'Ave Maryam' Buka Plaza Indonesia Film Festival (PIFF)


  • 'Ave Maryam' Buka Plaza Indonesia Film Festival (PIFF)
    Film 'Ave Maryam' yang dibintangi Maudy Koesnaedi menjadi film pembuka Festival Film Plaza Indonesia yang berlangsng 14-17 Februari 2019. (Foto: Dok/PlazaIndonesia)


    Film 'Ave Maryam' yang dibintangi Maudy Koesnaedi menjadi film pembuka dalam gelaran Plaza Indonesia Film Festival (PIFF) 2019 yang berlangsung Kamis (14/2). 

    Film yang disutradarai Robby Ertanto itu merupakan satu dari 12 film terbaik pilihan yang bakal ditayangkan sepanjang festival. Disebutkan ada 3 film berasal dari rumah produksi Indonesia, 4 film internasional (Polandia, Jepang, Lebanon, Vietnam), serta 5 kompilasi film pendek karya sutradara muda Indonesia. 



    Mengangkat tajuk 'Love, Live, Life', festival film Plaza Indonesia kali ini mendapat sambutan positif publik. Ini terlihat dari banyaknya yang melakukan registrasi untuk pemutaran film sehingga tak semua mendapatkan tiket. 

    (Baca juga: Catatan dari Bali International Film Festival 2018)

    Dalam kesempatan konferensi pers yang berlangsung sebelum pemutaran film, Astri Abyanti Permatasuri, General Manager Marketing Level 4,5,6 Plaza Indonesia mengatakan PIFF digelar dengan tujuan merangkul komunitas film, pencinta film dan juga sekaligus bentuk apresiasi pada pembuat film.

    "Pada PIFF kali ini, terdapat dua agenda utama yang kami lakukan yaitu Movie Clinic dan Movie Screening,” ujarnya menambahkan, di XXI Plaza Indonesia Extension Level 6, Kamis (14/2).

    Selain Astri, turut hadir sejumlah pembuat film dan aktor yang karyanya bakal ditayangkan selama festival, di antaranya tampak Robby Ertanto, Yosep Anggie Noen, Lukman Sardi, Ario Bayu, dan lainnya. 


    (PIFF 2019. Foto: Dok/PlazaIndonesia)


    PIFF 2019 – Movie Clinic

    Adapun program Movie Clinic telah digelar pada 9 – 10 Februari lalu di GoWork Plaza Indonesia Extension Level 5. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda yang memiliki ketertarikan terhadap industri film melalui panel diskusi dengan para ahli-nya. 

    Pada program Movie Clinic ini PIFF menghadirkan 3 kelas. Di antaranya kelas 'Creative Content' bersama Allan Wangsa (content creator), Andre Sugianto dan Aditya Prabaswara yang merupakan motion artist dari Pijaru.

    Lalu, ada juga kelas 'Music in Film' bersama Mondo Gascaro yang merupakan music director, mantan vokalis band SORE, dan movie scoring composer untuk film Indonesia antara lain; Love For Share (2006), Forbidden Door (2009), The Ritual (2012), dan salah satu film yang tayang di PIFF 2019 yaitu Memories of My Body (2018). 

    Serta, kelas akting bersama Ayu Laksmi yang dikenal sebagai artis dan penyanyi peraih penghargaan nasional maupun internasional untuk musik dan film. 

    PIFF 2019 – Movie Screening 

    Sementara, untuk pemutaran film, PIFF 2019 bekerjasama dengan Amygdala Cinema selaku kurator film. Dijadwalkan berlangsung selama empat hari berturut-turut, Movie Screening yang dimulai pada 14 – 17 Februari 2019 menampilkan pemutaran film eksklusif dan film-film nominator terbaru dari Academy Awards, Festival Film Cannes 2018, Festival Film Internasional Hongkong 2018, Festival Film Venice 2018, hingga Festival Film Indonesia 2018. 

    Disampaikan, pemilihan film ini telah melalui kurasi dimana salah satu penilaiannya adalah periode rilis yang masih baru dan merupakan film terbaik yang memang telah diakui dunia melalui ajang-ajang penghargaan perfilman.

    Adapun film-film tersebut antara lain: 

    1. Ave Maryam

    (2018), Indonesia, by Robby Ertanto, diputar pada 14 Februari pukul 19.00 WIB. 



    2. Cold War

    (2018), Poland, by Pawel Pawlikowski, dinominasikan untuk 3 kategori Oscar. Diputar pada Kamis, 14 Februari pukul 21.00 WIB.



    3. 27 Steps of May

    (2018), Indonesia, by Ravi L. Bharwani, diputar pada 15 Februari pukul 19.00 WIB.



    4. Shoplifters

    (2018), Japan, by Hirokazu Koreeda, nominasi untuk Oscar 2019. Diputar pada Jumat, 15 Februari pukul 21.00 WIB.



    5. Capharnaum

    (2018), Lebanon, by Nadine Labaki, nominasi untuk 1 Oscar 2019. Diputar pada Sabtu 16 Februari pukul 17.00 WIB.



    6. Memories of My Body / Kucumbu Tubuh Indahku

    (2018), Indonesia, by Garin Nugroho, diputar pada 16 Februari pukul 19.00 WIB.



    7. 6 film pendek dalam sesi 'PIFF Short Film Compilations': Kado, Loz Jogjakartoz, Elegi Melodi, Ballad of Blood and Two White Buckets, Elinah

    diputar pada Minggu, 17 Februari 17.00 WIB.

    Kado 


    Loz Jogjakartoz 


    Elegi Melodi 



    Ballad of Blood and Two White Buckets




    8. The Tailor

    (2017), Vietnam, by Kay Nguyen & Buu Loc Tran, Asia Pacific Film Festival 2018 winner. Diputar pada Minggu, 17 Februari pukul 19.00 WIB



    PIFF 2019 terbuka untuk umum dan gratis, dengan mendaftarkan diri melalui situs Plaza Indonesia sejak 1 Februari.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below