Cuca Bali: Kelezatan Terbaik di Asia [Editor's Pick]


  • Cuca Bali: Kelezatan Terbaik di Asia [Editor's Pick]
    Dilatih khusus oleh seorang Michelin Star, Chef Kevin Cherkas berhasil bawa Cuca jadi The Best Restaurant in Asia & Best of the Best in Asia (Foto: Dok. Herworld)


    Tersembunyi manis di Jl. Yoga Perkanthi, Jimbaran, Bali, Cuca bak menjanjikan pengalaman makan yang menyenangkan bahkan sebelum mulai mengudapnya. Bagaimana tidak. Begitu sampai di restoran yang terletak dekat dengan hotel Belmond Jimbaran Puri ini, suasana rindang langsung terasa. Dominasi aksen kayu pada pintu masuk dan hamparan tanaman hijau yang menyejukkan mata, membuatmu akan lekas merasa seperti sedang berada di surga tersembunyi. Indah sekali. Begitu sederhana, minim hiasan, namun segalanya tertata secara elegan. 

    Ada dining area yang luar biasa cantik di bagian kiri. Kerap jadi signature spot Cuca Bali, sejumlah meja dan kursi yang tertangkup menawan oleh pepohonan tinggi khas tepi pantai bakal membawamu pada perasaan bahagia seketika sebelum masuk ke area dalamnya.




    Dining area di bagian luar yang memesona  (Foto: Dok. Herworld)


    Menuju bangunan utama, fasadnya segera mengingatkan saya pada restoran-restoran kasual di Australia. Chic, modern, and very simple. Elegansi sederhana dari sebuah rumah makan yang secara gamblang memaparkan konsep 'less is more' buat saya rasanya jauh lebih homey dan bersahaja ketimbang yang melengkapinya dengan banyak hiasan. 



    Fasad sederhana yang terlihat chic  (Foto: Dok. Herworld)


    Begitu sampai di dalam, saya disambut lagi dengan kehangatan berbeda. Terdapat area open kitchen di sebelah kanan pintu yang menempel dengan dining bar yang memungkinkan pengunjung menyaksikan proses masak-memasak dan sibuknya dapur yang dipenuhi oleh chef dan cook profesional. Bahkan jika beruntung, kamu bisa ngobrol langsung dengan mereka sembari menyantap lezatnya hidangan yang tersaji, lho.



    Tempat di mana kamu bisa makan sambil ngobrol dengan sang chef  (Foto: Dok. Herworld)


    Bergeser sedikit ke area kiri, dining area luas berhiaskan jendela kaca besar yang menghadap ke taman luar pun lekas terlihat. Punya nuansa elegan yang cocok untuk kumpul bersama keluarga atau fine dining bersama kekasih, restoran ini pun lekas mengambil hati saya dari segala sisi. Interiornya indah sekali dan membuat saya jatuh cinta berkali-kali lagi dengan Bali. 



    Ruang makan dalam yang luas dan didominasi oleh aksen kayu  (Foto: Dok. Herworld)


    Terbaik di Asia 

    Beralih ke urusan makanan, rasanya adalah keputusan tepat bagi saya untuk mengunjungi tempat ini pada bulan September lalu. Makanannya sungguh luar biasa! Sejak dibuka tahun 2013, Cuca yang didirikan oleh Chef Kevin Cherkas berhasil mendapat penghargaan sebagai Best Restaurant in Asia dari TripAdvisor selama lima tahun berturut-turut (2014 - 2019). Oleh karena konsistensinya tersebut, akhirnya tepat di tahun 2019, mereka mengantongi Certificate of Excellence dan mendapat Wall of Fame sebagai Best of the Best Restaurant in Asia yang benar-benar bisa dibanggakan.



    Memutuskan makan di Cuca tak akan pernah salah  (Foto: Dok. Herworld)


    Mengapa bisa unggul?

    Adalah pertanyaan sederhana yang tentu ingin diketahui semua orang, Apa yang membuat restoran ini begitu spesial hingga memenangkan penghargaan bergengsi tiap tahunnya? Selain enak, ternyata, Cuca juga dirasa mampu menyajikan banyak food restriction yang diminta oleh para tamu. Mulai dari menu vegan, prescetarian, vegetarian, food allergies, dan lain sebagainya, semua mampu disajikan selezat rasa normal tanpa terasa aneh, hambar, atau mengecewakan. Jadi penialaiannya adalah berdasarkan jumlah food restriction yang bisa di provide. Semakin banyak jenisnya, akan semakin baik restoran tersebut sebab sang chef terbukti mumpuni dalam menyajikan cita rasa yang lezat meski harus mengurangi atau mengganti bahan masakan yang harusnya digunakan. 



    Good foods, good place, good in everything  (Foto: Dok. Herworld)


    Selain itu, Cuca juga terkenal akan teknik gastronominya. Jadi, perpaduan antara rasa, bentuk, dan metode plating yang menarik juga sukses jadi nilai tambah.


    Cita rasa luar biasa

    Beralih ke pengalaman makan, pertama datang saya langsung diminta untuk mencoba Chef Tasting Meal yang terdiri dari sembilan courses di luar coctktail dan appetizer. Untuk minuman, saya pilih Moo Cocktail yang terbuat dari low fat milk, dark chocolate, vanilla, dan hazelnut liquor. Dengan kombinasi unik yang menggabungkan susu, cokelat pekat, dan liquor, saya tak menyangka rasanya akan semenyegarkan itu. Diteguk di siang hari yang terik nyatanya begitu pas dan menggembirakan. Ada rasa pahit yang berbaur dengan manisnya liquor dan susu sapi yang foamy. Ah! Rasanya ingin ke sana lagi hanya untuk menikmatinya lagi. Tersaji di sebuah botol kaca ramah lingkungan, nampaknya angka 8.5 dari saya untuk sebuah milk cocktail tidaklah terlalu muluk untuk disematkan. 



    Moo Cocktail yang sangat enak!  (Foto: Dok. Herworld)


    Lalu tak lama, datanglah welcoming snack berbentuk tak biasa. Cotton Betutu namanya. Berupa kembang gula (gulali) yang diberi taburan bumbu Ayam Betutu, makanan ini sukses membuat saya terkejut setengah mati saat pertama kali mencobanya. Langsung lumer di mulut dan amat lembut layaknya cotton candy, bumbu Ayam Betutu yang tertinggal di lidah terasa amat gurih dan adiktif. Berbaurnya rasa asin dan rempah yang beraneka macam membuat appetizer ini jadi layak untuk dikenang. Cocok bagi kamu yang suka akan rasa-rasa baru.



    Cotton Betutu penuh kejutan  (Foto: Dok. Herworld)


    Ketiga, menu yang tersaji adalah Cuban Corn. Berupa jagung muda berusia 50 hari yang diolah dengan cara dipanggang dan dibalur oleh perasan jeruk nipis, keju parmesan, dan parsley, ia memunculkan rasa eksotis yang belum pernah saya temukan sebelumnya. Renyah bak menggigit ketimun namun kering dan ada aroma smokey yang menyatu dengan sedikit rasa asam, gurih, dan wangi, menjadikan camilan ini menyenangkan untuk dimakan lagi, lagi, dan lagi. 



    Cuban Corn renyah nan menggugah selera  (Foto: Dok. Herworld)


    Keempat, Bali Soft Tacos yang terhidang mulai membuat saya agak kenyang. Mengingat masih banyak makanan yang belum datang, saya pun mencoba untuk menyisakan ruang demi bisa mencicip semuanya. Di sini, sajian keempat terbuat dari slow-braised mushroom yang dibungkus rapi dengan homemade brown rice tortillas serta dilengkapi dengan chili salsa dan beberapa lembar daun basil. Rasanya lucu. brown rice tortillas yang amat grainy meyakinkan saya bahwa apa yang saya makan penuh serat dan sangat sehat. Jadi, tak ada rasa kuatir saat menelannya. Jamurnya pun kaya rasa. Membuat saya terpuaskan untuk keempat kalinya.



    Bali Soft Tacos yang mulai memuat kenyang  (Foto: Dok. Herworld)


    Bagaimana dengan menu kelima? Muncullah Smoked Butterfish yang jadi favorit saya hari itu. Berupa sashimi segar yang dipadukan dengan beetroot yoghurt, acar zucchini, dan parsley crumbs, apa yang ada di hadapan saya ini bak membawa saya ke langit ketujuh. Enak sekali!! Semua rasa dan tekstur pun bercampur jadi satu sehingga menghadirkan sebuah sajian yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Tampilannya pun super cantik dan elegan. Membuat saya tak hanya segera ingin melahapnya namun juga sayang untuk menghancurkannya. Too pretty! Instagrammable? Sudah pasti. Sebab semua makanan di sini tak ada yang tak bagus jika difoto dan diunggah ke media sosial. Namun lepas dari urusan itu, rasa tetap jadi pertimbangan utama dan kreativitas sang chef betul-betul layak diacungi jempol.



    Smoked Butterfish favorit! (Foto: Dok. Herworld)


    Lalu, menjelang  sajian keenam, ketujuh, kedelapan, dan kesembilan, saya sudah hampir menyerah karena meski dimakan berdua, perut rasanya sudah tak lagi muat. Apalagi, ini baru akan masuk ke hidangan utama. Piring-piring serta mangkuk berisi Honey Baked Pumpkin Salad, BBQ Octopus, Rice Tempura Soft Shell Crab, dan Meat & Potatoes pun seketika keluar. Setelah dicoba sedikit demi sedikit, lagi-lagi, semuanya memang istimewa. Terlebih BBQ Octopus dan Tempura Soft Shell Crab nya yang layak dapat bintang. Tekstur kenyal dari Octopus yang dikombinasi dengan caramelized cauliflower, irisan apel hijau segar, corriander, dan Asian gazpacho benar-benar membuat lidah saya sebahagia itu! Begitu juga Tempura ala Cuca yang sontak bikin hari itu langsung terasa baik. Renyahnya kepiting mungil yang dipadukan dengan sentuhan rasa kari membuat siapa pun ingin menari karenanya. Too tasty to be true I should say! Meski kenyang, tapi saya amat senang sehingga masih mencoba memberi ruang untuk dua hidangan penutup mereka yang tersohor, Bali Breakfast dan Cocoa Mint.



    Rice Tempura Soft Shell Crab yang paling bikin ketagihan  (Foto: Dok. Herworld)


    Here comes the best part of all. The moment of truth. A bowl of Bali Breakfast yang membuat semua rasa begah saya hilang seketika! Disajikan dalam mangkuk berbentuk cangkang telur, jamuan ini juga dibuat mirip dengan telur Berisikan sirup mangga yang dibekukan, markisa, dan whipped coconut, kombinasi rasa yang ditimbulkan sangatlah di luar dugaan. Manis, asam, dan creamy, bertemu dalam satu suapan yang susah dilupa. Sangat tropikal dan cocok untuk dikudap sore dan siang hari pada area outdoor sambil ditemani terpaan sinar matahari yang menyelinap dari balik dedaunan.



    The signature one!  (Foto: Dok. Herworld)


    Sungguh sebuah ide brilian dalam mengombinasikan tiga elemen terbaik buah-buahan tropis dalam satu cawan. Tak heran jika menu ini jadi signature dan jadi salah satu kebanggaan Cuca. Terakhir, saya pun tak boleh lupa untuk menyendok Cocoa Mint yang segar dan tidak eneg dari mangkuk kecil yang terhias manis. 



    Choco Mint nan manis yang menutup semua hidangan dengan sempurna  (Foto: Dok. Herworld)


    So, setelah semuanya habis saya rasakan, maka bisa saya katakan bahwa Chef Tasting Meal ini more than worth to try! Makan di restoran terbaik se-Asia dan mencicip olahan terbaik dari sang chef dalam satu menu pilihan, membuat semuanya jadi terasa sempurna. Bisa mulai dipesan dari harga Rp580.000/orang ++, saya pastikan siapa pun tak akan menyesal karena semuanya SANGAT enak dan porsinya benar-benar besar. Pas untuk 2 sampai 4 orang. Jadi kalau ke Bali jangan lupa untuk mampir ke sini, ya! Kamu pasti suka dan kepuasan adalah jaminannya. Bon appetit!


    The rating    : 9.9/100

    Taste            : 100/100

    Service        : 100/100

    Location      : 100/100

    Interior        : 9.9/100

    Price            : 9.8/100

    Website        : https://www.cucabali.com/

    Instagram    : @cucabali



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below