saja. Jika posisi sudah sulit diinovasi, maka waktunya mencari cara baru dalam foreplay agar keduabelah pihak tetap terangsang dan suasana steamy pun cepat tercapai. 

    So, don't worry to be forties! Sehat, cantik, aktif, kreatif, dan tetap punya kualitas bincang dan ranjang yang baik dengan suami adalah hal terbaik yang bisa kamu wujudkan kapan saja. Tak ada kata terlambat! Yuk, mulai dari sekarang agar kebahagiaan selalu berpihak padamu dan keluarga.  



    (Jangan pernah malu meliukkan badan di depan pasangan. It's hot! Foto: Dok/Pexels.com)